Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB71



jangan lupa like komen dan voteđź’ť


~~


"Disana" Jawab Ranti, Semua melihat kearah tunjuk Ranti. Terlihat ada Raka dan seorang gadis bersamanya tampak sangat akrap entahlah apa yang mereka bahas.


"Apa itu cewe barunya Raka" Bisik Marsel kepada Mia.


"Entahlah tapi mungkin saja begitu" Jawab Mia kepada Marsel.


"Yang kuat yaa sayangku" Bisik lagi Maxel kearah kanan sedangkan arah kiri ada Marsel.


"Mia tidak pernah rapu karena laki laki. Karena Mia mempunyai banyak laki laki yang menyayangi Mia" Jawabnya kepada Maxel.


"Sepertinya paman Harris sudah harus berangkat" Ucap Mario.


"Agh,,,,,, kau ini. Kami berangkat yaa abangku paling ganteng" Ucap Harris dengan manja.


"Kau ini tidak pernah berubah" Jawab Ranaya.


"Jadi yang ganteng itu Ranaya bukan saya" Sindir Handika.


"Bukan begitu abangku paling ganteng sedunia" Ucap Harris membuat semuanya menggeleng kepala mereka.


"Sudah pergilah,,,,nanti kau terlambat" Ucap Wijaya.


"Papa kalai begitu terlihat seperti mengusirku" Ucap Sedih Harris.


"Paman hati hati yaa dijalan, tante Rere juga. Mia yakin kita pasti akan bertemu lagi diwaktu yang dekat ini" Ucap Mia dengan memeluk mereka silih berganti.


"Benarkah ini ponakanku?"Tanya Harris.


"Iya,,,,,Tante yang sabar yaa hadapi pamanku yang banyak bicara ini" Jawab Mia dengan menghadap ke Rere.


"Iya sayang" Jawab Rere.


"Herri kau terlalu cepat kembali kesana. Bahkan kita belum jalan jalan,,,,,,Mia janji jika kalian kesini lagi bakalan Mia ajak kau jalan jalan" Ucap Mia kepada Herri(bahasa jerman) dan memeluknya.


"Iya,,,,,,kau jangan sampai hilang lagi seperti kemarin yaa" Jawab Herri dengan mebalas pelukan Mia.


"Sudah,,,,,kalian semua hati hati dijalan yaa" Ucap Wijaya.


"Iya pa" Jawab Rere dan Harris.


"Herri bakalan merindukan opa dan oma. Jaga kesehatan yaa jangan terlalu pusing" Ucap Herri kepada Wijaya dan Mirna.


"Iya kau hati hati yaa. Jangan bikin masalah yaa" Jawab Wijaya.


"Sudahlah lagian ini bukan perpisahan selamanya" Ucap lagi Mario.


"Ehhhh kau ini ponakan lucnut. Abangku paling ganteng adikmu paling ganteng ini sudah harus pulang menjalankan tigas diAmerika" Ucap Harri penuh puitis.


"Iya pergilah" Jawab Handika.


"Rere hati hati dijalan yaa" Lanjutnya lagi kepada Rere.


"Abang" Ucap Hartis dengan sedih.


"Paman 5 menit lagi" Ucap Maxel. Semua langsung tertawa karena Harris yang mau bermanja tetapi gagal karena peringatan para ponakannya.


"Pergilah. Hati hati dijalan yaa" Ucap Mirna. Mereka semua melihat kepergian Harris dan keluarga.


"Bersiaplah sayang" Bisik Marsel dengan menggenggam tangan Mia.


"Biasa saja ka" Jawabnya dengan gaya sok santai.


"Nak Raka,,,,, kau juga berangkat?" Tanya Mirna.


"Iya oma" Jawabnya dengan sopan.


"Hati hati dijalan,,,,,,jangan seperti papamu yang katanya pergi melanjutkan pekerjaannya malah lari bersama ibumu" Ucap Wijaya membuat Ranaya dan Ranti malu serta yang lain tertawa.


"Paman kenapa harus membuka iti disini" Ucap malu Ranti.


"Apa ini pacarmu nak?" Tanya Mirna.


"Agh,,,, dia in_" Ucap Raka terpoting oleh Rika.


"Iya dikekasihku" Jawab Rika mengerjai Mia. Mia langsung melepaskan tangan Marsel dan berlari keluar bandara.


"Heyyyy kau ini" Ucap Raka dengan tatapan tajam.


"Kejar beg*. Biar kalian tidak bertengkar lagi, kau ini tidak pernah peka" Jawab Rika dengan santai. Raka langsung mengejar Mia. Yang lain hanya melihat adegan itu.


"Mia,,,,, dia itu hany_" Ucap Raka dengan mengatur napasnya.


"Cukup. Pergilah lihat kekasihmu itu" Ucap Mia dengan linangan air mata.


"Tapi dengarkan pen_" Lagi lagi ucapanya terpotong.


prukk prukk. Tepuk tangan Mia dan datanglah 4 orang pengawal mendekati mereka.


"Jangan biarkan dia mengikutiku lagi" Ucap Mia langsung pergi dan memanghil taksi.


"Wah hanya dengan tepuk tangan semuanya langsung keluar" Kagum Rika.


"Kau ini sebemarnya siapa?" Tanya Marsel.


"Dia ini sepupu Raka" Jawab Ranti.


"Mereka sama bodoh,,, Raka yang tidak terlalu peka dan Mia yang terlalu cepat baperan" Jawab Rika dengan santai,,dengan cepat juga mendapatkan tatapan tajam dari Handika Marsel dan Maxel.


"Rika,,,,,, kau harus jelaskan ini semua sama Mia" Ucap Raka dengan kesal.


"Iya nanti kujelaskan. Mari penerbanganmu sudah akan tiba" Jawab Rika masih dengan santai dan pergi tanpa mementingkan tatapan tajam itu.


"Kau ini" Kesal Raka.


"Sudahlah kau pergi saja,,,,jika kalian jodoh pasti akan dipertemukan" Ucap Mirna.


"Baiklah oma,,,,,saya berangkat yaa bu,pa,opa,oma,paman Handika dan bang" Ucap Raka dengan menundukan kepalanya.


"Iya hati hati" Jawab mereka semua.


Semuanya juga sudah kembali dikediaman mereka semua, Hari ini juga hari pertama bagi Mario Marsel dan Maxel bekerja.


Santi balik kebandung sebentar sore karena dia amsih mau bertemu dengan Ranti yang sudah dia rencanakan sejak dulu.


jangan lupa like komen dan voteđź’ť