Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB124



~


"Tau tidak nyambung amat" Lanjut Amel. Keduanya menatap kepergian Mia.


*tokk tokkk


clekkk*


"Nona Mia ada apa?" Ucap Jori dibalik pintu.


"Gue mau masuk" Ucap Mia menggeser tubuh Jori.


"Agh,,,,Nona Mia kesini" Ucap Roki yang juga bingung.


"Jori kau ada tugas dariku!" Ucap Mia yang sudah duduk disofa.


"Tugas apa Nona?" Tanya Jori.


"Cari tau lokasi Raka,,,,katanya dia ada diindonesia tapi gue curiga dia ada disini juga bersama kita" Ucap Mia.


"Hahahahha sepupuku,,,,mana ada Raka disini" Ucap tiba tiba Herry dari arah dapur.


"Yaaa cari saja dulu" Ucap Mia.


"Baiklah tunggulah sebentar biar gue lacak dulu keberadaannya" Ucap Jori langsung mengambil leptopnya. Herry Jori dan Roki sebenarnya tau kalau Raka ada dikorea.


"Nona tuan Raka benaran berada diindonesia" Ucap Jori menunjukan data yang dia dapat yang sebenarnya itu data Biro yang memang sekarang dia ada ditanah air.


"Begitukah,,,,tapi bukannya ini data Biro?" Ucap Mia.


"Ya ini data Biro karena tuan Raka tidak bisa dilacak, makanya saya melacak asistennya" Jawab Jori.


"Baiklah,,,,terimah kasih dan bersiaplah kita harus makan malamkan" Ucap Mia.


"Kita semua sudah siap Nona" Ucap Roki.


"Jangan memanggilku Nona kalian itu temanku bukan pelayanku" Ucap Mia dengan tegas.


"Rasanya aneh jika harus menghilangkan kata Nonanya" Protes Jori.


"Bro dibiasakan saja,,,kita sekarang temanan oke" Ucap Herri menepuk bahu Jori.


"Baiklah bro" Jawab Jori.


"Kalian mau makan dimana?" Tanya Mia.


"Bagaimana kita pesan makanan saja dan makan dikamar saja,,,rame rame biar lebih nikmat" Usul Roki.


"Boleh juga tuh bro,,,,biar gue yang pesanin deh" Ucap Herri langsung mengambil ponselnya.


"Gue panggil Siska dan Amel dulu yaa,,,kita makan disini saja" Ucap Mia langsung beranjak dan keluar.


"Siska Amel" Teriak Mia.


"Apaan" Jawab keduanya.


"Makan ayooo" Ucap Mia melihat kedua sahabatnya rebahan.


"Ayoo,,,gue sudah sangat lapar nih" Bangkit Siska.


"Kita makan dimana Mi?" Tanya Amel.


"Dikamar Herri Jori dan Roki" Jawab Mia singkat.


"Whatttt" Kaget Siska.


"Biasa saja kali,,,,kan enak sambil ngegosip gitu" Ucap Amel penuh semangat.


"Gue sepakat sangat" Ucap Mia.


"Udahlah gue ngikut aja" Pasrah Siska.


Semhanya sedang memang makan malam mereka yang sudah dipesankan oleh Herry.


Sedangkan diindonesia Handika dan keluarga terlihat seperti tidak ada kehidupan karena putri yang selalu memberi keceriaan kini telah pergi berlibur dikorea.


"Handika kau harus terbiasa tanpa Mia" Ucap Wijaya yang melihat Handika sangat lesu.


"Sudah jangan dipikir terus,,,,nanti Mia tidak enak karena kau terus bersedih" Timpal Lagi Mirna.


"Bahkan dia tidak memberi kabar kepada kita,,,,,sebegitu bahagiakah dia sampai melupakan kita" Handika makin sedih.


"Jangan suuzoon sayang,,,putri kita mungkin sangat lelah" Ucap Santika menenangkan Suaminya.


dutttt duttt


"Ini dia telpon" Ucap Santika memegang ponselnya.


#Putri kecil💜


"Assalamualaikum sayangku" Ucap Santika(mereka melakukan panggilan vidio).


"Waalaikum salam,,,,ibu sayang" Ucap Mia penuh semangat.


"Apa kau bahagia sayang" Ucap lagi Mirna melambaikan tangannya.


"Omaku sangat bahagia,,,,,terimah kasih atas kadknya" Jawab Mia.


"Lihatlah papamu ini seperti anak kecil saja" Ucap lagi Wijaya.


"Hahha opaku,,,Mia sangat merindukan kalian" Mendengar kalimat itu Handika malah menangis karena merasa diabaikan.


"Hahahah papamu makin nangis sayang jangan begitu dong" Ucap Santika.


"Hahahha Papaku sayang Mia akan pulang besok kalau papa sesedih itu" Ucap Mia sudah sedih lagi.


"Pulanglah sayang,,,,,apa perlu saya kirimkan pesawat papa untuk menjembut kalian" Ucap Handika sudah terseduh seduh.


"Ihhhh,,,,Papa kok gitu sih. Mia kan belum bertemu dengan Oppa" Renggek Mia.


"Disinikan ada opa sayangku,,,opa apa yang ingin kau temui ha" Ucap Wijaya pura pura tidak tau.


"Ahhh,,,bukan opa macan itu" Ucap Mia makin rebggek membiat semuanya tertawa.


"Hayyy" Ucap Siska mengambil ponsel Mia.


"Bahagia sekali yaaa kamu" Ucap Handika.


"Hahaha iya dong paman,,,,,disini cowo cowo uhhhhh ganteng banget" Ucap Siska.


"Kamu sekalian lihat lihat yaaa,,,,biar cepat juga nyusul Amel" Ucap Santika.


"Tenang saja tanteku,,,,pokoknya gue bungkus Le Min Hoo" Ucap Siska dengan Pd.


"Ihhhh,,,,Le Min Hoo jijik sama looo" Ucap Mia mengambil lagi ponselnya.


"Sudah yaaa,,,,nanti kita lanjut lagi. Bayy bayyyy" Ucap Mia.


"Assalamualaikum kesayanganku semuany" Ucap Mia langsung mematikan ponselnya.


"Waalaikum salam" Jawab Semuanya.


"Jangan sedih mulu,,,,Agh malu dong sama cucu kita itu" Ucap Santika.


"Iya pa,,,lagian Mia kan baik baik saja disana" Ucap Rika.


"Iya,,,,lagian kalian akan menjadi orang tua juga dan akan merasakan juga bagaimana rasaku ini" Ucapnya lalu pergi.


"Kau terlalu berlebihan" Teriak Mirna.


"Rika sayang bagaimana perkembangannya sayang" Ucap Santika.


"Sangat baik,,,,kata dokter posisinya juga sudah sangat bagus" Ucap Rika.


"Alhamdulillah,,,,bagaimana dengan kelaminnya sayang" Ucap Mirna.


"Marsel bilang biar itu jadi kejutan untuk kita semua" Ucap Rika.


"Nyonya,,,,Nya,, Tuan tuan" Teriak Bi Rina dari arah dapur.


Jangan lupa like komen dan vote yaaa manteman mari saling mendukung biar kita saling semangat oke🌹🙏