Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB121



~


"Oma apa ini serius?" Ucap Mia penuh kebahagian.


"Sidah kalian duduk dulu" Ucap Handika.


"Apaan sih" Ucap Siska juga melihat kaget dan bahagia.


"Wah,,,,,oppa Le min hoo memanggilku" Ucap Siska membiat yang lain bingung.


"Halu sudah terlalu tinggi,,,,mana ada Le min hoo memanggilmu" Ucap Rika.


"Serius kak Rika,,,,pliss bumil jangan iri" Ucap Siska dengan menunjukan tiket keberangkatan ke Korea.


"Hmmm,,,,Biasa saja masih gantengan juga suamiku. Jomblo memang gitu ngehalunya tinggi" Ucap Rika membuat Marsel senyum sendiri.


"Pokoknya kamu tidak akan berhenti bicara,,,,,paman sudah sangat lapar ini" Ucap Handika.


"Iya opa juga sudah lapar,,,,bahas Le min hoo nya nanti dulu yaa" Lanjut lagi Wijaya.


"Semhanya selamat makan" Ucap Santika.


Semua sudah selesai makan malam,,,,dengan perasaaan bahagia semua merayakan keberhasilan Mia Siska dan juga Amel.


"Mia sayang,,,,Herri juga ikut bersama kalian dikorea" Ucap Wijaya.


"Terimah kasih opa, oma Mia sangat Happy" Ucap Mia.


"Amel loo ikut atau gak sih?" Ucap Siska.


"Dia ikutlah,,,pernikahannya akan kita lakukan kalau keluarga Amel sudah ditanah air dan kalian sudah diwisudah" Ucap Handika.


"Masih lama rupanya,,,,,Siska harus cepat cari pasaangan nih" Ucap Siska.


"Marsel dan Rika izin pulang deluan yaa" Ucap Marsel.


"Iya sayang,,,hati hati yaaa" Ucap Santika.


"Sehat sehat cucu tante" Ucap Ranti.


"Assalamualaiku" Ucap Rika dan Marsel.


"Waalaikum salam" Jawab semuanya.


"Tapi Herri dimana?" Ucap Rere.


"Tadi izin mau ketemu teman tan yang kebetulan juga diresto hotel ini" Ucap Mario.


"Ohw,,,,Kita juga mau pulang yaa pa,ma Herdin sudah mengantuk nih" Izin Rere.


"Iya,,,,kita juga mau pulabg. Kalin juga yaaa" Ucap Wijaya.


"Kita mau nginap diapartemen Siska yaa" Ucap Mia.


"Iya yang penting jangan keluyuran yaaa" Ucap Handika yang juga beranjak dari kursinya.


"Siap" Ucap ketiganya.


"Sayang,,,,salam dari Raka katanya maaf tidak bisa datang hari ini" Bisik Rantibpada Mia.


"Agh,,,,tidak apa apa kok. Ada kalian saja Mia sudah sangat senang" Ucap Mia.


"Kami juga balik yaaa" Ucap Ranaya.


"Mario kamu antar Widy pulang dulu yaaa sayang" Ucap Santika.


"Biar Mario yang antarin kalian diapartemen Siska,,,,biar sekalian keaparteman Widy" Ucap Handika.


"Ihhh,,,,om ini masa iya kami ikut bersama orang yang kasmaran sih" Ucap Siska.


"Kalau begitu ikut mobil abang saja" Tawar Maxel.


"Ogah" Ucap Mia dan Siska.


"Lah kenapa emangnya" Ucap Maxel.


"Mending kita ikut bang Mario saja,,,,,,bisa gila gue satu mobil dengan orang yang baru melangsungkan lamaran,,,,issss" Ucap Siska.


"Hmmmm yaaa susah kalian jalan kaki saja" Ucap Maxel.


"Sudah kalian ikut saya saja,,,,,lagian apartemen Widy dekat dengan apartemen Siska" Ucap Mario.


"Opa dan Oma pamit,,,,bisa gila pikirkan kalian" Ucap Wijaya langsung menggandeng Mirna.


"Ibu sama papa juga pamit yaa sayang,,,,jangan begadang yaaa" Ucap Santika.


"Sayang ayo,,,kita pulang" Ucap Maxel ajak Amel.


"Jomblo memang gitu sukanya iri mulu" Teriak Maxel membuat Mia Mario dan Widya tertawa.


"Ayo,,,pulang" Ucap Mario.


Semuanya sudah pulang dirumah masing masing,,,,Termaksud Mia Siska dan juga Amel.


"Mia gue pesan cemilan yaa" Ucap Siska.


"Astaga Sis loo gak kenyang apa" Ucap Amel.


"Tau,,,,tuh pelut terbuat dari mana sih kuat benar makannya" Timpal lagi Mia.


"**** arh,,,,pokoknya cepilan kita akan datang 15 menit lagi" Ucap Siska.


"Siska,,,Amelkan mau nikah sama bang Maxel trus kita gimana dong" Ucap Mia.


"Jangan bilang loo juga mau nikah yaaa" Ucap Siska.


"Hahahhaha,,,,,Sudahlah Mia nikah saja biar dia hidup sendiri saja" Ledek Amel.


"Ehh,,,,gue tapok boleh" Kesal Siska.


"Yaa gue belum mau nikah kalau bang Mario belum nikah,,,,mungkin gue mau ngembangin bisnis kali" Ucap Mia.


"Mia om Handika kurang kaya apa coba,,,,dan kamu masih mau bangun bisnis" Ucap Siska.


"Iya Mi,,,,lagian kekayaan opa Wijaya tidak akan habis kalau kamu makan tidur doang" Ucap Amel.


"Ogahlah,,,,gue mau bangun bisnis tanpa menyangkut pautkan dengan marga keluarga saya. Pokoknya harus dari nol" Ucap Mia.


"Dih,,,,**** bangetlah kamu" Ucap Siska.


"Yaa bukan gitu,,,,tapi gue mau tau rasanya berjuang dari nol itu bagaimana" Ucap Mia.


"Yaa itu sih bangus Mia,,,,tapi asal loo tau diluar utu banyak juga yang gak suka sama looo" Ucap Amel.


"Betul tuh,,,apalagi sih kuntilanak itu" Ucap Siska membaut keduanya bibgung.


"Kuntilanak siapa?" Tanya Amel.


"Anesa" Jawab Siska.


"Yaaa namanya juga hidup,,,,sudahlah pasti semuanya akan berjalan lancar" Ucap Mia.


"Tidur yaaa,,,,agh kekorea kapan Mia" Ucap Amel.


"Terserah kapan,,,,,kalian maunya kapan?" Tanya Mia langsung merebahkan tubuhnya.


"Besok gimana?" Ucap Amel.


"Serius besok,,,,tapi itu tisak pemet apa" Ucap Mia.


"Cemilan datang" Ucap Siska.


"Usah mau tidur,,,,simpan saja buat penerbangan kita besok" Ucap Amel.


"Terbang kemana?" Bingung Siska.


"Korea" Ucap Mia.


"Semepet ini,,,,tapi boleh juga sih" Ucap Siska.


"Mia,,,perintahkan pada kedua orang yang mengikutimu dulu untuk mengurus penerbangan kita" Ucap Amel.


"Iya sudah,,,,kita tidur yaaa" Ucap Mia.


"Berangkat jam berapa?" Tanya Siska yang juga sudah merebahkan tubuhnya.


"Jam 10 pagi" Ucap Mia.


"Whattttttt" Kaget Siska dan Amel.


"Kenapa?" Ucap Mia.


"Kenapa pagi sekali,,,,ini sudah jam berapa Mia" Ucap Siska.


"Yaa trus bagaimana?" Ucap Mia.


"Demi Le min hoo,,,,,pasti gue bangu pagi" Ucap Amel.


"Hahahahah,,,,,MUSTAHILLLLLL" Ucap Siska.


"Tidur,,,,,ini sudah pagi gayssss" Ucap Mia.


jangan lupa like komen dan Vote yaaa agar thour tetap semangat berkarya🌹