
jangan lupa like komen dan sertakan juga dengan VOTE yaa agar kalian terus mendukung karya Thour🌹
~~
"Nya,,Nyonya" Teriak Bi Rina membuat Wijaya Mirna dan Santika kaget.
"Ada apa sih bi,,,teriak teriak" Ucap Santika.
"Itulloh Nya,,,,,banyak bunga" Ucap Rina dengan menunjuk didepan rumah yang sudah banyak taburan bunga,,,bahkan banyaknya penjaga kewalahan mengangkat bunga tersebut.
"Siapa yang mengirim ini?" Ucap bingung Santika.
"Astaga,,,,cepat angkat semua" Perintah Wijaya,,,semua sudah kewalahan bunga berserahkan dimana mana.
"Sayang,pergilah kekamar Mia jangan sampai dia melihat ini semua" Ucap Eojaya pada Mirna dengan cepat Mirna berjalan menuju kamar Mia.
"Siapa yang melakukan ini,,,,,kalian semua dimana sampai tidak mengetahui ini semua" Teriak Wijaya.
"Maaf tuan,,,,semuanya dijatuhkan dari atas" Ucap Salah satu penjaga.
"Cari tau siapa yang berani melakukan ini" Perintah Wijaya lalu masuk lagi.
"Nya,,,,bagaimana ini?" Ucap cemas Rina.
"Kita tenang saja yaaa,,,,biar Mia tidak tau ini semua" Ucap Santika berusaha tenang.
Waktu makan malam telah selesai,,untungnya semua bunga itu sudah disapu bersih dan Mia tidak mengetahui itu.
Semua keluarga berkumpul diruang keluarga tersisa Rika dan Marsel yang sudah izin untuk istirahat.
Dikamar Marsel.
"Sayang" Ucap Rika dengan manja pada Marsel.
"Hmm" Jawab Marsel yang merasa ada yang aneh pada Rika.
"Kok gitu sih jawabnya" Merengge Rika.
"Apa sayangku,,,,tumben sekali kamu manja begini" Ucap Marsel yang langsubg ikut berbaring disamping Rika.
"Yaa,,,pengen saja" Ucap Rika dengan memeluk Marsel.
"Wah,,,,istriku ini ternyata aslinya manja yaa" Ucap Marsel dengan mencubit hidubg Rika.
"Aaaa,,,,Rika pengen" Ucap Rika dengan sangat manja dan menyentuh dada suaminya.
"Pengen apa?" Tanya Marsel pura pura tidak kepo.
"Yang enak enak lah" Ucap Rika dengan bermanja dan menaikan kakinya diatas Marsel.
'Wahhhh apaan sih ini,,,,tidak seperti biasanya. Kerjain ah' Batin Marsel. Lalu membelakang Rika.
"Kamu kok membelangi saya sih" Ucap Rika dengan sangat kesal lalu bangun dari tidurnya.
"Saya masih malas sayang" Ucap Marsel dengan menahan tawanya,,,,,dengan spontan Rika menangis lalu keluar kamar.
"Heee,,,,kamu mau kemana?" Kaget Marsel.
"Ibuuu,,,,,Ibuuuu,,,ibuuu" Teriak Rika dengan menangis dan sedikit berlari.
Yang berada diluar kaget mendengar teriakan Rika.
"Cucuku jangan berlari bahaya nanti kamu jatuh" Ucap cemas Mirna.
"Ibu marsel bu Marsel" Ucap Rika langsung memeluk Santika semua yang berada dibawah kaget melihat Rika yang sudah menangis sesegukan dipelukan Santika.
"Marsel ngapain kamu sayang" Ucap Santika.
"Marsel apa yang terjadi?" Ucap Handika pada saat melihat Marsel turun.
"Marsel juga bingung pa,,,,tidak ada terjadi apa apa" Ucap Marsel dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Wahhh,,,,,baru juga kemarin nikah sudah ada aja perang" Ucap Maxel.
"Hikss hiksss Marsel jahat Bu" Ucap Rika masih dalam pelukan Santika.
"Tapi apa salah saya" Ucap Marsel yang sudah duduk dilantai penghadap Rika dan Santika.
"Tenang dulu,,,batu katakan Marsel kenapa yaa" Ucap Santika lalu melepaskan pelukannya.
"Mars sudah tidak suka sama saya bu" Ucap Rika dengan meneteskan air mata,,,,sedang Marsel kaget mendengar pernyataan itu.
"Bang" Ucap Mia kaget.
"Kapan saya katakan itu,,,,kamu ini kenapa sih kenapa tiba tiba berubah mood begini" Ucap Marsel dengan memegang tanga Rika.
"Kau tidak mengatakan tapi kau tidak lagi memerhatikan saya" Ucap Rika membuat Marsel mengerti.
"Mia Biora tidur dikamarmu bisakan" Ucap lagi Rika masih dengan meneteskan air mata.
"Marsel istri lagi hamil kok tidak diperhatikan" Ucap Wijaya membuat Marsel dan Maxel kaget.
"Hamil" Ucap Marsel dan Maxel melihat Wijaya.
"Iya sayang,,,,istrimu sudah hamil" Ucap Santika dengan membelai pipi Marsel.
Tidak pikirkan ada keluarga disitu Marsel langsung memeluk Rika dan mencium kening Rika Marsel terlihat sangat bahagia.
"Kamu benaran hamil,,,,kenapa tidak bilang ke saya ha" Ucap Mars menghadap Rika.
"Tau,,,,Mia Biora mau tidur dikamar kamu kan" Ucap Rika masih kesal dengan Marsel.
"Iya bisa kok" Jawab Mia membuat Marsel melihatnya dengan tatapan tajam.
"Dikamarku juga pintunya selalu terbuka ko" Ucap Maxel dengan cepat Marsel melempar bantal kepadanya.
"Hahahah,,,,,Rika sayang maafin suami kamu yaa" Ucap Santika.
"Kamukan punya kamar kenapa harus tidur dikamar Mia sih" Ucap Marsel.
"Pokoknya tidak mau" Ucap Rika dengan memanyungkan bibirnya.
"Biora Mia tunggu dikamar yaa" Ucap Mia lalu pergi.
"Tidur saja sendiri" Ucap Marsel membuat Mia tertawa.
"Sudah tidak baik ngambek,,,,nanti anaknya juga murung loo didalam" Ucap Mirna.
"Maaf yaa,,,,ayo balik kamar" Rayu Marsel Rika masih belum bergerak.
"Mau digendong kali" Goda Maxel membuat Rika malu.
"Mau digendong" Ucap Marsel.
"Tidak usah,,,,Maaf yaa opa oma pa bu" Ucap Rika lalu pergi.
"Selamat pusing menghadapi masa ngidam bang" Ledek Maxe lalu berlari.
"Hahahah kamu harus mengerti apa maunya sayang,,,,itu bawaan baby" Ucap Santika.
"Kamu juga harus siap,,,dengan perubahan mood begitu" Timpal Lagi Mirna membuat Marsel menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Sudah pergilah,,,,nanti dia ngambek lagi" Ucap Handika.
"Pusing juga yaa kalau sudah begini" Ucap Marsel lalu pergi.
"Semangat jaga itu cicit oma" Ucap Mirna.
jangan lupa like komen dan vote yaa🌹