Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB18



jangan lupa like komen dan vote yang banyak yaa manteman ๐Ÿ’œ๐Ÿ™


~~


"Urus penerbangan kalian secepatnya, jika kalian ingin tinggal diindonesia katakan saja padaku nanti saya kuuruskan" Ucap Wijaya kepada Mrsel dan Maxel.


"Apa kah bisa seperti itu opa?" Tanya Marsel.


"Tentu saja bisa, kaljan bisa bekerja dari sini tetapi jika ada kendala disana kalian harus disana untuk menyelesaikannya" Jawab Wijaya.


"Kalau begitu saya akan bekerja dari sini saja opa" Ucap Maxel.


"Baiklah akan saya uruskan tetapi kembalilah dulu disana nanti saya sampaikan kapan kalian mulai bekerja disini" Ucap Wijaya. Marsel dan Maxel pun bahagia mendengar itu akhirnya mereka bisa satu rumah dengan Handika dan Mia lagi.


"Yeyy, akhirnya rumah bisa rame kembali" Ucap Mia dengan bahagia.


"Apa kau bahagia cucuku?" Tanya Mirna.


"Sangatt bahagia,terimah kasih opa oma" Jawab Mia.


"Semua akan saya berikan untukmu sayang" Jawab Wijaya.


"Mario wisudamu kapan dilaksanakan? " Tanya Handika.


"Seminggu lagi lagi pa" Jawab Mario.


"Mia ikutkan bang? " Tanya Mia.


"Tentu saja kau ikut sayang" Jawab Wijaya.


"Alhamdulillah" Ucap Mia dengan mengelus mukanya dengan kedua tangannya.


"Yang penting kau harus jaga kesehatanmu boar bisa berangkat dijepang" Ucap Handika.


"Bang Mario bagaimana keadaanku, bukankah saya sudah lebih baik" Tanya Mia.


"Kau sudah sangat jauh lebih baik setiap harinya sayang" Jawab Mario.


"Kalau begitu Mia sudah bisa pulang kan? " Tanyanya lagi.


"Sebentar sore kau akan pulang" Ucap Mario.


"Benarkah?" Tanya Marsel dan Maxel.


"Iya bang, dokter bilang semua sudah baik, tergantung dari kita kapan ingin keluar dari sini, saya putuskan sebentar sore saja biar semuanya bisa istirahat dengan baik dirumah" Jawab Mario.


"Baiklah jika sudah lebih baik, oma dan opa akan kembali dijerman" Ucap Mirna.


"Kenapa buruh buruh oma? " Tanya Mia.


"Ada banyak urusan disana sayang, kita akan bertemu dujepang pada saat wisuda kakakmu" Ucap Mirna dengan mengelus kepala Mia.


"Bagaimana tidak mau sedih, semuanya akan meninggalkan Mia dan Papa itu sangat sunyi opa" Ucap Mia dengan muka sedihnya.


"Siapa bilang semua, masih ada abangmu Mario disini dan abangmu yang dua ini perginya tidak lama akan kembali setelah urusannya selesai" Ucap Wijaya dengan menenagkan Mia.


"Urusan apa opa dan oma dijerman kan opa sudah tidak bekerja? " Tanya Mia masih belun mau ditinggalkan.


"Opa akan mengurus pindahnya perkerjaan Marsel dan Maxel sayang" Jawab Mirna.


"Benarkah"


"Tentu saja iya" Jawab Wijaya.


"Baiklah jika itu alasan kalian meninggalkan kami, Mia hanya bisa pasrah" Jawab Mia dengan muka malasnya.


"Sudahlah bersiaplah kita akan pulang satu jam lagi" Ucap Mario.


Semua telah mempersiapkan kembalinya mereka dirumah, sedangkan Mia memainkan ponselnya diatas ranjangnya.


Mia membuka chat dari Raka.


#Raka


Raka:assalamualaikum sayangku, semoga kau cepat bangun dan bisa baca chat ini ya ๐Ÿ’œ


Mia:waalalikum salam, saya sudah bangun dari kemarin ko, maaf baru balas baru juga pegang ponsel, oh iya sebentar saya sudah bisa pulang rumah lo ๐Ÿ˜Š


Raka:akhirnya ada balasan, syukurlah jika sudah bisa pulang, nanti malam saya akan kerumah untuk melihatmu


Mia:iya datanglah, saya sudah sangat rindu denganmu ๐Ÿ˜Š


Raka:rinduku sudah tidak bisa ditahan lagi, sebenarnya saya ingin menjengukmu hari ini tapi ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal ๐Ÿ˜ช


Mia:kamu jago yaa, belum selesai kuliah tapi sudah dipercaya untuk bekerja๐Ÿ‘


Raka:kau terlalu pikun sayang, apa kau sudah lupa dulu pada saat kita masih sekolah dasar, siapa yang paling jago dikelas ๐Ÿ˜


Mia:Kak Raka plaing jago juara kelas terus ya ๐Ÿ˜‚,kak Mia sudah mau pulang nih Mia jalan dulu ya.


Raka:Ohh iya hati hati yaa sayang salam untuk semuanya๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜


Mia:wokeyy bay sayangku๐Ÿ˜˜assalamualaikum


Raka:waalaikum salam ๐Ÿ˜˜


Mia dan keluarga telah meninggalkan rumah sakit, Mia sangat semangat tetapi juga sangat sedih karena harus ditinggal lagi oleh opa oma dan kedua abangnya.


jangan lupa like komen dan vote yang banyak yaa ๐Ÿ’œ๐Ÿ™