
jangan lupa like komen dan vote yaa😍
~~
"Hahaahha,,,kenapa kau tidak pernah berubah ha" Ucap Santika mihat gemas pada sahabatnya itu.
"Selamat pagi semuaaa,,,,wah pagi ini sangat rame yaa" Ucap Mia dengan sebyumnya.
"Pagi sayang,,,,iya ada tante Ranti dan paman Ranaya disini untuk melihat ibu" Jawab Santika.
"Mario kerumah sakit dulu yaa" Ucap Mario dengan menyalami semuanya.
"Bang Mia nebeng boleh" Ucap Mia.
"Abanh akan lebih bahagia jika kau bersamaku,,,,kemarilah" Ucap Mario.
"Horeeeee,,,,,Mia berangkat yaa semuanya. Untuk ibuku tunggu putri cantikmu ini pulang yaa" Ucap Mia langsung menyalami semuanya termalsud Ranti dan Ranaya.
"Sayang,,,,jangan jangguh dong sama tante,,tante tidak tau apa apa mengenai kamu dan Raka" Ucap Ranti kepada Mia.
"Tenang saja tanteku,,Mia tidak apa apa kok,,,,untuk Raka kita anggap tidak pernah terjadi apa apa,,,,,assalamualaikum semua" Ucap Mia langsung pergi meninggalkan semuanya.
"Dia sudah dewasa ternyata" Ucap Mirna.
"Dia bersikap seolah dia itu sudah besar" Ucap Lagi Wijaya.
"Tapi Mia sudah mahasiswa paman,,Apa itu belum bisa disebut besar atau dewasa" Ucap Santi.
"Entahlah,,,dimataku dia masih berumur 5 tahun" Jawab Wijaya.
"Saya juga mau kekantor yaa,,Assalamualaikum" Ucap Handika dan menyalami kedua orang tuanya serta mendapatkan salim pertama setelah 4 tahun dari Santika.
"Hmmmm,,,,tidak akan bangkrut perusahaan jika tidak bekerja sehari" Sindir Ranaya.
"Kau menyindirku" Ketus Handika.
"Kalian pergilah bekerja,,,,,nanti kita makan malam bersama yaa" Ucap Mirna.
"Dengan senang hati,,,,,saya sudah sangat rindu dengan olahan tanganmu ini" Ucap Ranti.
"Kau terlalu berlebihan memujiku" Ucap Santika.
"Marsel,,Maxel mana?" Tanya Ranti.
"Mereka sudah duluan kekantor katanya ada rapat penting" Jawab Mirna.
"Agh,,,,begitu yaaa" Ucap Ranti.
"Santika,,Santi, Ranti apa kau tidak mau ikut bersamaku?" Tanya Mirna.
"Kita akan kemoll,,kesalon untuk mempercantik diri" Ucap Mirna.
"Sarah juga ikut yaa nak" Lanjutnya lagi.
"Tapi bagaimana dengan papa,,,apa tidak apa jika ditinggal sendiri" Ucap Santika.
"Tidak usah pikirkan saya nak,,,,saya juga mau keluar" Ucap Wijaya.
"Baiklah,,,saya bersiap dulu yaa" Ucap Santika yang memakai baju tidur.
"Sarah juga mau ikut sayang?" Tanya Santi kepada putrinya.
"Terserah ma,,,tapi kalau tinggal sendiri Sarah ikut sajalah" Jawab Sarah.
"Hee anak ingusan,,,kudengar minggu lalu kau ada dijakarta" Ucap Ranti pada Santi.
"Iya memang begitu nyatanya" Jawabnya dengan santai.
"Kenapa tidak datang menemuiku atau menghubungiku ha,,,,,kau ternyata sudah sombong mentang mentang sidah dipersunting sama seorang dokter" Ucap Ranti dengan sedikit menyindir.
"Iya dong,,,,istri dokter harus begitu" Ucap Santi.
"BTW,,,,suamimu dimana?" Tanya Ranti.
"Dia dibandung" Jawabnya dengan singkat.
"Dia tidak kemarih melihat kaka iparnya?ĺ Tanya Ranti lagi.
"Dia kemari kemarin malam,,,,cuman tadi pagi pagi sekali dia harus kembali karena ada pasien yang harus dioperasi ususnya" Jawab Santi.
"Saya sudah siap" Ucap Santika.
"Masih dengan setelan lama,,,,sangat santai tapi elegan" Ucap Ranti.
"Kau kira saya sudah beruba" Ucap Santika.
"Sudah jangan adu mulit terusss,,,pergilah nanti kalian terlambat" Ucap Wijaya yang sudah pusing mendengar ocean mereka.
"Sarah sayang,,,,,kamu jalan sama oma Mirna saja yaa,,,,karena kalau jalan sama orang 3 itu kau akan gila" Lanjutnya lagi,,,membuat Santika tertawa.
"Iya opa" Jawab Sarah dengan senyum manisnya.
"Assalamuaikum" Ucap Mereka semua.
"Waalaikum salam" Jawab Wijaya.
jangan lupa like komen dan vote😍