Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB132



~


Pagi ini adalah awal para karyawan Mia serta Siska memulai kerjaan mereka sebagai seorang pekerja.


"Selamat pagi kak" Sapa Gina pada Mia.


"Pagi sayangku" Jawab Mia. Mia langsung masuk dalam ruangannya.


"Alhamdulillah yaa banyak pelanggan padahal ini hari pertama toko buka looo" Ucap Maya pada Qipa.


"Iya,,,Syukur saja gitu" Ucap Qipa yang paling semangat pagi ini.


"Selamat pagi semuanyaaaaa" Ucap Siska yang baru datang dengan stail yang sangat cantik dan berpakaian layaknya seorang asisten.


"Wihhh,,,kakak sangat cantik" Puji Qipa.


"Oh,,,tentu sayangku. Apa bos kita sudah datang?" Tanya Siska.


"Sudah,,,sejak tadi Kak Mia susah ada diruangannya kak" Jawab Gina.


"Widih nak Siska gelis pisan atuh" Puji Dita membuat Siska terbang.


"Ini masih pagi yaaa jangan memuji terus kalau saya pingsan disini apa ada yang akan tanggung apa?" Ucap Siska langsung pergi.


"Bos kita semuanya rama rama" Ucap Cita.


"Pagi boskuuuuu" Ucap Siska.


"Baru datang,,,,tadi kamu panggil gue apaan?" Ucap dingin Mia mebuat bulu guduk Siska seketika naik.


"Agh,,,,Jangan bernada begitu sumpah gue merinding Mi" Ucap Siska langsung duduk disofa yang ada diruangan Mia.


"Tidak usah basa basi,,,pergi sana kerja. Besok kalau terlambat loo gue gak bakalan gaji" Ketus Mia yang masih fokus pada kertasnya.


"Astga Mia,,,iya deh gue pergi" Ucap Siska yang tadinya mau membantah tapi diurungkan niatnya karena mendapatkan tatapan tajam dadakan dari Mia.


Maya dan Dita ditugaskan untuk bagian menjahit,,,Cita sebagai kasir sedangkan Qipa dan Gina sebagai pelayan dan yang mengarahkan pelayan pada koleksi yang dimiliki Mia dan Siska.


Waktu sudah masuk makan siang,,semua karyawan seharusnya sudah istirahat tetapi saking banyak pelanggan sehingga mereka melupakan waktu makan siang mereka.


"Alhamdulillah yaa Mi,,banyak yang kesini. Padahal ini pertama buka looo" Ucap Siska.


"Tapi gue kasihan sama mereka,,,apa kita tambah karyawan lagi yaaa" Ucap Mia melihat Qipa dan Gina sangat kewalahan bahkan Cita juga sebenarnya tidak sanggup karena banyaknya pelanggan.


"Siska,,,pesanin kita makan siang yaa. Kita makan disini saja" Ucap Mia.


DiSingapura.


Raka sangat tau kalau butik Mia hari ini sangat ramai pelanggan,,sebenarnya itu adalah salah satu kerjaannya juga.


"Wihh,,bos bingung bae" Ucap Biro.


"Atur perjalanan gue ketanah air" Ucap Raka yang masih fokus melihat pinselnya.


"Tapi tidak ada kerjaan disana loo" Jawab Biro.


"Kamu itu yaaa. Gue mau lihat kekasihku rasanya sangat gas melihatnya sibuk begini" Ucap Raka langsung menunjukan foto Mia yang memang sangat menggemaskan.


"Baiklah boskue. Setengah jam lagi penerbanganmu" Ucap Biro.


"Terlalu lama,,,,gue pengen lihat langsung dikantornya ini sudah hampir jam pulang kerja,,,,jadi buat saya tiba ditanah air sebelum jam pulabg kerja" Ucap Raka.


"Okey selesai,,,,mari kita berangkat" Ucap Biro yang memang sangat pintar menyelesaikan masalah Raka.


"Kau memang sangat diandalkan bro" Ucap Raka langsung keluar untuk bersiap.


"Hal sangat kecil bagiku bro" Ucap Biro menyombongkan dirinya.


Raka sudah dalam perjalanan menujuh Indonesia,,rasanya dia sudah tidak sabar untuk melihat pacarnya sangat sangat mengemaskan itu.


"Tuan ada yang bisa saya bantu" Ucap Gina dengan sangat sopan.


"Saya ingin menemui pemilik butik ini" Jawab Raka penuh karisma.


"Wihhh,,,,ini mah sangat tanpan" Ucap Qipa yang terpesona melihat Raka.


"Saya tidak perlu janji untuk bertemu pemilik butik ini" Ucap Raka langsung berjalan menujuh ruangan Mia.


"Tuan,,,tuan,,,maaf tuan tidak bisa bertemu dengan Bos saya kalau belum membuat janji tuan" Ucap Gina mencoba menghentika Raka,,tapi Raka sudah sangat tidak sabar melihat wajah mengemaskan itu.


"Tuan,,tuan" Teriak Gina sehingga menyadarkan Siska.


"Raka" Teriak Siska menghentikan langkah Raka.


"Sutt,,,kenapa kamu teriak teriak sih" Ucap Raka langsung melanjutkan langkahnya.


"Bu,,,tapi dia_"


"Dia itu kekasoh bu Mia jadi biarkan saja,,,lanjutkan pekerjaanmu yaaa" Ucap Siska memotong perkataan Gina.


"Owalah pacarnya Bu Mia tooo,,,pantes saja tidak perlu izin atuh" Ucap Gina langsung pergi melanjutkan kerjaan lainnya.


Raka sudah tiba didepan pintu ruangan Mia,,,Mia yang terlalu sibuk dan fokus pada kanfasnya sehingga tidak menyadari kedatangan Raka. Raka masih menikmati gemesnya Mia.


"Inginku melahapmu sekarang" Guman Raka.


"Maaf mengganggu bu" Ucap Raka membuat Mia kaget.


"Agh,,,,Raka" Kaget Mia.


"Iya,,,,sangat mengemaskan" Ucap Raka yang masih setiah berdiri didepan pintu ruangan Mia.


"Jadi gak dipersilahkan masuk nih" Sindir Raka membuat Mia tersenyum.


"Masuklah sayang" Ucap Mia langsung berdiri menyambut kekasihnya.


"Bagaimana kerjaannya sayang" Ucap Raka langsung merangkul binggang Mia.


"Disini banyak orang sayang,,,nanti diliatin Agh" Ucap Mia melepaskan tangan Raka.


"Kamu sangat mengemaskan sayang,,,,membuatku tidak tahan tinggal disingapura" Ucap Raka langsung duduk disofa.


"Hahahah,,,,yaudah pindah sini saja" Ucap Mia.


"Lagi kerja apaan sih?" Tanya Raka melihat meja Mia yang sangat berantakan.


"Hmmm,,,itu. Bang Maxel dan Bang Mario akan nikah barengan jadi gue harus bikin 2 gaun sekaligis yang tidak boleh sama gitu sayang" Ucap Mia sesekali membuang nafasnya dengan kasar.


"Hahahahah,,,,,berarti setelah itu kita dong" Ucap Raka menggoda Mia.


"Apaan sih,,,"Ucap Mia.


"Kamu kenapa sih,,,gue serius sayang" Raka meyakinkan Mia.


"Yaa sudah,,,kita pulabg yaaa" Ucap Mia mengalihkan pembkcaraan.


"Hahahah iya,,Siska diajak juga" Tanya Raka.


"Kita akan pulang dengan menggunakan mobil masing masing" Ucap Mia langsung memberekan mejanya.


"Gue gak bawa mobil" Ucap bohong Raka.


"Gak percaya,,,,mana mungkin seorang Raka datang kesini jalan kaki" Ucap Mia.


"Sudah ayoo,,,gue benaran gak bawa mobil" Ucap Raka langsung menarik tangan Mia.


"Siska kita pulang deluan yaaa. Kamu hendel kerjaan disini" Ucap Raka sekalian melambaikan tangan pada Siska.


"Mia gue ditinggal nih" Jawab Siska.


"Maaf yaaa" Ucap Mia yang sedikit berlari karena susah ditarik Raka.


"Sabar nasib nasib" Ucap Siska mengelus dadanya.


"Kita pulang deluan yaa,,,jangan lupa dikunci butiknya" Ucap Raka sedangkan Mia hanya tersenyum pada semuanya.


jangan lupa like komen dan vote yaa sayangnya akuh🌹saya selalu tunggu komen membangun kalian dan like mendukung kalian serta vote membatu thour untuk terus melanjutkan karya ini😍