Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB6



Jgan lupa like dan vote yang banyak yaa teman teman 💜🙏


~


Mario telah tiba direstoran Xc, Mario duduk dibagian diding kaca, Siska dan Amel belum terlihat kedatangan mereka. Mario menggambil hpnya didalam saku celananya, memainkan hpnya mengilangkan kebosanannya menunggu. Tak lama Siska dan Amel tiba dimeja Mario keduanya duduk didepan Mario.


"Assalamualaikum bang" Ucap Amel.


"Waalaikum salam"


"Apa ada masalah bang? "Tanya Siska.


"Tidak ada, kalian mau minum apa" Jawabnya dengan mengangkat tanggannya memanggil pelayan.


"Jus apel 2 mba" Ucap Siska kepelayan itu.


"Kalian dengarkan abang baik baik, minun Mia sedang turun drastis sekarang jadi kalian harus mengingatkan dia untuk makan yang sehat, Mia tidak boleh merasa takut atau kaget dalam waktu dekat ini,apa kalian paham tugas kalian" Ucap Mario.


"Paham bang" Jawab keduannya.


"Baiklah silahkan menikmati minuman kalian abang ada urusan sebentar,abang sudah membayar semua" Ucapnya dengan meninggalkan kedua gadis itu.


Siska dan Amel bingung dengan tikah laku Mario menurut mereka apapu yang Mario sampaikan tadi itu bisa disampaikan ditelepon kenapa harus capek capek ke resto. Pelayan datang membawakan pesanan mereka.


"Silahkan dinikmati nona" Ucap pelayan itu dengan melwtakkan minuman itu diatas meja.


"Terimah kasih mba" Ucap kedua.


Keduanya meminum jus mereka dengan bingung dengan sikap Mario.


"Apa kau meresa apa yang saya rasakan Sis?" Ucal Amel.


"Kamu juga rasa ada yang beda sama bang Mario" Ucap Siska. Amel mengangkukan kepala mwngiyakan itu.


"Bang Mario pasti memiliki rencana, udah pulang yuk"Ajak Siska dengan berdiri mengambil tasnya. Diikuti dengan Amel, keduanya berjalan beriringan keluar dari restoran itu.


^


Mario telah tiba dirumah kediamannya sendiri yang dihuni oleh orang orang kepercayaannya. Terlihat banyak yang menjaga disana.


"Selamat malam tuan muda" Ucap kepala penjaga.


"Malam, perintahkan penjagaan 1 untuk keruangan meeting kita ada pekerjaan untuk mereka" Ucapnya, Mario langsung meninggal kepala penjaga itu menuju ruang meeting.


Mario duduk dikursi kebesarannya, masuk penjaga sekitar 20 orang dalam ruangan itu dengan badan tinggi dan kekar itu.


"Dengarkan baik baik, tugas kalian adalah menjaga keamanan adik saya, jangan sampai terjadi apapu kepadanya, dan ingat adikku tidak boleh merasa takut atau kaget, papa akan melakukan penjagaan terbuka untuk Mia jadi kalian lakukan penjagaan tertutup untuk Mia, apa kalian paham"Ucap Mario.


"Paham tuan" Jawab serentak.


"Randi siapkan saya penjaga wanita, kalian semua bisa meninggalkan tempat ini, lakukan tugas kalian mulai besok"Ucap Mario. Semuanya keluar dari ruangan itu


"Selamat malam semuannya" Ucap Mario.


"Malam tuan" Jawan semua.


"Tugas kalian adalah menjaga keselamatan adik saya, dari jarak jauh. Keberadaan kalian tidak boleh diketahui oleh Mia papa dan kedua abangku, apa kalian paham" Ucap Mario.


"Paham tuan" Jawab semunya serentak.


"Bagus, apa ada pertanyaan?" Tanya Mario.


"Tidak ada tuan" Jawab kompak semua.


"Baiklah, kalian semua bisa keluar, ingat tugas dimulai besok" Ucapnya dengan berdiri dari duduknya.


Semua wanita suruhannya itu keluar dari ruangan itu diikuti Mario dibelakang mereka. Mario keluar dari rumah itu menujuh mobil, Mario meninggalkan rumah itu dan berada dijalan menujuh rumah Handika.


^


Handika dan lainnya sedang makan malam bersama, Mario belum bergabung dengan mereka.


"Pa bang Mario kok gak ada? " Tanya Mia.


"Marsel dimana Mario?" Tanya Handika.


"Marsel juga gak tau pa" Jawab Marsel.


"Assalamualaikum "Ucap Mario dari arah pintu. Semua menoleh kearah suara itu terlihat Mario.


"Waalaikum salam" Jawab kompak semuanya. Mario mendekat dan duduk disamping Mia.


"Apa kalian dari tadi makan malam" Ucap Mario dengan menyiapkan piringnya.


"Belum lama bang" Jawab Mia.


"Dari mana kamu nak? " Tanya Handika.


"Agh, Mario tadi urus penerbangan saya pa" Jawabnya.


"Abang kapan berangkat? " Tanya Mia.


"Besok pagi sayang"


"Sudahlah makanlah dulu nanti kalian tesedak" Ucap Handika.


Semuanya fokus dengan makanan mereka masing masing, tidak ada yang berani berbica karena perintah Handika.


jangan lupa like dan votr yang banyak yaa 💜🙏