Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB35



jangan lupa like komen dan vote 💝


~~


"Mari makan" Lanjutnya.


"Bi, saya harus pulang, ada urusan mendadak diperusahaan" Ucap Rika.


"Urusan apa?" Tanya Raka.


"Tuan sudah pikun yaa, urusan perusahaan Raka" Jawab Rika.


"Kau sudah berani melawan yaa" Ucapnya.


"Heyy, papa sudah lapar" Ucap Ranaya.


"Hahah, sebelum kalian makan saya duluan yaa paman, assalamualaikum " Ucap Rika langsung menyalami tangan Ranti dan Ranaya dan pergi.


"Jangan lupa pikirkan juga kejutan untuk Mia" Teriak Raka.


"Urus saja sendiri" Jawab Rika.


"Kau, jangan coba coba cari masalah" Kesal Raka.


"Sudah, ayo makan" Ucap Ranti.


Mereka semua duduk dan makan tidak ada yang berbicara tidak ada yang membuka suara.


^


Dikediaman Handika, mereka juga sedang makan malam.


Semua telah selesai makan, Mia membantu pelayan memberaihkan meja, itu sudah menjadi kebiasaannya jika sedang mood.


"Biar kami yang melakukannya nyonya" Ucap bi Rina.


"Tidak apa bi" Jawab Mia.


"Mia sayang kau ini sangat ranjin, sudahlah biar mereka yang lakukan kau istirahat besok kamu harus melakukan perjalanan jauh" Ucap Santi.


"Agh, baiklah" Jawabnya.


"Bi nanti siapkan pakaian Mia" Ucap Santi kepada Bi Rina.


"Iya nyonya" Jawabnya.


"Mari sayang tante akan menemanimu tidur malam ini" Ucap Santi dengan merangkul Mia.


"Kenapa, bagaimana jika paman Restu marah" Bingung Mia.


"Apa ada yang bisa bantah keinginan tantemu ini" Ucapnya dengan senyum.


"Agh, tante terimah kasih" Jawabnya.


"Wah wah wa sepertinya saya akan tidur sendiri malam" Ucap Restu melihat Santi dan Mia.


"Tante, apa saya tidak diajak? " Tanya Mario.


"Hey, sejak kapan kau mulai bermanja begitu ha" Jawab Santi.


"Hahhah sejak bang Maxel tidak ada jadi saya yang akan bermanja malam ini" Jawab Mario.


"Tidak, tidak boleh ada yang menggangguku malam ini lagian kau kan sudah minta dibuatkan telue dadar tadi jadi malam ini bagianku" Ucap Mia.


"Iya sayang, pergilah tidur kau harus istirahat" Ucap Handika.


"Kayaknya papamu mulai tidak suka dengan cerewetmu sayang" Bisik Santi.


"Papa mengusirku" Ucap Mia dengan manja.


"Santi kau jangan mempengaruhi putriku" Ucap Handika.


"tidak sayang, papa begitu karena khawatir sama kamu" Lanjutnya.


"Baiklah Mia akan tidur bersama tante cantikku ini, bay semua" Ucap Mia langsung pergi bersama Santi.


"Apa yang kau pikirkan Restu? " Tanya Handika, karena ekspresi Restu penuh tanda tanya.


"Agh, tidak ada bang" Jawab Restu.


"Jika kau keberatan pada Santi yang milih tidur bersama Mia katakan saja, biar saya beritahu kepada Mia" Ucap Handika.


"Agh bukan begitu, bang apa kau tidak ada kepikiran untuk mencari ibu untuk Mia? " Tanya Restu.


"Kenapa, kenapa kau harus tanya itu" Kesal Handika.


"Bukan begitu bang, kayaknya Mia membutuhkan kasih sayang dari seorang ibu" Jawab Restu.


"Santi kan bisa memberikan itu, lagian Mia sendiri yang memintahku untuk tidak mencari pengganti ibunya dan sayapun enggan untuk mencari penggati Santika" Ucap Handika.


"Baiklah bang" Ucap Restu.


"Pa, paman Rio kekamar Ya" Ucap Mario.


"Iya sayang" Jawab Handika.


"Saya juga kekamar dulu bang" Ucap Restu.


"Iya, selamat malam" Jawab Handika.


^


Dikediaman Ranaya, mereka sudah selesai makan semuanya masuk dimasing masing kamar mereka.


"Apa yang bagus untuk kejutanya yaa" Ucap Raka.


jangan lupa vote 💝