
jangan lupa like komen dan vote 💝
~~
"Hmm, tuan Ambrin" Jawabnya.
"Apa tuan Ambrin telah kembali lagi? " Tanya Santi.
"Entahlah, apa tante ingat mengenai saya keracunan kemarin yang dikatakan papa" Ucapnya.
"Iya ingat sayang" Jawabnya.
"Itu yang lakukan adalah cucu tunggal dari tuan Ambrin tante" Ucapnya.
"Astagfirullah, Cucu tuan Ambrin, siapa namanya?" Tanya Santi.
"Anesa Ambrin"
"Anesa, baiklah sekarang kita tidur yaa sudah terlalu malam kau akan melakukan perjalan jauh besok pagi" Ucap Santi.
"Tapi tan, apa hubungan tuan Ambrin dengan Opaku? " Tanya Mia.
"Nantk lita lanjut, tidurlah dulu" Jawab Santi.
"Baiklah, selamat tante sayang" Ucap Mia langsung memejamkan matanya.
"Malam sayang" Jawabnya langsung mencium kening Mia.
~~
Pagi telah tiba, Mia sudah bangun masih mempersiapkan untuk perjalanannya nanti. Santi sudah didapur mempersiapkan sarapan untuk mereka semua.
"Bi apa sudah siap? " Tanya Mia kepada Bi Rina.
"Sudah nyonya" Jawabnya.
"Baiklah, Mia kedapur dulu untuk sarapan" Ucapnya langsung meninggalkan bi Rina.
"Selamat pagi tante paling cantikku" Ucap Mia menghampiri Santi.
"Pagi juga sayang, kau sudah siap?" Tanya Santi.
"Sudah dong, apa yang lain belum bangun? " Ucap Santi.
"Sudah sayang, mereka masih siap siap" Jawabnya.
"Selamat pagi" Ucap Mario.
"Kau ini kenapa sekarang semakin cerewet saja" Ucap Santi.
"Agh, tante mumpung tidak ada bang Maxel yang cerewet jadi saya yang cerewet " Jawab Mario.
"Pagi semua" Ucap Restu.
"Pagi paman, bagamana tidurmu tadi malam? " Ucap Mia.
"Apa kau menggodaku ha" Ucap Restu.
"Bagaimana tidurmu sayang" Ucap Handika.
"Sangat nyenyak, Mia rasanya tidak mau bangun" Ucapnya.
"Sayang jangan bicara begitu, apa kau mau melihat papamu ini gila" Ucap sedih Handika."
"Apa ada yang salah dengan ucapanku? " Bingung Mia.
"Tidak ada sayang, papamu ini hanya tidak mengerti, sudahlah ayo sarapan sebentar lagi kalian akan berangkat" Ucap Santi.
"Bi perintahkan penjaga diluar itu untuk mengangkat barang barang dan menyimpannya dalam mobil" Lanjutnya lagi.
"Baik nyonya besar" Jawab Bi Rina.
"Selamat makan semuanya" Ucap Mia mengambil piring Handika dan mengambil makanan untuk Handika.
" Terimah kasih sayang" Ucap Handika langsung menerimah piringnya pada Mia.
"Sama sama papaku sayang, apa bang Mario juga mau Mia ambilkan? " Tanya Mia.
"Tentu sayang" Jawab Mario. Mia langsung mengambilkan makanan untuk Mario.
"Ini, ada telur dadar kesukaan abangku sayang" Ucap Mia dengan memberikan piring kepada Mario.
"Terimah kasih sayangku" Ucap Mario dengan menerima piringnya.
Mia langsung mengambil piringnya dan mengambik makanan untuknya, tapi pasangan suami istri itu melihat tingkah Mia.
"Apa tante dan paman tidak mau makan" Ucap Mia yang sadar dipandangi.
"Kami juga ingin diambilkan makan sayang" Jawab Restu.
"Jangan terlalu manja, anakku bukan pembantu" Sindir Handika.
"Agh, baiklah" Jawab Restu langsung mengambil makanannya. Semua tertawa melihat ekspresi Restu. Semuanya sudah fokus pada makanan mereka masing masing.
Setelah makan Handika dan kedua anaknya bersiap untuk kemobil.
"Mia jangan lupa ole-ole tante yaa sayang" Ucap Santi.
"Pasti Mia akan bawakan, apa paman tidak mau ole-ole?" Tanya Mia.
"Paman mau sayang, tapj hati hati dalam perjalanan jikasudah sampai dijelang hubungi kami" Jawab Restu.
"Iya paman Mia paling ganteng" Ucap Mia.
"Ayo sayang nanti kita terlambat" Ucap Handika dengan menarik Mia dengan sangat lembut.
"Assalamualaikum paman, tante" Ucap Mia dengan menyalami kedua tangan suami istri itu, Mariopun melakukan hal yang sama.
"Waalaikum salam sayang, hati hati" Jawab Santi. Mia melambaikan tangannya dibalas sama Santi dan Restu.
jangan lupa vote 💝