
jangan lupa like komen dan vote 💝
~~
"Mari jalan" Ucap Mia.
"Assalamualaikum kak" Ucap Mia, Widya langsung balik pada arah suara itu.
"Wa_Waalaikum salam" Kaget Widya langsung berdiri.
"Kak Widya" Ucap Amel langsung pengen memeluknya. Tapi Mia langsung menahannya.
"Eh, enak saja, ini iparku" Ucap Mia, Widya merasa malu dengan ucapan Mia.
"Ihhh, Mia kok gitu sih, yang lihat duluan kak Widya kan saya" Ucap Sedih Amel.
"Kak Widya kenalkam saya Siska" Ucap Siska langsung memeluk Widya, Widya membalas pelukannya itu.
"Siskaaa itu iparku, jadi saya yang harus peluk duluan" Teriak Mia, Widya hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah ketiga hadis muda itu.
"Sudah sini kaka peluk" Ucap Widya denga membuka tangannya untuk memeluk Mia.
"Agh, kaka ipar. Maafin kami yaa rusuh" Ucapnya langsung menerima pelukan Widya.
"Sudah, duduk dulu de" Ucap Widya. Siska bersampingan dengan Amel sedangkan Widya bersampingan dengan Widya.
"Kaka iparku ternyata cantik, pilihan bang Mario mantap betul" Ucap Mia, Widya hanya senyum malu mendengar ucapan Mia.
"Terimah kasih de" Ucapnya.
"Mia, perasaan sedari tadi kamu memuji kak Widya terus" Ucap Amel.
"Trus kenapa" Sinis Siska.
"Santai napa, kan cuman tanya" Ucap Amel.
"Sudah kalian jangan bertengkar terus, dan kamu Amel, kalau bukan kak Widya yang ku puji yaa siapa lagi coba toh dia pacar abangku" Ucap Mia.
"Saya juga kan pacar bang Maxel, Mi" Ucapnya.
"Cih,,,,, sombong amat" Kesal Siska.
"Kalian mau minum apa de?" Tanya Widya.
"Nanti ajalah itu kak, jadi kesibukan kakak sekarang apa? " Tanya Mia.
"Kakak juga baru mau wisudah seminggu lagi dek" Jawabnya.
"Dibidang apa kak?" Tanya Siska.
"Agh, kedokteran juga" Jawabnya.
"Wah jodoh memang gitu yaa" Ucap Amel.
"Iya, kayaknya kamu gak jodoh deh sama bang Maxel" Ucap Mia.
"Karena kamu design dan bang Maxel Bisnis,,,, jauhh" Ucap Siska.
"Pintar" Lanjut Mia.
"Jodoh kok, toh sama sama usaha, cuman caranya saja yang beda" Ucap Widya.
"Ahh, calon ade ipar saya pintar" Ucap Amel.
"Siapa calon iparmu? " Tanya Mia.
"Ya kak Widyalah, diakan pacar bang Mario dan saya pacar bang Maxel, dan Mario itu adalah ade pacar saya" Jelas Amel.
"Dasar mimpi" Ucap Siska.
"Hahahahah ada yang iri guyss" Ucap Amel.
"Sudah, kak Mia minta maaf yaa kalau dulu Mia pernah menentang hubungan kamu dan bang Mario, itu Mia yang tau kenapa begitu, tapi sarang hubungan kalian saya setujui kok, cuman" Ucapnya dengan menundukan kepalanya.
"Kenapa? " Tanya Siska.
"Cuman kak Widya sama bang Mario belum bisa menikah karena bang Marsel belum nikah, jadi tidak bisa melangkahi kakak itu aturan yang Mia buat,,,,, maaf yaa" Ucapnya dengan memegang tangan Widya.
"Tidak apa sayang, lagian kami juga masih sangat mudah, belum ada pikiran melakukan itu dengan cepat" Jawab Widya.
"Terimah kasih yaa kak" Ucap Mia langsung memeluk Widya.
"Mia saya lapar" Ucap Siska.
"Ya makanlah Sis" Jawab Mia.
"Iya nih, Mia lapar" Lanjut Amel.
"Kalian mau makan apa? " Tanya Widya.
"Hmmmm, yang enaklah pokoknya kak" Jawab Siska.
"Yang pake nasi yaa kak" Ucap Amel.
"Nasi!" Bingung Mia.
"Iya nasi, kalau tidak pake nasi saya gak kenyang Mia" Jawab Amel.
"Agh, itu perut gak bisa sesuaikan tempat saja" Ucap Siska.
"Tau bikin malu saja" Lanjut Mia.
"Sudah jangan berdebat terus kalian tunggu disini yaa kaka cari makan dulu" Ucap Widya.
"Biar Mia ikut kak" Ucap Mia. Langsung berdiri untuk mengikuti Widya.
"Assalamualaikum " Ucap Seorang pria. Mia dan yang lainnha kaget dengan kedatangannya.
jangan lupa like komen dan vote 💝