
jangan lupa like komen dan Vote yaaa guysss😍
~~
"Kakak kenapa ketawa?" Ucap Amel melihat aneh pada Widya.
"Kalian sangat menghibur deh" Ucap Widya.
"Ihhh,,,,kakak Mia serius mereka ngapain v
coba ketemu dokter kandungan" Ucap Mia kesal.
"Sayang,,,,kita tunggu kabar dari mereka saja,,,kita punya ponakan atau punya ade baru yang pasti tidak mungkin punya paman baru okeyyy" Ucap Mario.
"Kalian duduklah,,,abang tinggal dulu yaa" Ucap Mario lalu pergi.
"Mia,,," Panggil Widya.
"Iya kak" Ucap Mia.
"Tenang saja siapapun yang hamilkan itu menjadi kabar baik untuk kita semua" Ucap Widya.
"Tap kayaknya lucu yaa kalau oma hamil lagi" Ucap Amel dengan melihat keatas.
"Ihhh,,,jangan ngaco dehh,,,oma sudah tua kasihan tau kalau hamil lagi" Ucap Siska dengan memukul lengan Amel.
Diruangan dokter Susi.
"Selamat siang dokter" Sapa Mirna.
"Siang nyonya,,,silahkan duduk" Ucap Susi dengan hormat.
"Apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya Susi.
"Yaa,,,kenalkan dulu dia menantu kami,,,yaa cobalah kau lihat apa sudah ada cicitku atau bagaimana?" Ucap Mirna.
"Agh,,,,baiklah. Mari ikut saya nyonya" Ucap Susi lalu berdiri.
"Berbaringlah" Ucap Susi. Rika langsung baring.
"Suster oleskan jelinya" Perintah Susi.
"Maafnya" Ucap Suster dengan membuka baju Rika. Dokter langsung menjalankan alat janggi itu diatas perut Rika.
"Bangunlah,,,hati hati yaaa" Ucap Susi.
"Selamat yaa nyonya. Anda akan mendapatkan cicit" Ucap Susi dengan mengulurkan tangannya.
"Wah selamat yaa sayang akhirya kalian memberikan kami ini terlalu cepat" Ucap Santika dengan memeluk Rika.
"Terimah kasih dokter,,,,jadi sudah berapa bulan kandungan cucuku" Ucap Mirna dengan menerimah uluran tangan Susi.
"Sudah 1 bulan Nyonya" Ucap Susi membuat Rika kaget.
"Tapi dokter,,,,pernikahanku kan baru seminggu lalu menapa janinnya sangat cepat besarnya" Ucap Rika dengan raut takut.
"Oma Ibu kalian percayakan sama Rika" Ucap Rika.
"Hahhah Nyonya tenang saja ini terkadang biasa terjadi pada seorang wanita jika sepasang itu subur. nak Rika untuk cepat mebyadari ini terkadang ada yang baru menikah 2 bulan tapi kehamilannya sudah 3 bulan,,,makanya terkadang banyak pihak keluarga beransumsi bahkan wanita itu hamil diluar nikah padalah itu bisa saja terjadi" Ucap Susi membuat Rika tenang.
"Iya jangan baik baik cicit kami,,,,rasanya ini adalah hadia buat kami" Ucap Mirna.
"Kalau begiti kami pamit yaa dokter" Ucap Santika.
"Iya nyonya" Ucap Susi lalu berdiri.
"Kita keruangan Widya yaa" Ucap Santika pada Rika.
"Iya bu" Jawab Rika.
"Ayo ma"
Diruangan Widya.
Masih dengan peedebatan siapa yang hamil. Mia Siska dan Amel masih terus beransumsi mengenai siapa yang hamil.
"Assalamualaikum" Ucap Santika dengan membuka pintu.
"Waalaikum salam" Jawab semuanya dengan cepat Mia Siska dan Amel langsung berdiri.
"Kalian masih disini rupanya" Ucap Mirna lalu duduk.
"Rika kemarilah,,,jangan terlalu cape" Ucap Mirna. Membuat Widya langsung mengerti sedangkan ketiga gadis iti masih melihat bingung pada mereka.
"Apa ibu salah pake baju sayang" Ucap Santika dengan melihat penampilannya.
"Tante hamil" Ucap Langsung Amel, Membuat Santika kaget.
"Maksud kamu?" Ucap Santika denfan mengkerutkan keningnya.
"Ibu kenapa ketemu sama dokter Susi" Ucap Mia penuh penyelidikan.
"Jadi gini bu,,,tadi mereka katanya bertemu dengan kalian trus kalian mau ketemu dokter Susi dan sesampainya mereka kesini mereka bertanya siapa dokter Susi" Ucap Widya.
"Ohhh,,,,bukan ibu yang hamil,,,kamu akan mempunyai keponakan sayang" Ucap Santika pada Mia dengan cepat Mia kaget dan melihat kearah Rika.
"Wah,,,,,rupanya sangat cepat Mia akan menjadi bibi kecil" Ucap Mia dengan memegang perus Widya.
"Hahhah iya selamat yaa bibi kecil" Ucap Rika.
"Oma juga balan jadi nenek" Ucap Mirna membuat Siska protes.
"Bukannya oma sama nene sama saja" Ucap Siska.
"Hahahahha seharusnya begitu,,,tapi cicitku harus memiliki panggilan khusus" Ucap Mirna.
"Selamat yaa Mba Rika" Ucap Widya.
"Terimah kasih mbak" Jawab Rika lalu ketawa.
"Selamat kaka Rika,,,,akhirnya bisa rasakan juga bagaimana itu ngidam" Ucap Siska.
"Kaka ngidam apa biar kita carikan" Ucap Amel.
"Cihhhh,,,,,kau sok siap" Ucap Mia mbiar seisi ruangan tertawa.
jangan lupa likr komen dan VOTE