Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB69



jangan lupa like komem dan voteđź’ť


~~


"Kalian keluarlah, biarkan adik kalian istirahan dengan nyaman" Perintah Handika.


"Baiklah pa" Jawab ketiganya. Mereka semua sudah keluar kamar tersisa Marsel dan Mia didalam.


"Sayang, kamu dari mana saja?" Tanya Marsel penuh hati hati.


"Abang,,,, Mia dari apartemen. Jika abang tidak percaya abang bisa tanya pelayan disana" Jawab Mia.


"Baiklah, besok jika kau pergi harus izin sama saya atau yang lainnya ya" Ucap Marsel.


"Siap abangku" Jawab Mia dengan memberi hormat.


"Hahah. Abang turun makan dulu ya" Ucap Marsel langsung keluar meninggakan Mia.


Mia dengan cepat menutup pintu kamarnya dan menguncinya.


"Reki, Jori" Panggil Mia.


"Nyonya, maaf sebelumnya nyonya kemarilah karena area kamar nyonya ada cctv" Ucap Reki.


"Trus kenapa kenapa dengan cctv" Ucap Mia.


"Agh,,,,, nyonyaku cctv ini beda, cctv yang disimpan tuan muda Mario ditempat tersembunyi" Ucap Reki.


"Benarkah" Ucap Mia dengan memutar badannya mencari keberadaan cctv tersebut.


"Kalian kalau mau kesini bilang bilang dong" Ucap Mia dengan mendekat kearah Reki dan Jori.


"Kamikan belum tau nomor ponsel nyonya" Ucap Jori.


"Agh,,, iya juga yaa" Ucap Mia.


"Nyonya tujuan kami kesini adalah ingin tau apa tugas kami" Ucap Reki.


"Kalian ini,,,, hmmmmm apa yaa" Ucap Mia dengan memutar bola matanya.


"Tapi bagaimana cara kalian masuk disini,,disinikan banyak penjaga" Lanjutnya lagi.


"Nyonya ini tidak tau yaa,,,,orang orang dibawah sana adalah orang orang nyonya besar. Jadi kami sesuka kami masuk dan keluar" Jawab Jori.


"Benarkah,,,,,,,ibuku itu memang pintar yaa. Apa ibuku juga sering melihat kami disini?" Tanya Mia.


"Setiap malam nyonya besar pasti datang melihat kalian nyonya" Jawab Reki.


"Berarti malam ini juga" Ucap Mia dengan senang.


"Sepertinya tidak nyonya,,," Jawab Jori.


"Kenapa?" Tanya Mia dengan melemas.


"Nyonya besar ada urusan,,,kalau tidak salah mengenai kado tuan besar" Jawab Reki.


"Seperti yaa" Ucap Mia.


"Iya,,,, Jadi yang menjadi tugas kami apa?" Tanya lagi Reki.


"Kalian cari tau apakah ada kekasih bang Marsel atau tidak" Ucap Mia.


"Tuan Marsel. Baiklah akan saya usahakan kabarnya akan nyonya dengar besok pagi" Ucap Reki.


"Kau sangat percaya diri" Ucap Mia.


"Pulanglah. Ini sudah cukup malam" Lanjutnya lagi.


"Entahlah. Tapi untuk malam ini dan besok kau belum ada pekerjaan" Jawab Mia.


"Baiklah nyonya kami pulang yaa" Ucap Reki.


"Tunggu,,,,,, kamar saya kan berada dilantai 3 bagaimana kalian naik kesini?" Tanya Mia.


"Nyonya juga tidak tau, kamar nyonya ini ada pintu keluar, pintu rahasialah paling tepatnya" Jawab Jori.


"Bagian mana pintu itu?" Tanya Mia dengan melihat mana pintu itu.


"Disini nyonya" Jawab Reki langsung membuka lantai yang dilapisi meja santai itu.


"Agh,,,,, ternyata itu pintu. Pantas saja terlihat aneh tapi keren sih" Kagum Mia.


"Ini tembus sampai mana?" Tanya lagi.


"Sampai lubuk hati nyonya" Goda Reki.


"Reki,,,,, Kau terlalu lancang yaaa" Kesal Mia.


"Bercanda nyonya. Ini iti tembus sampai kepintu belakang nyonya" Jawab Reki.


"Ohhhh,,,,,,besok saya mau cek" Ucap Mia.


tokkk tokkkk


"Siapa!" Kaget Mia.


"Kami pulang yaa nyonya. Assalamualaikum" Ucap Jori dengan cepat mereka langsung pergi meninggalkan Mia.


"Waalaikum salam" Jawab Mia langsung jalan kearah pintu.


clekkkkk


"Bang Mario" Kaget Mia.


'dari tatapannya banyak pertanyaan yang mau ditanyakan' batin Mia.


"Apa abang tidak dipersilahkan masuk" Ucap Mario dengan dingin.


"Agh,,,,,masuklah bang" Ucap Mia dengan gugup.


"Tapi ini sudah cukup malam bang" Lanjutnya lagi.


"Apa abang mengganggu tidurmu" Ucap Mario.


"Tidak juga,,,,duduk dulu bang" Jawab Mia dengan mempersiapan Mario duduk.


"Sayang,,,,, Kau taukan abangmu ini tidak pernah kehilangan jejakmu. Tapi kenapa tadi kau bisa kehilangan jejakku" Ucap Mario langsung keintinya.


"Mia juga bingung bang, kenapa kalian tidak bisa menemukan keberadaanku. Mia juga kaget pada saat pulang melihat ekspresi kalian yang begitu gelisa" Jawab Mia seadanya.


"Apa kau menyembunyikan sesuatu pada kami?" Tanya Mario.


"Apa yang bisa Mia sembunyikan kepada kalian. Bang Mario juga pasti tau selama ini apapun yang Mia kerjakan pasti abang tau. Bahkan papa bang Marsel dan Maxel yang tidak tau semuanya bang Mario tau." Jawab Mia.


"Pesan abang,,,,,,hati hati yaaa jangan bikin abangmu ini dan yang lainnya merasa gagal menjagamu" Ucap Mario dengan memegang tangan Mia.


"Iya bang. Mia pasti baik baik saja ko" Jawab Mia.


"Tidurlah. Maafkan abang sudah mengganggu tidurmu" Ucap Mario.


"Tidak jadi masalah bang" Jawab Mia.


jangan lupa like komen dan voteđź’ť