Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB90



jangan lupa like komen dan vote😍


~~


"Bi biarkan saya saja yang memanggil mereka" Ucap Marsel membuat Rina berhenti.


"Marsel,,,,biarkan Rina saja. Tunggu saja disini" Ucap Mirna.


"Ta_" Ucapn Marsel terpotong oleh Wijaya.


"Duduklah cucuku,,,,biarkan Rina saja" Ucap Wijaya membuat Marsel duduk kembali.


"Mia datangggg" Teriak Mia dari atas.


"Agh,,,,ternyata dia sudah datang" Ucap Santika.


"Mia tunggulah abangmu ini" Ucap Maxel.


Mereka sudah makan malam. Semuanya juga sudah beristirahat dikamar mereka semua. Terkecuali Marsel Handika dan Santika.


"Sayang,,,,,,kamu benaran maukan sama Rika?" Tanya Santika.


"Iya bu,,,,Marsel terimah ko pilihan kalian" Jawab Marsel.


"Ibu takut kamu terpaksa sayang,,,,,tapi kalau kamu tidak mau bilang saja sayang kami tidak akan memaksa" Ucap Lagi Santika.


"Iya Marsel,,,jika kau tidak mau katakan saja" Ucap Handika.


"Rika adalah yang terbaik Pa Bu" Ucap Marsel dengan memegang tangan Santika.


"Kalau begitu,,,,saya akan menghubungi Ranaya dulu" Ucap Handika langsung menghubungi Ranaya.


#*📞Ranaya.


Ranaya:Assalamualaikum.


Handika:Waalaikum salam,,,,maaf mengganggu. Ada yang harus saya tanyakan kepadamu.


Ranaya:Katakanlah bro.


Handika:saya ingin melamar Rika untuk Marsel.


Ranaya:wahh,,,,,,,ini sebenarnya kabar baik. Tapi saya akan menyakan dulu pada Rika dia mau atau tidak yaa.


Handika:yaaa tanyakanlah,,,,malam ini juga yaa. Dan malam ini juga saya harus mendapatkan jawabannya.


Ranaya:kenapa harus buru buru.


Handika:karena jika Rika mau minggu depan kami akan membawa keluarga dirumahmu.


Ranaya:apa itu tidak kecepatan?


Handika:tanyakan cepat,,,,saya tutup yaa.


tut tut*.


Dikediaman Ranaya.


"Ada apasih sayang" Tanya Ranti.


"Ini Handika mau melamar Rika untuk Marsel dan kita harus tanyakan pada Rika malam ini dan jawabannya juga harus malam ini" Ucap Ranaya langsing beranjank dari kasurnya.


"Trusss,,,kamu mau kemana?" Tanya lagi Ranti.


"Mau tanya Rika lah" Jawab Ranaya langsung keluar kamar.


"Astaga,,,,,,dasar suami ****" Ucap Ranti langsung pergi menyusul Ranaya. Yang kebetulan malam itu Rika menginap dirumah mereka.


tokkk tokkk


"Rika,,,,ini saya pamanmu" Ucap Ranaya.


clelkkm


"Iya ada om,,,,,kekamar Rika" Ucap Rika dengan bingung.


"Apa kami bisa masuk?" Ucap Ranti ya g tiba tiba ada dibelakang Ranaya.


"Agh,,,,,bisa dong" Ucap Rika dengan membuka kamarnya lebar lebar.


"Jadi begini maksud kami kesini sayang,,,,,tadi kami baru dapat telpon dari Handika bahwa dia mau melamar kamu untuk Marsel" Ucap Ranti membuat Rika kaget dan membebelalak.


"Tapi,,,,,,kenapa harus Marsel?" Tanya Rika.


"Agh,,,,,maksudnya. Benaran Marsel mau melamar saya" Ucap Rika dengan menggaruk kepalanya.


"Iya sayang,,,,dan lamarannya akan diadakan minggu depan jika kau setujuh" Ucap Ranti lagi lagi membuat Rika membelalak.


"Whattttt,,,,,,kenapa buru buru" Ucap Rika.


"Entahlah sayang,,,,apa kau mau?" Ucap Ranti.


"Tapi Rikakan masih kuliah" Ucap Rika.


"Tidak usah dipikirkan,,,,nanti itu dibahas diacara pertunangan nanti. Tapi kamu jawab dulu iya atau tidak" Ucap Ranaya.


"Bagaimana dengan Raka?" Tanya Rika.


"Kenapa kau harus pikirkan dia tetus,,,,kau juga harus bahagia dan berumah tanggakan" Ucap Ranti.


"Iya atau Tidak?" Tanya Ranaya.


"Jawabannya besok aja yaa,,,,,Rika kan harus memimirkan ini semua" Ucap Rika.


"Rika kau taukan bagaimana Wijaya,,,,jadi merilah jawabnya malam ini" Ucap Ranaya.


"Menurut om sama tante gimana?" Tanya Rika.


"Kau tante sih yes" Ucap Ranti.


"Iya nak,,,,lagian kita juga sudah kenal sama keluarga itu. Dan kita juga sudah tau bagaimana sopan dan baiknya Marsel" Ucap Ranaya.


"Rika terserah kalian saja deh" Ucap Rika.


"Tidak boleh begitu dong sayang,,,yang akan hidup dengan Marsel itu kamu bukan kami jadi tentukan saja pilihanmu" Ucap Ranti.


"Rika mau" Ucap Rika. 'sebenarnya Rika pengen mikir dulu,,,tapi mau gimana lagi opa Wijayakan sangat berkuasa. Dan tidak enak kalau tolak keluarganya juga sangat dekat dengan keluarga om Ranaya' batin Rika.


"Benaran sayang" Ucap Ranti membuyarkan lamunan Rika.


"Agh,,,,,iya tante" Ucap Rika.


"Saya telpon Handika dulu yaa" Ucap Ranaya dan Ranti menjawabnya dengan anggukan.


#📞Handika.


Ranaya:Assamulaikum.


Handika:Waalaikum salam,,,,bagaimana jawabannya?.


Ranaya:dia mau ko.


Handika:alhamdulillah makasih bro.


Ranaya:Iya sam_


tutttt tuttt


"Cihhhh,,,,,langsung dimatiin" Ucap Ranaya.


"Gimana pa?" Tanya Ranti.


"Mereka senanglah" Jawab Ranaya.


"Selamat yaa sayang,,,,akhirnya kau menjadi menantu dari Wijaya dan Bajari" Ucap Ranti.


Dikediaman Handika.


"Alhamdulillah kita diterimah" Ucap Handika dengan menih syukur.


"Syukurlah,,,,,selamat yaa" Ucap Santika pada Marsel. 'Astaga kenapa dia harus terimah sih,,,,ya Allah nasib apa nasipku ini dapat yang bar bar' Batin Marsel.


"Sel,,,,Marsel" Ucap Santika dengan melambaikan tanggannya kepada Marsel.


"Marsel" Ucap Santika lagi langsung menyadarkan Marsel.


"Iya Bu" Ucap Marsel.


"Kamu mikirin apa sayang?" Ucap Santika.


"Tidak ada bu,,,,Marsel hanya bersyukur saja akhirnya kita tidak ditolak" Ucap Marsel.


jangan lupa like komen dan vote😍