Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB94



jangan lupa like komen dan vote😍


~~


"Terimah kasih yaa kami jalan dulu" Ucap Marsel langsung menarik tangan Rika.


"Iya tuan" Jawab Tuti dengan mengeleng kepalanya.


"Kita harus cepat menjahit gaun ini,,,,besok adalah acara pernikahan tuan muda Marsel,,semua harus sesempurnah yang diinginkan nyonya mudah Mia" Ucap Tuti pada pengawai lainnya.


"Siap bu" Ucap Semuanya langsung menjalankan perintah,,,karena waktu mereka sudah sangat sempit.


Didalam mobil hanyalah keheningan,,,Rika juga enggan untuk membuka pembicaraan.


"Kamu sudang sakit yaa" Ucap Marsel dengan melirik Rika yang terlihat bingung.


"Saya" Ucap Rika dengan menunjuk dirinya.


"Bukan itu tempat tisu" Ucap Marsel dengan kesal.


"Heyyy,,,,,disini itu hanya kita berdua trus kenapa masih bertanya" Ucap Lagi Marsel.


"Yaaa,,,,tuan saja pertanyaannya tidak masuk akal" Ucap Rika.


"Kamu kenapa bingung,,,,,apa ada yang ingin kau tanya atau yang ingin kau tau" Ucap Marsel dengan nada lebutnya.


"Cih,,,,,gitu dong lembut" Ucap Rika.


"Saya cuman binggung pada Mia,,,dia sampai segitunya menyiapman untuk kamu" Ucap Rika.


"Hahahahhaa dia itu memang terlihat manja,,tapi jika kalian sudah masuk dalam hidupnya dia sangatlah mandiri" Ucap Marsel dengan senyum manisnya.


"Sekarang kita mau kemana?" Tanya Rika.


"Pulang" Jawab singkat Marsel.


"Apa semua urusan sudah selesai?" Tanya Rika.


"Sudah,,,,semua sudah diurus oleh opa. Kita akan pulang istirahat" Ucap Marsel.


"Ini bukan jalan rumahku" Ucap Rika.


"Nanti kau akan dipulanglan oleh supir rumah,,,,pengantin pria tidak bisa menampakkan dirinya dirumah mertuanya sebelum menikah" Ucap Asal Marsel.


"Benarkah" Ucap polos Rika.


"Iya nyonya Wijaya" Ucap Marsel.


"Rika!" Panggil Marsel.


"Hmmm" Jawab Rika singkat.


"Kamu akan menjadi istriku besok,,,satu hal yang harus kau tahu. Mia tetaplah wanita yang akan saya priorotaskan,,,jadi saya kira kamu bisa mengerti itu" Ucap Marsel langsing memberhentikan mobilnya dipinggir jalan.


"Iya saya mengerti itu,,,kamu tidak usah ragukan saya mengenai itu" Ucap Rika.


"Terimah kasih yaa,,,,saya jujur pernikahan ini adalah permintaan Mia dan keluarga saya,,,tapi yang menjadi keuntungan saya kau adalah pilihan mereka yang saya setujui dari hati saja" Ucap Marsel penuh keyakinan.


"Dan satu lagi kau juga akan saya prioritaskan,,,,tapi jangan coba untuk mengubah posisi Mia dihatiku" Ucap Marsel mendapatkan anggukan dari Rika.


"Terimah kasih yaa" Ucap Marsel langsung menyalahkan mobilnya.


Pasangan itu sudah tiba dikediaman Handika ada banyak orang disana,,,pernikahan mereka akan diadakan disebuah hotel milik keluarga itu.


"Terimah kasih yaa sayang" Ucap Marsel langsung memeluk Mia.


"Dia ini adikku" Ucap Marsel masih dengan memeluk Mia.


"Terimah kasih,,,gaunnya abang suka" Ucap Marsel langsung melepaskan pelukannya.


"Mba Tuti memberi tahu abang" Ucap Mia.


"Itu sangat indah,,,,kau sangat berbakat" Puji Rika.


"Apa Biora suka" Ucap Mia.


"Tentu,,,perfec" Ucap Rika.


"Sayang,,,,kalian sudah pulang" Ucap Santika dari belakang Mia.


"Iya bu" Ucap Rika langsung menyalami calon mertuanya.


"Nak Marsel,,,,pulangkan calon istrimu besok dia harus memiliki tenaga yang banyak" Ucap Santika.


"Bukan maksid ibu mengusir yaa,,,tapi kau harus istirahat sayang" Ucap Lagi Santika dengan memegang lembut pipi Rika.


"Tapi tadi kata_" Ucap Rika langsung dipotong Marsel.


"Baiklah,,,saya pulangkan dulu dia yaa,,,nanti beson dia akan menjadi milik kita" Ucap Marsel pada Mia.


"Hahah iya bang,,,,hati hati yaa" Ucap Mia.


"Papa" Panggil Mia.


"Iya sayang" Jawab Handika yang sangat sibuk.


"Sudah sehari ini Mia diabaikan apa tidak ada yang ingin memanjakan Mia" Ucap Mia penuh ekpresi manja.


"Sayang,,,,,,,kau tidak pernah terabaikan,,,kemarilah" Ucap Handika langsung memeluk tubuh mungil itu.


"Kau sangat imut jika berekspresi begitu" Ucap Handika dengan mencium kening Mia.


"Papa mau kemana?" Tanya Mia.


"Mau kebutik,,,,mau cek seragam kita nanti" Ucap Handika.


"Tapi Mia sudah dari sana pa,,,dan semuanya sudah bekerja untuk pakaian kita dan pakaian bang Marsel" Ucap Mia.


"Benarkah,,,,baiklah apa papa bisa pergi mengerjalan hal lainnya" Ucap Handika.


"Bisa dong" Jawab Mia langsung meni ggalkan Handika.


"Apa kau senang cucuku" Ucap Mirna melihat Mia sangat bahagia.


"Sangat bahagia,,,,tidak akan lama lagi oma akan memiliki cicit sangat seru bukan" Ucap Mia.


"Semoga mereka mempercepat itu yaa,,,rasanya kita akan sangat beruntung" Ucap Wijaya.


"Apa jika sudah ada cicit opa dan Oma tidak akan memanjakanku lagi" Ucap Mia mendapat tawa dari keduanya.


"Hahahah tidak akan pernah tergantikan" Ucap Mirna.


"Benar sayang,,,,mungkin kau akan lebih gas dari pada cicit nanti" Ucap Wijaya langsung mendapatkan pelukan dari Mia.


Semua sudah sangat disiapkan oleh kruh yang diutus,,pernikahan yang mereka sangat sederhana yang diundang hanya rekan bisnis dan teman teman dekat saja.


jangan lupa like komen dan vote😍