
***jangan lupa like komen dan vote yang banyak 💜🙏
*selamat membaca*😍***
~~
"Salam tuan muda dan Nyonya muda, apa ada yang bisa dibantu" Ucap Tanti(orang yang dipercaya menjaga butik itu).
"Kami mau lihat hasil rancangan kalian untuk wisudah abangku" Jawab Mia.
"Mari Nyonya disana" Ucap Tanti.
"Baiklah" Jawabnya langsung menuju tempat yang tunjuk Tanti.
"Waw, siapa yang rancang ini" Kagum Mia.
"Saya sendiri nyonya" Jawabnya.
"Waw, apa saya boleh belajar padamu" Ucap Mia.
"Nyonya bisa mendapatkan guru yang lebih baik dariku nyonya, saya ini hanya lulusan dari kampus suasta" Ucap sopan Tanti.
"Apa bedanya suasta dengan negri, lagian itu semua terganting orangnya yang bersungguh sunggu" Jawab Mia.
"Sudahlah sayang, lagian jika kau mau kau bisa datang untuk mengurus ini semua" Ucap Mario.
"Tidak, saya akan memulai bisnisku dari nol bang, tanpa harus membawa nama Wijaya"Ucap Mia.
"Kenapa begitu, papa tidak akan mengizinkanmu jika kau harus bersusah payah sayang" Ucap Mario.
"Mia tidak mau mengandalkan papa ataupun opa trus bang, Mia akan berusa sendiri dan itu harus dari nol" Ucap Mia.
"Baiklah terserah kmau, lagian kamu masih lama untuk berbisnis, belajar yang baik oke" Ucap Mario.
"Ini siapa yang jahit?" Tanyanya lagi.
"Bagian jahitan yang bertanggung jawab itu adalah mala nyonya" Ucap Tanti.
"Ohhh, jadi semua ada yang orangnya masing masing yaaa" Ucap Mia.
"Iya nyonya" Jawab Tanti.
"Ini sudah bisa dibawa jika nyonya dan tuan mau" Lanjut Tanti.
"Bungkuslah kami akan membawanya" Ucap Mia.
"Tidak perluh, ada jasa pembawa palet yang akan membawa ini semua" Ucap Mario.
"Baiklah, bang bagaimana jika lain kali jika kita ada acara Mia yang akan mendesain seragam kita" Ucap Mia.
"Lakukanlah jika kau mau" Jawab Mario.
"Tapi tanpa diketahui papa ataupun opa" Ucap Mia, Mario mengerutkan keningnya tidak mengerti.
"Kenapa harus begitu ha" Tanya Mario.
"terserah Kamulah sayang, abang akan mendukungmu dari belakang " Ucap Mario.
"Mendukung bukan berarti membantu yaa bang" Ucap Mia.
"Iya sayang" Jawab Mario.
"Baiklah, Tanti. Bekerjalah dengan baik, kami tunggu bajunya dirumah, besok kami akan berangkat" Lanjut Mario.
"Baik tuan" Jawab Tanti.
"Terimah kasih, mari sayang" Ucap Mario langsung meninggalkan Tanti dan Mia yang masih berdiri disana.
"Apa kau mau mengajariku?" Tanya Mia.
"Tentu nyonya, kapanpun yang nyonya mau" Jawab.
"Tapi ingat satu hal, mengenai kesepakatan kita tadi tidak boleh ada yang tau siapapun itu, kau paham" Ucap Mia.
"Baik nyonya" Jawabnya.
"Jika kau memberitahu mereka kau akan tau apa yang bisa saya lakukan, ingat satu hal saya lebih berbahaya dari pada opaku Wijaya" Ancam Mia.
"Mia sayang, apa kau tidak mau pulang" Teriak Mario.
"Iya bang, Mia akan datang" Jawabnya.
"Ini ambil, itu kartu namaku hubungi saya secepatnya, biar dari jepang saya langsung belajar, bay" Ucapnya langsung pergi menemui Mario.
"Kenapa lama sekali? " Tanya Mario.
"Anu, tadi saya sedang jatuh cinta pada satu gaun dan menanyakan bagaimana caranya kepada kak Tanti, tapi abang sudah memanggilku" Jawab Mia.
"Sejak kapan kau menyukai gaun? " Tanya Mario.
'astaga iya juga yaa, kenapa harus gaun sih, dasar ****' batin Mia.
"Agh, abang mari pulang, Mia lapar" Ucap Mia langsung pergi.
"Ada yang aneh" Monolog Mario.
Mario dan Mia sudah meninggalkan butik itu mereka menujuh rumah, karena Mia masih dibatasi kepergiannya. Mereka tiba dirumah.
"Assalamualaikum" Ucap Mario dan Mia.
"Waalaikum salam sayang"
"Agh,, Mia rinduuuuu" Kaget Mia dan berlari menujuh orang yang menjawab salam mereka.
jangan lupa like komen dan vote yang banyak yaa manteman 🙏💜
_terimah kasih_😍