Mia Ayunda

Mia Ayunda
Bab101



jangan lupa like komen dan Vote😍


~~


Akhirnya setelah 3 hari tertidur Widya sadar membuat semuanya senang apa lagi Mia dan Mario.


"Agh" Ucap Widya.


"Mana yang sakit?" Tanya Mario.


"Tidak ada hanya nyeri sedikit" Ucap Widya.


"Kak Widy maafkan Mia yaa" Ucap Mia dengan meneteskan airmatanya.


"Lah kenapa kamu menangis,,kakak kan sudah bangu sayang" Ucap Widya.


"Banh Cel sampaikan kabar baik ini pada keluarga" Ucap Mia.


"Sudah sayang" Jawab Maxel.


"Istirahat dulu,,,jangan banyak gerak yaa" Ucap Mario.


"Iya"


"Mia kakak minta jangan salahkan dirimu yaa,,,kamu tidak salah kok laki laki itu yang harus disalahkan" Ucap Widya.


"Eh,,,kamu tau siapa pelakunya?" Kaget Maxel.


"Iya,,,,seorang body gard kan" Ucap Widya.


"Apa kamu juga tau siapa yang memerintah dirinya?" Tanya lagi Maxel.


"Agh,,,,tidak" Jawab Widya.


"Yaa,,,,laki laki itu tidak mau memberi tahu siapa yang menyruhnya bahkan jarinya hampir habispun dia tidak pernah beritahu kita" Ucap Maxel.


"Mia kau pulanglah,,,,rumah sudah merindukan candamu disana. Widyakan sudah sadar" Ucap Mario pada Mia.


"Iya sayang,,pulanglah istirahat dengan benar" Lanjut lagi Widya.


"Baiklah,,,kakak cepat sembuh Yaa" Ucap Mia.


"Iya sayang"


"Bang Cel juga istirahatlah dirumah. Disini biar saya saja" Ucap Mario.


"Baiklah,,,,mari kita pulang nyonya muda" Ucap Maxel.


"Kami balik yaa kak,,,Assalamualaikum" Ucap Mia.


"Waalaikum salam" Jawab keduanya.


"Mario apa kau benaran tidak tau siapa yang mau melukai Mia?" Tanya Widya pada saat Maxel dan Mia sudah pergi.


"Saya tau" Jawab Mario.


"Anesa kan" Ucap Widya membuat Mario kaget.


"Kenapa kamu bisa tau?" Ucap Mario.


"Ya apasih yang tidak bisa kutau" Ucap Sombong Widya.


"Serius" Ucap Mario.


"Pada saat itu saya mendengar perbincangan Anesa dengan body gard itu,,,makanya saya tau akan ada penembakan disitu" Ucap Widya.


"Trus kenapa kamu tidak menyatakan pada saat sebelum operasi,,,,kau hanya menyatakan ciri ciru body gard itu" Ucap Mario.


"Saya tau jika keluargamu tau Anesa yang melakukan ini pasti hidupnya akan diakhiri dan akan ada perang mungkin antara Wijaya dan Ambrin" Jawab Widya.


"Benar juga,,,,sayalah yang membuat body gard itu untuk tidak menyatakan apapunĺ Ucap Mario.


"Bagaimana jika dia berkeluarga?" Ucap Widya.


"Semua sudah saya atur,,,fokuslah dengan kesehatanmu yaa" Ucap Mario.


"Assalamualaikum" Ucap Rika.


"Agh,,,,maaf yaa mengganggu yaa" Ucap Rika dengan salah tingkah.


"Hahaah tidak kok,,,kak dari mana?" Ucap Mario.


"Dari kampus trus singgah disini,,,,,tadi Marsel bilang kalau kamu sudah sadar" Ucap Rika.


"Baiklah,,,,apa kakak masih mau disini?" Tanya lagi Mario.


"Iya dong,,,,kalau kamu mau keluar pergi saja mba Widya sama saya saja" Jawab Rika.


"Terimah kasih kaka iparku" Ucap Mario.


"Pergilah jangan bertingkaj seperti Maxel" Ucap Rika Mario dan Widya hanya tertawa.


"Bagaimana keadaanmu dok?" Tanya Rika.


"Sudah membaik,,,,alhamdulillah" Jawab Widya.


"Tidak usah panggil dokter,,,Widya atau Widy saja" Ucap Lagi Widya.


"Gimana yaa,,,,secara umur kamu lebih kakak tapi gimana yaa" Ucap Rika.


"Santai saja,,,,saya tidak keberatan jika dipanggil adik kok" Ucap Widya.


"Tidak enak,,,dokter saja yaa" Ucap Rika.


"Tapi Mia dimana?" Tanya Rika.


"Mia sudah pulang tadi bersama Maxel" Jawab Widya.


"Saya bingung sama Mario" Ucap Rika.


"Bingung kenapa?" Tanya Widya.


"Kenapa cona dia harus menyembunyikan Anesa kepada keluarganya" Ucap Rika membuat Widya kaget.


"Kamu juga tau pelakunya" Ucap Widya.


"Iya,,,tapi saya juga takut beri tahu Marsel karena Mario melarangku" Ucap Rika.


"Mungkin ada rencana lainnya" Ucap Widya.


"Iya sih,,,,,kamu sudah makan?" Tanya Rika.


"Belum"


"Dokter tadi tidak menanyakan kamu sudah makan atau belum,,,,,saya akan pesan makanan kau mau makan apa?" Tanya Rika.


"Hahhah apa sajalah" Jawab Widya.


"Tapi kamu tidak ada larangan makan apapun kan" Ucap Rika.


"Tidak ada,,,,lagian inikan cuman tembakan" Ucap Widya.


"Seorang dokter yaa santuynya kebangetan pake lagian ini hanya tembakan segala lagi" Ucap Rika langsung memesan makanan lewat online.


Tidak lama menunggu suster membawakan makanan pesanan Rika. "Nyonya ini pesanannya" Ucap seorang suster.


"Baiklah terimah kasih yaa" Ucap Rika.


"Disinikan rumah sakit tapi panggilannya masih nyonya,,,,,terlalu formar. Apa mario juga dipanggil tuan disini" Celoteh Rika membuat Widya menahat tawanya.


"Saya tanya,,Apa Mario juga dipanggil tuan disini" Kesal Rika.


"Hahahah,,,,,kamukan menantu pemilik perusahaan ini jadi semuanya segan denganmu" Ucap Widya.


"Trus jika kamu sudah jadi menantu dikeluarga Wijaya apa kau akan dipanggil nyonya lagi" Ucap Rika.


"Assalamualaikum" Ucap Santika.


jangan lupa like komen dan vote💃😍