Mia Ayunda

Mia Ayunda
BAB30



***jangan Lupa like komen dan vote yaa manteman 🙏💜


*selamat membaca*😍***


~~


"Pergilah siap siap abang tunggu dibawah" Ucap Mario, Mia mengangkukan kepalanya.


"Mia sudah siap bang, ayo" Ucap Mia.


"Kalian mau kemana? " Tanya Handika.


"Kami akan pergi kebutik pa" Jawab Mia.


"Bikin apa kalian disana?" Tanyanya lagi.


"Astagfirullah papa, Mia dan Bang Mario akan pergi lihat perkembangan baju kita disana" Jawab Mia.


"Tidak usah cape cape kesana sayang, papa sudah kabari mereka dan mereka sudah mempersiapkan semuanya. Lagian itu butik keluarga kita jadi mereka pasti melakukan yang terbaik sayang" Ucap Handika.


"Agh, papa ini. Mia kan ingin main main dibutik pa, lagian Mia juga akan pergi bersama bang Mario, dan Mia akan menggunakan mobil agar tidak cape kesana" Ucap Mia.


"Baiklah, berhati hatilah sayang" Ucap Handika.


"Terimah kasih papaku sayang, assalamualaikum " Ucap Mia dengan menyalami Handika begitu juga dengan Mario melakukan yang sama dengan Mia.


"Waalaikum salam sayang" Jawabnya.


^


Dikediaman Ranaya, terlihat mereka telah duduk santai bertiga diluar keluarga. Raka sudah pulang dirumahnya setelah sarapan pagi itu, karena Mia terlihat sangat marah dan dia memilih untuk pulang saja.


"Apa kau bikin dirumah Handika tadi malam? " Tanya Ranaya.


"Tidur dan sarapan pagi saja pa" Jawab Raka.


"Astaga anakku, apa disini kau tidak mendapatkan sarapan pagi dan tidur malam ha" Ucap Ranti.


"Bukan begitu bu, Raka ada_" Ucap Raka tidak melanjutkannya.


"Ada apa ha" Tanya Ranti.


"Tidak, tidak ada apa apa bu" Jawab Raka.


"Agh, kau ini main rahasian sama ibumu" Ucap Ranti.


"Sudahlah itu masalah pribadinya, bagaimana hubunganmu dengan Mia sayang? " Tanya lagi Ranaya.


"Tidak baik pa" Jawab Raka.


"Tidak baik bagaimana? " Tanya Ranti.


"Mia minta putus pada saat saya kembali dari singapura bu" Jawab Raka.


"Apa kau sudah lupa sama sikapmu dulu bagaimana? " Ucap Ranaya kepada Ranti.


"Sikap bagaimana maksudmu ha" Bingung Ranti.


"Hahahah, kau kan dulu suka putusin saya hanya karena waktuku banyak habis bersama Handika bukan bersama"Ledek Ranaya, Ranti mencubit lengan Ranaya.


"Awww, sakit sayang" Meringis Ranaya.


"Apa yang dikatakan papa benar bu?" Tanya Raka.


"Tidak, jangan dengarkan ucapan papamu sayang" Jawab Ranti.


"Tuhkan perempuan mana ada yang salah" Ucap Ranaya.


"Papa, lagian pacar mana coba yang tidak marah jika pacarnya tidak ada waktu bersamanya ha" Kesal Ranti.


"Tuh, akhirnya mengaku juga" Ucap Ranaya.


"Trus bagaimana papa menaklukan ibu lagi pa? " Tanya Raka.


"Cukup kasih bunga atau coklat saja sayang" Jawab Ranaya.


"Benarkah"


"Tentu, perempuan itu sangat lemah jika sudah berhadapan dengan bunga dan coklat sayang, coba pada Mia" Ucap Ranaya.


"Cari tau dulu apa kesukaannya" Ucap Ranti.


"Tapi apa kesukaannya bu" Bingung Raka.


"Kau ini kurang berguru pada papamu, apa Mia tidak mempunyai teman dekat ha" Jawab Ranti.


"Ohh iya, terimah kasih pa, bu" Ucap Raka.


"Berbagilah bersama kami sayang, kami akan. mendukung setiap langkahmu" Ucap Ranti.


"Pasti Raka pergi dulu" Ucapnya langsung meninggalkan kedua orang tuannya.


^


Dibutik Mia dan Mario sudah tiba dan sudah melihat lihat hasil desain para desainer dalam butik keluarga Wijaya.


"Waw sudah lama sekali Mia tidak kesini bang" Ucap Kagum Mia.


"Jangan bilang terakhir kau kesini bersamaku" Ucap Mario.


"Iya bang, karena hanya bang yang selalu mengajakku jalan disini" Jawab Mia.


"Salam tuan muda dan Nyonya muda, apa ada yang bisa dibantu" Ucap Tanti(orang yang dipercaya menjaga butik itu).


jangan lupa like komen dan vote 🙏💜