
jangan lupa like komen dan VOTE🌹
~~
prakkkkkkk
"Astaga punya mata ga sih" Ucap Siska dengan kesal yang sudah dilantai bersama Mia dan Amel.
"Tau,,,itu pada mata_" Ucap Amel terhenti karena kaget melihat orang yang ada didepan mereka.
"Kak Anesa?" Guman Mia yang juga sama kagetnya dengan Siska dan Amel.
"Kenapa,,,,kenapa kalian hanya mangap" Ucap Anesa.
"Ihhh,,,,untung disini rame,coba saja sunyi pengen saya totol totol itu muka" Ucap Siska yang sudah emosi melihat kesongongan Anesa.
"Saya tidak ada urusan dengan kalian,,,,jadi jangan ikut campur. Urusab saya hanya pada anak manja ini" Ucap Anesa dan melihat kearah Mia. Mia yang merasa dilihat juga melihat balik sama tajamnya dengan Anesa.
"Perasaan saya tidak pernah punya masalah dengan anda kenapa anda memiliki masalah denganku" Ucap Mia.
"Hahahah,,,,dasar pelakor" Ucap Anesa,,sedangkan orang disekeliling merka memperhatikan itu. Mia tidak mempedulikan ocehan Anesa dia berusaha untuk menghindar.
"Kau mau kemana,,,kita belum selesai" Ucap Anesa dengan menahan tangan Mia.
"Lancang sekali anda menyentu tangan saya" Ucap Mia penuh ketegasa.
"Sudah deh,,,jangan cari masalah disini" Timpal ketus Siska.
"Kami tidak ingin mengotori tangan atau membiarkan suara emas kami ini keluar hanya untuk dirimu" Ucap Amel membuar Anesa murka.
Dilain meja ada mata yang memerhatikan mereka,,,mereka adalah Marsel dan Rika. Marsel sebenarnya sudah tidak tahan melihat perlakuan Anesa kepada Mia tapi Rika melarangnya membiarkan dulu mereka menyelesaikan masalah mereka.
"Saya sudah tidak tahan,,,,lepaskan saya" Ucap Marsel pada Rika.
"Sudahlah,,,biarkan dulu tidak akan terjadi apa apa" Ucap Rika dengan terus memerhatikan mereka.
"Mia pasti terluka,,,,dengan kata kata anak itu" Ucap Marsel.
"Mereka bertiga Anesa sendiri pasti merekalah yang menang" Ucap Rika.
Anesa sidah sangat murka dia ingin mempar Amel karena kata katanya yang sangat membuatnya mendidih tadi tapi aksinya ditahan oleh Mia.
"Turunkan tanganmu,,,,tolong yaa jangan bangunkan singan yang sedang tidur" Ucap Mia lalu pergi yang langsung diikuti Siska dan Amel. Melihat kemenangan Mia Marsel sangat bangga ternyata adiknya sangat tenang menghadapi orabg seperti itu.
Sedangkan Anesa makin panas,,rasanya dia sangat tidak terimah dengan kekalahan ini.
"Bagaimana,,,Mia ternyata sangatlah tegas dan tenang menyelesaikan masalah tidak sepertimu" Ucap Rika dan Marsel langsung melihat kearah istrinya yang merasa tersinggung.
"Apa katamu,,,,heyyy nyonya Marsel Mia itu turunan dari sikap saya" Ucap Marsel dengan menyombongkan dirinya.
"Terserahlah,,,,,sayang kapan kita mulai makannnya" Ucap Rika dengan sedikit manja membuat Marsel kaget.
"Apa kau sakit" Ucap Marsel dengan memeriksa suhu tubuh Rika.
"Ihhh,,,pengen es krim. plisss" Ucap Rika🙏.
"Baiklah kita kaman es krim saja bagaimana?" Tawar Marsel Rika langsung senang.
Dimobil Mia.
"Iya,,,,,coba deh tiap bicara kamu bergaya kayak tadi pasti semua laki laki akan takut mendekatimu" Ucap lagi Amel.
"Yeeee kamu itu bagaimana sihhh,,,trus kalau laki laki takuf dekati Mia. Mia tidak akan nikah dong" Ucap Siska dengan menyenggol lengan Amel sedangkan Mia hanya konsen dengan nyetirnya.
"Miaaa" Teriak Siska membuat Mia kaget.
"Apaan sih,,,kamu kita saya sudah tuli pake teria teriak segala" Ucap Mia.
"Lagian orang dari tadi muji yang dipuji hanya diam" Kesal Siska.
"Ya mau gimana dong" Ucap Mia.
"Mikirin apa sih?" Ucap Amel.
"Kemping kita nanti,,,,,kalian bawa pakaian saya yaaa untuk makanan biar saya saja" Ucap Mia.
"Siap big bos" Ucap keduanya membuat Mia senyum melihat kompaknya sahabatnya.
"Loh,,,,Mia kok malah kerumah kamu sih" Ucap Amel.
"Trus maunya gimana?" Tanya Mia.
"Yaa antarin pulang dulu lah" Ucap Siska.
"Lo lo pada kira saya supir apa ngantari kalian pulang,,,,,bawah saja mobil ini" Ucap Mia lalu keluar.
"Horang kaya gitu yaaa mobil tinggal dikasih kasih saja sama orang" Teriak Siska dijendela mobil membuat Mia balik dan mengajukan jempol.
"Assalamualaikum" Ucap Mia.
"Waalaimum salam nya" Ucap Rina.
"Ibu,,,Oma Opa ada dirumah bi" Ucap Mia.
"Ada nya,,diruang keluarga lagi nonton tv" Jawab Rina.
"Terimah kasih bibiku" Ucap Mia lalu pergi.
"Yehhh,,,,,,indosiar lagi" Ucap Mia melihat tontonan Ibi dan Oma nya sedangkan opanya fokus baca koran.
"Dari mana sudah hampir sore loh ini" Ucap Santika.
"Jalan jalan bu," Jawab Mia lalu duduk disamping Wijaya.
"Cucuku ini akan menjadi tante rupanya" Ucap Wijaya.
"Iya dong,,,,tapi Mia ingin menyambut baby baru itu" Ucap Mia.
"Sayang babynya masih sangat kecil,,,,dan kata Rika kita jangan dulu ribut ribut dia mau kasih kejutan pada Marsel" Ucap Santika membuat Mia mengerti.
"Sudah sana,,,pergilah mandi dulu" Ucap Mirna yang masih fokus pada tv nya.
"Yah,,,,oma itu terus yang ditonton" Ucap Mia lalu pergi.
"Papa" Ucap Mia yang melihat Handika baru tiba.
jangan lupa like komen dan juga sertakan dengan VOTE🌹untuk mendukung karya thour agar terus semangat💜