
jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara baca like komen dan berikan dari VOTE untuk mendukung Thour untuk terus semangat berkaya🌹
~~
"Papa" Ucap Mia yang melihat Handika baru tiba.
"Iya sayang" Ucap Handika dan Mia langsu datang dan mendekati Handika.
"Sayang,,,,kalian mandilah dulu setelah itu baru bermanja lagi" Ucap Santika.
"Itu ibumu cemburu sayang" Ucap Handika dan memberikan kecupan pada Mia.
"Ada maunya itu Han" Ucap Mirna melihat cucunya itu.
"Apa benar sayang,,,,apa uang jajanmu kurang" Ucap Handika.
"Mia tidak pernah merasakan kekurangan apapun mengenati materi ataupun kasih sayang" Ucap Mia yang makin manja.
"Trus kamu tumbenan looh,,,,bentar lagikan sudah menjadi tante tapj kenapa masib manja saja" Ucap Wijaya membuat Mia langsung pura pura pasang muka sedih.
"Apa jika sudah jadi tante Mia tidak bisa bermanja,,,tante Santi saja sudah punya anak masih saja bermanja pada ibu" Ucap Mia membuat Wijaya merasa bersalah karena ucapannya tadi.
"Opamu hanya bercanda sayang" Ucap Santika.
"Kau kenapa,,,tumbenan saja biasanya juga tidak semanja ini" Ucap Lagi Santika.
"Papa" Ucap Mia.
"Katakanlah,,,,apa yang mau kau minta" Ucap Handika.
"Mia butuh picnik" Ucap Mia ragu ragu.
"Ohhh ternyata cucuku butuh picnik,,,,biar tidak panik yaaa" Ucap Wijaya diringi dengab tawa.
"Tuh opa saja ngerti" Ucap Mia,,,Handika masih belum menanggapi permintaan Mia.
"Bolehkan pa?" Ucap Mia.
"Mia maunya kemana,,,,biar papa cari jadwal kosong yaa" Ucap Handika.
"Agh,,,,papa ini urusan anak muda" Ucap Mia.
"Mia akan picnik bareng Siska dan Amel saja,,,rasanya rindu saja momen liburan sama mereka" Ucap Mia.
"Mia maunya picnik dimana?" Tanya Wijay.
"Dijogja opa" Jawab Mia membuat Handika kaget.
"Sayang apa itu tidak kejauhan,,,,disinikan banyak tempat untuk picnik" Ucap Handika penuh ketakutan putrinya kenapa kenapa.
"Mia maunya disana,,,,rasanya rindu saja dengan Villa disana" Ucap Mia.
"Sudahlah,,,,lagian dia juga sudah besar tidak baik dilarang larang" Ucap Santika.
"Papa izinin,,,,,tapi kalian harus diikuti oleh body gard papa" Ucap Handika membuat Mia cemberut.
"Papa Mia yang paing ganteng sedunia. Mia ping anti sama orang orang gituan. Lagian Mia pasti baik baik saja ko" Ucap Mia.
"Papa takut kamu kenapa kenapa sayang" Ucap Handika.
"Ikuti saja mau putrimu itu,,,,lagian dia tidak akan pergi sendirian disana" Ucap Wijaya.
"Wah,,,,selamat sore semuanya" Ucap Maxel.
"Agh,,,,Maxel ikut picnik kamu yaaa" Ucap Handika.
"Tidak mau papa,,,entar sampai disana bang Cel malah pacaran trus saya sama Siska obak nyamuk gitu" Ucap Mia membuat Santika dan Mirna tertawa kecil.
"Agh,,,,abang juga belum bisa ikut picnik. Ada banyam kerjaan diluar kota" Ucap Maxel yang memang terlihat sangat capek.
"Assalamualaikum" Ucap Rika dan Marsel.
"Waalaikum salam" Jawab semuanya.
"Wihhhh,,,,penganten baru" Ucap Maxel.
"Ohhh kalian pergi liburannya sama Rika dan Marsel saja sayang sekalian mereka bulan madu saja" Ucap Handika yang masih saja cari alasan.
"Agh,,,,papa untuk apa bulan madu lagi kan sud_" Ucap Mia terpotong karena dapat kedipan dari Rika.
"Sudah apa?" Kepo Maxel.
"Yaa,,,,,,sudah bulan madunga dirumah saja yaaa kan sama saja" Ucap Mia.
"Papamu ini terlalu khawatir,,,,Handika putri juga butuh liburan kali" Ucap Mirna,,,,Mia merasa senang karena banyak dapat dukungan.
"Mia mau liburan dimana emangnya?" Tanya Marsel.
"Jogja bang" Ucap Mia.
"Wihhhhh,,,,jogja" Ucap Maxel.
"Sudah kalian ini,,,,pergilah mandi dulu setelah itu kita bicarakan lagi liburannya yaa" Ucap Santika membuat Mia malas.
"Sayang,,,,jangan gitu dong mukanya,,,,iya papa izinin ko" Ucap Handika dengan spontan Mia memeluk Handika.
"Terimah kasih pa,,,,Mia sayang papa" Ucap Mia lalu mencium pipi Handika.
"Mia mandi yaa" Ucap Mia langsung pergi.
"Masih sangat mengemaskan" Ucap Wijaya.
"Marsel sama Rika juga keatas yaa" Ucap Marsel lalu mereka pergi.
"Apa kau hanya mau duduk disitu" Ucap Wijaya pada Maxel.
"Opa,,,,diperusahan tadi ada banyak masalah" Keluh Maxel.
"Masalah apa" Ketus Wijaya.
"Ada banyak,,,,semua pada aneh aneh kelakuannya. Mereka bekerja tidak sesuai keinginanku pa" Ucap Maxel merasa prustasi.
"Sabar yaa,,,,hadapi masalah itu harus sabar dan serahkan pada Allah" Ucap Santika yang melihat anaknya begitu pusing.
"Kau itu,,,,pergilah mandi" Ucap Wijaya. dengan berat Maxel berdiri.
"Nya,,Nyonya" Teriak Bi Rina membuat Wijaya Mirna dan Santika kaget.
jangan lupa like komen dan VOTE🌹