Let's, Divorce

Let's, Divorce
Part 88



🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Di dalam kamar mandi, Viana yang tak mungkin memakai shampo untuk membersihkan diri akhirnya meminta tolong Andra untuk minta pada Bunda, Viana ingat betul ia masih punya stock tiga botol namun semunya tak ada kurang dari satu bulan padahal ia dan Andra mandi seperti biasa cukup 2 sampai 3 kali sehari, tentunya ini diluar akal seorang Viana yang tanpa ia tahu jika tersangka penghabis sabun ya suaminya sendiri.


Cek lek


Andra masuk ke dalam kamar mandi tanpa mengetuk dan izin dulu, dan itu sedikit membuat Viana kaget.


"Nih, sabunnya," kata Andra sambil menyodorkan sebotol sabun yang untungnya Viana dan Bunda memakai produk yang sama.


"Sabun pada kemana sih?" tanya Si bumil kesal.


"Kemana? emang aku minum," sahut Andra sambil mengusap tengkuknya sendiri, ia takut Viana tahu jika selama ini Andra sering main main dengan sabun jika sedang berhasrat.


Andra tak pernah mau memaksa, ia lebih memilih jalur instan asal bisa sampai ke puncak pelepasan tapi, tentunya dengan bayangan istri sendiri, bukan orang lain yang tak halal untuknya. Andra yang pernah melihat tubuh polos Viana saat masih langsing tentu tak sulit untuk berfantasi liar.


"Aneh aja gitu, makin sekarang kenapa makin boros banget sih sama sabun," oceh Viana yang menurutnya ini sebuah misteri yang harus terpecahkan dalam waktu cepat.


Andra hanya bisa diam menahan senyum, jika ia jujur sudah pasti ia akan malu karna bersikap layaknya bujangan, tapi ia juga ingin Viana tahu hingga paham jika ia butuh sentuhan yang bisa memuaskan hastrat biologisnya.


"Pernah sih, beberapa kali sengaja aku tumpahin, Vi."


Viana yang mengira salah dengar sampai meminta Andra untuk mengulangnya kembali, agar apa yang di ucapkan Andra benar-benar bisa ia pahami.


"Gimana-gimana? sengaja di tumpahin?" tanya Viana yang kini semakin dekat bahkan perutnya yang buncit sudah hampir menempel dengan Andra saking mereka tak berjarak nya.


Otaknya pria itu kini sidang berhasil kabur travelling jauh entah kemana karna wanita halal di depannya kini hanya memakai handuk yang menutupi dua bagian inti tubuhnya yang sensitif.


Jangan tanya bagaimana seksinya istri dari seorang Andra putra Bramasta itu saat ini sebab bagian handuk depan pahanya terangkat lebih tinggi. Jika saja ia iseng menarik si handuk sudah bisa di pastikan tubuh polos berisi itu akan jelas terlihat di depan matanya.


"Sakit kepala itu minum obat, ngapain juga numpahin sabun?" tanya Viana.


Wanita cantik itu hanya tahu bagaimana caranya berhubungan badan layaknya suami istri yang baik dan benar tapi ia tak pernah paham bagaimana caranya 'main sendiri' tanpa lawan, itu semua karna memang Viana tak pernah berpacaran dan tentu hidupnya selalu bersama orang-orang yang yang bisa menjaganya, bukan justru membawa Viana ke hal-hal di luar jalur.


"Ini sakitnya beda dan luar biasa, obatnya kalau bukan kamu ya sabun," jawab Andra.


Drama sabun habis pun ternyata membuat Viana menunda mandinya, ia malah berdebat dengan sang suami tentang sesuatu yang tak ia pahami.


"Aneh ih, sekarang kamu kayanya hobby banget bohongin aku, dosa loh, Untung gak ada kuncen akherat disini, coba kalau ada, udah dapet nomer antrian deh, sumpah!" oceh Viana.


.


.


.


Yuk, buktiin kalau memang kamu gak percaya, tapi jangan salahin aku kalau kamu ketagihan jadi obat untukku..