Let's, Divorce

Let's, Divorce
Part 59



🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Maksud mu apa?" tanya Viana kaget, ia bukan kaget dengan permintaan mantan kekasih suaminya itu tapi yang membuat Viana kaget tentu soal Haura tahu keadaannya yang sedang berbadan dua.


Tak perlu bertanya, Viana sudah menebak jika pasti Andra yang memberi tahu Haura, entah apa maksudnya tapi ia benar-benar tak terima, sejauh ini Viana menutup rapat semua masalahnya termasuk pada Si kembar Lala dan Lili, tapi Andra justru tanpa sepengetahuan nya malah membeberkan kondisinya yang sedang hamil, rasa kecewanya kian bertambah padahal ia sudah mulai sedikit mengikis rasa kesalnya.


"Bukankah kamu bisa melanjutkan sekolah mu di rumah? kenapa masih nekat untuk datang kalau memang kondisimu tak baik-baik saja. Jangan egois, Vi. Kita sudah mau ujian dan Andra sudah berkali-kali bolos dan itu pasti karnamu, sebab yang ku tahu kalian sama-sama tak masuk," ucap Haura dengan nada kesal dan mata berkaca-kaca.


Dulu, gadis itu pikir bersama dengan Viana akan jauh membuat orang yang di cintainya itu lebih baik, ia yang sedang mati-matian berusaha ikhlas akhirnya di patahkan dengan kenyataan seringnya Andra tak masuk, mereka yang satu kelas tentu membuat Haura tak bisa menutup mata dan telinganya. Ada saja yang bertanya padanya padahal jelas mereka tak lagi bersama apalagi saat sadar jika Viana pun tak masuk.


Seperti hari ini, dari yang Haura dengar mobil Andra sudah ada di parkiran tapi pemiliknya entah kemana, dan sekarang Haura malah melihat Viana berada di kantin dengan tas di atas meja, yang awalnya ingin tak perduli tapi rasa kesalnya terpancing tiba tiba.


"Datang atau tidak ke sekolah, itu bukan urusanmu termasuk soal Andra, aku yang selama ini sakit sendiri tak pernah meminta apapun padanya. Jika kamu tak suka, kamu bisa bicara dengan mantan kekasihmu itu!" tegas Viana yang langsung bangun setelah ia bicara dengan penuh penekanan.


Rasa tak terima di tuduh sebagai penyebab bolosnya Andra tentu merusak suasana hati Viana, belum lagi ia sedang merasa lapar dan lelah usai berjalan kaki menuju sekolah. Tapi, ia yang tak punya tenaga untuk kembali kabur akhirnya memilih tetap masuk kedalam kelas setelah pindah tempat untuk bersembunyi.


.


.


.


"Ada apa? akhir-akhir ini lo aneh, Vi." pertanyaan Lala tentu sontak membuat Viana menoleh.


"Hem, gak apa-apa, pulang yuk" ajak Viana sambil membereskan barangnya, dua temannya yang sedang saling pandang itu pun di sadari olehnya, tak ingin mendapatkan pertanyaan lagi Viana langsung pamit dan pergi.


Ia yang berjalan kaki sendiri merasa tak nyaman saat ada beberapa murid memandangnya dengan tatapan lain, karna seingat Viana selama ini ia tak pernah jadi pusat perhatian, tapi berbeda dengan sekarang yang ada saja secara langsung atau sengaja membicarakannya sampai terdengar oleh telinganya sendiri.


Viana yang baru mau memesan taksi online pun di kagetkan dengan kedatangan Andra, ia yang sempat mengedarkan pandangan ke sekitar yang ternyata masih ramai langsung kabur menjauh.


"Mau kemana? ayo pulang," ajak Andra.


.


.


.


Pulang sana sama MANTAN mu itu..