That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)



menjadi seseorang yang di percayai oleh pihak universitas kini berhasil membuat nya menjadi orang yang benar benar di kelilingi oleh kesibukan di kala akan menjelang nya sebuah acara


sepulang dari universitas yang padahal acara belum selesai di selenggarakan, namun kini diri nya pun memilih pamit pulang lebih cepat dari pada yang lain, entah mengapa, namun hati nya pun memaksa untuk pulang siang ini juga


diri nya bertemu dengan Bunda di kala perjalanan pulang nya, namun hal yang aneh, kali ini, Bunda kini terlihat jauh berbeda dengan Bunda yang sekarang tengah berdiri menatap nya dengan tatapan yang sulit di arti kan


"assalamualaikum Bunda,, Bunda terlihat natural banget hari ini Bund, tanpa mengenakan make up Bund,,, jauh berbeda dengan Bunda yang mengenakan make up,, lebih kelihatan cantik nya kalau menurut aku,," kata nya di kala melihat Bunda yang tiada henti nya menatap nya dalam diam


mendengar hal itu kini Bunda pun menarik tangan nya dengan segera, kemudian memeluk tubuh nya dengan begitu erat


jujur, hal ini bahkan membuat nya begitu terkesiap, dan bahkan merasa cukup bingung secara bersamaan, namun diri nya pun mencoba untuk mengerti dengan apa yang bunda lakukan terhadap nya kali ini


"maaf ya Bund, jika ucapan aku cukup menyinggung hati Bunda, bukan maksud aku untuk begitu Bunda?" ucap nya dengan mengusap punggung Bunda yang masih saja memeluk erat diri nya


"oh iya Bund, Keenan pasti akan merasa begitu senang, jika mengetahui Bunda ada di sini, semalam dia demam nya cukup tinggi Bund, tapi syukur lah,, demam nya sudah mereda pagi ini, kini benar apa yang pernah Bunda kata kan dulu sama aku, kalau sakit, dia akan sedikit manja ya Bund, semalam saja tidak mau melepas pelukan sama aku, ya walau dia sendiri tertidur dengan pulas,,?" tutur nya lagi mencoba mengalih kan rasa sedih Bunda yang mungkin diri nya memang merasa Bunda terpukul dan cukup tersinggung karena ucapan nya di awal pertemuan tadi


"nggak masalah Ay, Bunda,,, Bunda baik baik saja,," tutur Bunda yang mulai melepas pelukan kedua nya


mendengar hal itu kini berhasil membuat nya merasa cukup bingung, mengapa Bunda yang sekarang di temui nya kini, sungguh berbeda dengan Bunda yang dahulu, karena yang sekarang,, Bunda terkesan begitu banyak diam nya,, karena memang diri nya sendiri pun mengetahui jika Bunda orang nya begitu aktif apa lagi jika sudah bertemu dengan nya


"kita pulang ya Bund, ayo kita ke rumah, Bunda harus segera bertemu dengan Keenan,, dia pasti akan merasa begitu senang,, jika mengetahui Bunda ada di sini, karena semalam dia cukup banyak bercerita panjang lebar sama aku Bund, sempat bilang juga kalau dia mau mengajar kan aku mengaji Bund, terus dia bilang kata nya dia lagi kangen sama Bunda, tapi malam itu,, aku nggak tahu harus gimana, jadi aku hanya berusaha untuk mencoba mendengar kan saja keluh kesah nya, dan sekarang syukur lah jika Bunda ada di sini, pasti dia akan merasa begitu senang jika Bunda ada di sini apa lagi untuk mengunjungi kita di sini,,


kata nya kalau dia sakit dia selalu merasa ingin di temani Bunda, awal nya aku juga bingung Bund, bahkan aku tidak menyangka sedikit pun jika dia memang selalu mau seperti ini, aku bahkan juga tidak mengetahui nya perihal ini Bund, jadi pada awal nya aku mengira dia tidak akan demam setinggi ini, jadi aku tidak mengabari Ayah Bunda di rumah, tapi syukur lah, mungkin firasat ibu sama anak memang kuat ya Bund,,?" tutur nya di kala kedua nya tengah berjalan menuju rumah nya


"kok di rumah cukup ramai Bund, ada apa,, bahkan Ayah Mama sama Papa juga ada di sini,,?" tanya nya yang sontak saja menggantung di kala melihat sebuah bendera berwarna kuning tertempel di dinding rumah nya


"Bunda,, Ay mohon jawab pertanyaan Ay,, ini nggak mungkin terjadi kan Bund, aku harus segera memastikan nya ke dalam" ujar nya dan kemudian segera berlari ke dalam rumah tanpa mau menanggapi siapa pun orang yang memanggil nya di belakang sana


di tengah keramaian, diri nya melihat ada seseorang yang sudah terbujur kaku, entah siapa itu bahkan diri nya sendiri pun merasa bingung, bahkan sekaligus merasa penasaran dalam satu waktu,, dengan siapa kah orang yang berada di tengah keramaian itu, namun dengan langkah gontai, diri nya pun mencoba untuk mendekat, meski cukup banyak orang yang berusaha untuk mencegah nya mendekat, pada keramaian tersebut, namun hal itu justru tidak di hiraukan oleh nya sendiri


kedua kaki nya seakan terus melangkah ke depan sana, seiring dengan rasa penasaran nya yang kian waktu kian membesar juga menggebu dalam hati nya


sampai,, pada akhir nya diri nya sampai, di samping sosok yang terbaring lemah tersebut


mulai meluruh kan tubuh nya, duduk bersimpuh, lebih tepat nya lagi, di samping kepala orang yang terbaring lemah ini, kini kedua tangan nya itu terulur untuk membuka kain yang menutupi kepala orang yang ada di hadapan nya


hingga diri nya pun di buat terkejut di kala melihat sosok yang terbaring lemah terbujur kaku tanpa nyawa ini


melihat hal itu kini hanya membuat nya mematung dengan seketika, tidak tahu lagi diri nya harus berkata seperti apa, di kala melihat Mahen yang sudah terbujur kaku dengan tubuh yang dingin di tengah keramaian orang yang berlalu lalang dengan kesibukan masing masing di sini


"Nan, ini nggak mungkin kamu kan, ini pasti semua nya keliru, ini nggak mungkin kamu, kenapa,,?" tutur nya yang mulai berderai air mata


tanpa aba aba dan tanpa bisa di cegah nya tentu nya, kini ke-2 pelupuk mata nya mulai mengaliri butiran bening, menangis dengan kian waktu kian menderas, membuat nya tak sanggup lagi untuk melihat jasad Mahen di hadapan nya, namun apa pun yang terjadi diri nya tahu benar, jika diri nya memang harus lebih kuat dari siapa pun


"akh,, haha,, mengapa ini harus terjadi Nan, kamu pasti tengah membohongi ku kan sekarang, kamu pasti sedang mengerjai ku kan sekarang,, di mana kamu menyimpan kamera, asal kamu tahu,, aku nggak akan pernah bisa kamu bohongi lagi Keenan,, kumohon jawab lah pertanyaan aku ini Keenan,," ucap nya dengan tersenyum hambar dan terkesan penuh pilu


_**That Naughty Girl Is My Wife (LDN)_


Ahad, 6 Agustus 2023**