
"kakak akan pergi ke Kalimantan tengah, selama dua tahu,, aku nggak bisa komunikasi lagi dong sama mas Gus,, aku nggak bisa cerita lagi sama kak Aisha,, bahkan Mauza juga nggak bisa ketemu lagi sama Muezza,," keluh nya dengan tatapan kosong nya
"sebenar nya kakak masih bingung sih, entah mengikuti pelatihan advokat, atau lanjut pendidikan S2 lagi di sana, proses sebagai jaksa" lanjut kak Sandi
namun mendengar hal itu, kini berhasil membuat kak Sandi yang mendengar malah tersenyum lebar
"kamu nggak tahu,, kan ada suami kamu?" jawab kak Sandi yang berhasil mengundang kerutan pada kening nya
"suami, Keenan maksud kakak,, apa hubungan nya?" tanya nya yang merasa benar benar di buat bingung
"hhhhh,, kebiasaan banget deh kalau ngomong itu yang jelas kak, jangan berbelit belit, heran aku?" ujar nya merasa tak habis pikir
"suami kamu kan bisa juga lihat mas Gus,, lihat yang ghaib ghaib gitu, inti nya sama seperti kakak lah yang bisa komunikasi sama mas Gus mu,," lanjut kak Sandi yang berhasil membuat nya tercengang
"kakak serius, bisa gitu,, kok dia nggak pernah kasih tahu aku, atau bahkan bercerita sama aku sih?" tanya nya
"bisa jadi dia malu mengakui nya sama kamu,, karena kakak juga gitu sama kak Aisha,, awal nya kakak malu,, takut juga nggak di percaya,, karena memang gini kan, kalau yang punya kelebihan gini nggak punya banyak teman, di mana mana yang dendam sama kita saja,," jelas kak Sandi
"gitu yah,, tapi ini yang aku bicara kan serius lho kak, dia benar benar nggak pernah ada bilang sama aku, atau bahkan,,, menunjukkan tanda tanda kalau dia memang bisa gitu,," jawab nya
"iya,, kakak serius deh, dia memang bisa gitu, kalau nggak percaya kamu bisa tanya saja sama dia nya langsung,,?" tutur kak Sandi yang berhasil membuat nya terdiam
"ya',, ya sudah,, kakak ke ruang rektor dulu ya, ada yang harus kakak selesai kan di sana, assalamualaikum,,?" ucap kak Sandi seraya berdiri, yang kemudian beranjak pergi meninggal kan diri nya seorang diri di bawah pohon besar ini
diri nya duduk bersandar sambil memejam kan kedua mata nya di bawah pohon besar yang biasa nya di jadi kan tempat konser dadakan para mahasiswa
pikiran nya pun mulai berkecabang ke mana mana, antara memikir kan kebenaran yang mungkin saja benar atau kah tidak
'apa kah yang di bilang kak Sandi memang benar ada nya,, dia memang bisa melakukan hal itu,, tapi,,, kenapa dia tidak pernah bercerita sama aku,,?' batin nya
tidak lama kemudian,, Surya yang melihat nya termenung pun segera menghampiri nya dan terduduk di samping tempat duduk nya
"kalau ngantuk tidur di fakultas kesehatan Ay, bukan malah di sini,," sapa Surya yang memilih berbasa basi dan berhasil membuat nya membuka kedua mata nya dengan perlahan
"apaan si, gue nggak tidur juga" jawab nya dengan jutek dan mencebik kan bibir nya
laki laki blasteran Amerika Indonesia itu pun mengurung kan niat nya untuk memberikan diri nya susu kotak rasa coklat saat melihat diri nya tengah mengeluarkan kemudian meminum susu kotak varian full cream
Surya pun memilih untuk meminum susu tersebut untuk diri nya sendiri "baru saja mau gue kasih, nyata nya sudah keduluan saja niat hati gue" tutur Surya seraya memandangi pemandangan di depan
mendengar hal itu, kini hanya berhasil membuat nya terkekeh kecil "gue lupa bilang, varian favorit gue rasa full cream" jawab nya dengan tersenyum sinis
"kok berubah nya cepat, perasaan waktu pdkt lo senang banget sama rasa coklat?" tanya Surya mengenang masa lalu dan menoleh ke arah nya
"zaman kapan itu ya, perasaan gue saja bis berubah, apa lagi rasa favorit gue" jawab nya dengan merotasi kan kedua mata nya
"hmm,, bisa jadi,," sahut nya dengan enteng dan mengangguk dengan pelan
"jadi,, nggak mau suka sama susu coklat lagi nih,,?" tanya Surya seraya mendelik
yang bisa di arti kan, jadi,, nggak mau suka sama Surya lagi nih,,?
"bukan nggak suka, cuman sudah keganti saja, lo bawel deh akh,, jangan sampai lo sama gue gelut di lapangan,," sahut nya yang mulai merasa tidak nyaman karena terus berdua an dengan Surya meski di tempat yang ramai
jauh di ujung balkon universitas sana, kini terlihat Mahen yang sedang memperhatikan nya, lebih tepat nya, memperhatikan kedua nya dengan saksama, juga dengan teman teman nya tentu nya
"gue penasaran deh Hen,, gimana si, reaksi istri lo kalau dia lagi pup?" tanya Dimas dengan ngasal dan berhasil membuat Mahen yang mendengar tersulut emosi
"lo kalau mau cari mati jangan di sini, ini tempat belajar, ayo baku hantam di lapangan sekalian, biar semua orang tahu, sebejat apa lo sebenar nya?" jawab Mahen dengan cepat dan dengan tatapan mata elang yang tajam khas nya
"bukan gitu bro,, sans dong Hen,, jadi gini, banyak orang yang bilang,, kalau secantik cantik nya,, atau setampan tampan nya cewek atau cowok, ekspresi mereka bakalan jelek juga kalau mereka sedang pup,, gue juga sekaligus penasaran si sama reaksi lo,, gimana gitu, reaksi lo kalau lo lagi pup?" jelas Dimas yang berhasil mengundang gelak tawa dari teman teman nya
"hahahaha,, jadi secara tidak sadar lo bilang Mahen tampan,, ada apa nih dengan kalian,, jangan bilang lo tertarik sama om Mahen Dim?" seru Bagas
"apaan si,, nggak ya, gue masih cowok tulen,, gue masih cowok normal,, nggak mungkin banget lah kalau gue tertarik sama si makhluk lemari pendingin dengan 10 pintu ini" jawab Dimas
"gitu ya,, jadi gimana Hen, lo,, boleh dong, minta sama istri lo, foto dia saat dia di kamar mandi?" tanya Atlas yang ikut ikutan
"kalian apaan sih,, nggak ya, sadar dong, hargai gue yang jadi suami nya,, lama lama gue mumet juga di sini sama lo pada,,!" ujar Mahen seraya berjalan sendiri
"eh lo mau ke mana hen?" tanya Bagas
"bawah,, nggak tahan gue lihat istri sendiri di dekati orang asing kayak dia?" jawab Mahen tanpa menoleh menatap ke arah Bagas yang bertanya
beberapa saat kemudian
"apa?" tanya nya yang melihat uluran tangan kanan Mahen yang tiba tiba
"yuk pulang,, siang ini kamu masakin makanan buat aku yah?" jawab Mahen tanpa mau memperdulikan Surya yang menatap nya dengan heran
"oy santai dong,, lo nggak lihat gue lagi ngobrol sama istri lo?" tanya Surya
"nggak,, dia harus pulang,, anak nya minta makan" jawab Mahen datar, dan mengundang senyuman kecil dari bibir nya yang seraya ikut berdiri dan menggenggam tangan yang Mahen ulur kan
_**That Naughty Girl Is My Wife (LDN)_
Selasa, 1 Agustus 2023**