That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)



akh,, Mahen sudah salah sebelum nya, pertanyaan yang benar yang harus nya di pertanyakan adalah, mengapa laki laki itu baru sadar, jika mempunyai istri yang mempunyai paras cantik rupawan jika di lihat dari sudut pandang yang benar dan, dekat seperti saat kedua nya masih di dalam mobil tadi


yaah, saat diri nya memandangi wajah Mahen tadi, tidak bisa di pungkiri, jika laki laki ini takut salah tingkah nya terlihat jelas oleh nya pribadi yang masih terduduk di samping Mahen sendiri, di tatap dengan selama itu, baru laki laki ini alami, meski dengan tatapan yang sedikit terkesan jengkel, namun sama saja, Mahen takut blush nya terlihat oleh nya


berbicara perihal Mahen, yaah, memang benar ada nya, laki laki ini meski terlihat dingin dan datar, namun di tengah keluarga, laki laki ini akan mudah malu hingga wajah nya akan terlihat merona, apa lagi jika Mahen sendiri mendapat kan pujian


tidak ingin banyak berpikir, kini Mahen pun mulai mencari keberadaan nya setelah sebelum nya selesai dengan membersihkan diri, entah ke mana dia pergi? pikir Mahen


cara agar wanita tidak marah


jangan terpancing emosi


tunjukkan rasa peduli


meminta maaf dan mengakui kesalahan


mendadak romantis


jadilah pendengar


berikan hadiah kejutan


ajak makan malam


berikan pelukan hangat


hasil yang Mahen tangkap, kala laki laki ini mencari tahu mengenai perihal wanita, hhhhh, yang benar saja, laki laki ini harus melakukan delapan hal sekaligus, harga diri nya bisa anjlok jika seperti itu cara nya, hus, memang harga sembako? namun tak apa, semua akan Mahen usaha kan, mencari sambil berjalan dengan tujuan entah kemana, karena tujuan nya sekarang hanya satu, mencari dan mendapatkan maaf dari nya


hingga netra laki laki ini teralih kan kala melihat nya tengah bergelut dengan alat masak di dapur, hhhhh, heran saja, kenapa wanita ini masih bisa memaksakan diri untuk memasak, padahal laki laki ini cukup tahu, jika tangan kanan yang selalu menjadi perkakas nya sedang dalam keadaan yang tidak baik baik saja


mulai menghampiri nya, dan berhenti melangkah tepat, di belakang nya


"kata nya tangan nya lagi sakit, kok malah masak di sini?" tanya Mahen dengan mengelus lembut kedua bahu nya dari belakang


rasa kaget itu memang tidak bisa di hindari nya, namun masih bisa di tahan nya, karena malas berdebat dengan laki laki di belakang nya


dengan perlahan, kedua tangan yang sebelum nya mengelus lembut bahu nya itu, kini berganti menjadi menarik nya, dan membawa nya duduk di kursi meja makan dengan lembut


melangkah ke arah laci kitchen set, mengambil kotak obat, kemudian kembali menghampiri nya dan menggeser kursi meja makan, hingga kedua nya duduk dengan berhadapan tanpa halangan


jujur, ada rasa yang sedikit mengganjal kala pria ini membantu nya mengobati luka nya, bukan merasa jijik, hanya saja, terdapat luka sayatan juga yang nyaris membuat laki laki ini kaget, padahal tadi laki laki ini merasa hanya menarik pergelangan tangan nya saja tanpa melukai nya lebih, bahkan hingga mendapat luka sayatan seperti ini, lalu,, dari mana luka sayatan ini di dapat kan nya?


apakah mungkin?,,, akh,, tidak,, seharus nya hal itu tidak mungkin terjadi, karena memang diri nya sudah cukup lama tidak mengalami nya lagi


memang sejak tadi, laki laki merasa ada yang tidak biasa, mulai dari laki laki ini yang keluar dari kamar mandi, terdapat pisau cutter di depan cermin tepat di dalam kamar mandi, membuat nya merasa pikiran negatif itu tidak bisa di hindari nya lagi


"tahan dikit ya Ay, ini bakalan sedikit sakit, tapi cuman bentar gue janji" ucap Mahen kala hendak mengusap lembut luka nya menggunakan kapas yang sudah di tambah kan sedikit alkohol, namun hanya membuat nya terdiam saja


"huuh,, huuh,, huuh,, kalau bisa luka nya jangan dulu terkena air ya Ay, sampai alkohol nya benar benar mengering?" tutur Mahen kala sudah selesai membereskan juga menyimpan kembali kotak obat nya seraya kembali duduk di hadapan nya lagi


"Ay, mata nya kenapa sembab gitu?" seru Mahen yang merasa terkejut, kala kedua tangan laki laki itu berusaha menarik lembut kedua bahu nya dari depan hingga membuat nya mengangkat kepala, namun dengan menatap ke arah bawah


"lo abis nangis, kenapa hmm, cerita sama gue" tutur Mahen yang tidak bisa menyembunyikan rasa khawatir nya


"Ay, gue tahu, tindakan gue hari ini, benar benar keterlaluan sama lo, karena itu gue minta maaf, gue tahu gue salah, nggak seharus nya gue sekasar itu sama lo tadi, gue benar benar minta maaf Ay, lo mau maaf kan kesalahan gue ini hmm, tapi,, kalau nggak juga nggak masalah Ay, gue sadar kesalahan gue benar benar kelewatan hari ini, tapi,, gue mohon Ay, jangan diemin gue kayak gini, lo ingat ucapan bunda waktu itu kan, gue nggak biasa lo diemin, karena gue mulai terbiasa dengan kehadiran lo, gue,, gue menyesal Ay,," tutur Mahen dengan menunduk dalam, menyesali apa yang telah di perbuat nya, dan berhasil membuat rasa iba itu tumbuh dalam diri nya


mulai menggeleng kan kepala nya dengan pelan, kini diri nya pun mulai tersadar "nggak nan, lo nggak sepenuh nya salah kok, ini bahkan bukan salah lo,,


dah malem, gue nggak sempet masak yang lain, malam ini lo makan nasi goreng dulu ya, sisa tadi pagi, lo makan ya, gue capek, gue mau istirahat duluan ya?" imbuh nya seraya melirik sekilas seporsi nasi goreng yang sempat di buat nya tadi, kemudian beranjak, membuat Mahen sontak mendongak menatap nya


"nggak Ay, jangan pergi, gue tahu, lo juga belum makan kan, duduk lagi ya, kita ke kamar bareng nanti?" ajak Mahen dengan menarik lembut tangan kiri nya


"tapi,, gue cuman sempet bikin nasi goreng satu piring, itu juga nasi sisa tadi pagi, lo aja, gue nggak lapar" jawab nya dengan membuang tatapan nya


"kita makan ini aja, gue nggak nerima penolakan pokok nya, gue mau lo makan, atau,, mau lo yang gue makan?" ucap Mahen dengan di akhiri bisikan lembut tepat di depan telinga nya, membuat nya bergidik ngeri


"nan, apaan si', gue serius!" seru nya dengan berujar, dalam hati takut jika salah tingkah nya terlihat jelas oleh Mahen


"xxi, gue cuman bercanda Ay, tapi,, gue juga serius kali ini, gue cuman mau makan sama lo, bukan nya lo tahu sendiri, kalau gue nggak biasa makan sendiri?" jawab Mahen mengingat kan


"ck, kenapa laki laki kayak lo bisa manja banget si', bisa kan makan sendiri?" ujar nya berakhir kesal


"nggak apa apa, manja nya juga cuman sama lo aja, nggak sama yang lain, ayo akh,, duduk sini,," ujar Mahen tak mau kalah dengan kembali menarik tangan kiri nya lembut, namun keadaan nya yang tidak seimbang membuat nya sontak saja terjatuh hingga akhir nya terduduk di,, pangkuan Mahen?,,


_**That Naughty Girl Is My Wife_


Kamis, 1 Juni 2023**