That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)



mendapati Mahen yang datang dengan bungkusan plastik dengan ukuran sedang itu kini berhasil membuat nya bertanya nya, diri nya rasa diri nya hanya memesan test pack tadi,, mungkin kah Mahen jajan di Indomaret sebentar? namun kenyataan yang berhasil membuat nya cukup terkejut bahkan tercengang,, ya,, bagaimana tidak, nyata nya laki laki ini membeli enam macam test pack sekaligus,, padahal diri nya merasa satu saja sudah cukup 


"kamu kenapa beli sebanyak ini,,?" tanya nya saat menerima uluran plastik dari Mahen, menatap Mahen yang hanya memasang raut wajah polos 


"aku nggak mau di buat bingung saja,, kata apoteker di sana ada banyak macam,, aku nggak mau lama lama di sana,, jadi aku ambil semua macam nya masing masing satu,," jawab Mahen dengan tersenyum dan menggaruk tengkuk yang padahal tidak terasa gatal 


"salah ya,, maaf,,?" lanjut Mahen menyadari sesuatu yang mungkin saja adalah sebuah kesalahan 


"salah si nggak,, hanya saja kebanyakan,, masa aku harus menggunakan enam test pack sekaligus,, tapi nggak masalah,, makasih banyak kamu sudah mau membelikan aku benda ini,,?" jawab nya dengan tersenyum


"nggak usah bilang makasih yang,, kita ini suami istri,, nggak ada kata makasih atau maaf di antara kita,," jawab Mahen seraya menarik pelan pinggang nya 


"hmm,, ya sudah,," jawab nya yang hanya bisa pasrah di saat Mahen memperlakukan nya dengan sedikit manja seperti saat ini 


...°°° ...


hari berganti,, pagi ini,, diri nya terbangun dengan keadaan gelisah,, bukan tanpa alasan,, pasal nya menerima saran dari kak Ara untuk menggunakan test pack di pagi hari sebelum diri nya beraktivitas apa pun 


dan berakhir diri nya yang berada di dalam kamar mandi cukup lama karena menunggu hasil nya terlebih dahulu,, harus mencoba ke enam test pack sekaligus sebenar nya cukup membuat nya bosan saja,, namun jika tidak di coba,, maka Mahen akan merasa sakit hati nanti nya, jadi lah diri nya yang mencoba semua nya sekaligus 


sedang kan dengan Mahen,, laki laki itu sudah bangun juga dari tidur nya, namun hanya terdiam tidak karuan, duduk di sofa yang kebetulan terletak di dua langkah ke depan pintu kamar mandi sebelah kiri,, menunggu nya tanpa mengetahui apa yang sedang di lakukan nya di dalam sana 


mau baca komik kesayangan nya, akh,, laki laki ini bahkan sudah berulang kali membaca nya,, mau buka ponsel,, oh ayo lah,, laki laki ini bahkan merasa di buat khawatir saja oleh nya,, dan lihat lah sekarang,, bukti nya laki laki itu beranjak dari duduk, bersedekap sebelah tangan dan menggigit jari telunjuk tangan kanan, sambil mondar mandir bak setrikaan hanya untuk menunggu nya di dalam 


"yang,, kenapa kamu tutup pintu nya si,, kamu sedang apa di dalam,, apa kah kamu baik baik saja,,?" tanya Mahen yang menghampiri dan memegang handle pintu hendak membuka nya 


"hhh,, nggak apa apa kok,, kamu nggak perlu khawatir,," jawab nya seraya bergegas membuka pintu tanpa melihat hasil dari test pack karena sedikit panik 


jawaban nya terpotong dengan suara ketukan pintu yang menyadar kan kedua nya


"Ay,, Mahen,, apa kah kalian di dalam sudah bangun,,?" terdengar suara Mama yang berbicara tanpa membuka pintu kamar kedua nya 


"akh,, iya Ma,, kita sudah bangun,," jawab nya dengan segera,, untung saja Mama memanggil nya di saat suasana seperti ini 


"baiklah,, cepat lah turun untuk sarapan bersama,, Papa sudah menunggu di bawah,," tutur Mama


"akh iya Ma,, sebentar lagi kita turun kok,, Mama duluan saja,," jawab nya dengan menoleh ke arah pintu yang masih tertutup dengan rapat


...°°°...


sarapan pagi bersama, dengan suasana hening yang melanda, dengan diri nya yang terus saja tertunduk dalam, menatap kosong sepiring nasi dan lauk pauk yang tertera dan hanya di main kan oleh nya


"nggak ada Pa,, tadi,, istri aku mau mandi terlebih dahulu,, jadi sekalian saja gantian aku yang mandi setelah nya,, sebelum sarapan,, maaf sudah membuat Papa sama Mama menunggu terlalu lama?" jawab Mahen yang mengangkat suara di saat melihat nya hanya terdiam


mendengar hal itu,, kini berhasil membuat kedua orang tua nya mengulum senyuman manis masing masing,, mengerti anak nya pasti sudah melakukan sesuatu


"akh,, begitu kah,, lalu,, kenapa kalian nggak sekalian mandi bersama saja tadi,, bukan kah itu akan menghemat waktu,, menghemat listrik juga,,?" tanya Papa dengan menyeringai,, mengusap dagu ke kanan dan ke kiri sambil memandangi wajah Mahen,, membuat Mahen salah tingkah


"a,, b,, bukan begitu Pa,, ini bukan seperti apa yang Papa sama Mama pikir kan,," tutur Mahen yang sudah menyadari meski dari tatapan kedua orang tua nya saja


"hmm,, lalu,, seperti apa,,?" tanya Papa lagi dengan mengangkat alis kanan


"sudah lah Pa,, jangan mencampuri urusan hubungan kedua anak kita,, Mama memang tidak masalah,, tapi kedua nya pasti merasa malu jika Papa terus terusan menggoda kedua nya,," tutur Mama mengingat kan


"hmm,, baiklah,, Ay,, kenapa sarapan nya kamu mainin sejak tadi,, itu bukan mainan,, kamu nggak suka sama masakan Mama,, padahal nasi goreng buatan Mama paling kamu sukai,,?" tanya Papa yang melihat nya hanya memain kan makanan nya saja


tidak terdengar jawaban dari nya,, hanya menatap kosong makanan nya pagi ini,, ini cukup aneh bukan,, tidak biasa nya diri nya memain kan makanan apa lagi dengan menatap makanan di hadapan nya dengan tatapan kosong seperti saat ini?


melihat hal itu,, kini membuat Mahen bergeser dengan pelan dan lebih dekat ke samping nya,, mendekati telinga nya dan "Ay,, Papa sedang bertanya sama kamu,," bisik Mahen yang menyadar kan nya dari lamunan nya


"astaghfirullah,, Pa,, Papa tanya apa sama Ay tadi,, bisa kah Papa ulangi pertanyaan Papa sama Ay,,?" tanya nya yang sontak saja membenar kan posisi duduk nya


mendengar hal itu,, kini berhasil membuat Papa dan Mama sama sama mengerut kan kening bingung menatap ke arah nya yang bertanya dengan sedikit cepat


"kamu kenapa,, sejak tadi kok melamun,, makanan di hadapan kamu hanya kamu main kan,, itu kan makanan kesukaan kamu dari Mama,,?" tanya Papa yang merasa heran pada nya


"iya Ay,, kamu kenapa,, ada apa sama kamu,, kata kan,, apa kah kamu sedang merasa tidak puas dengan masakan Mama pagi ini,,?" lanjut Mama dengan mengangguk,, membenar kan pertanyaan Papa


"hmm,, bukan kok Ma,, aku hanya merasa tidak enak badan saja,, kurang nyaman juga,, jadi agak sedikit nafsu makan nya,, maaf ya Ma,,?" ucap nya


"mau pergi ke dokter,, biar Mama yang antar,,?" tawar Mama yang jelas saja merasa khawatir dengan keadaan nya


"makasih Ma,, tapi nggak apa apa,, kemarin juga keenan sudah panggil dokter untuk memeriksa kan keadaan aku,," jawab nya


"aku hanya butuh banyak istirahat,," lanjut nya


_That Naughty Girl Is My Wife (LDN)_


Rabu, 20 September 2023