That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)



"kenapa kamu tiba tiba pergi gitu saja sih,,?" tanya nya seraya bersedekap dada di kala mendapati Resti sudah berdiri tegak di hadapan nya


"aduh,, maaf kak,, aku nggak suka menerima penolakan hehe,, jadi ini,, aku beli kan,,?" ucap Resti seraya menyerah kan kotak berisi benda pesanan nya


"hmm,, makasih, aku bahkan belum sempat memberikan uang nya sama kamu,, kamu malah sudah pergi saja" tutur nya seraya duduk


"nggak apa apa kak, anggap saja sebagai hadiah untuk pertemuan kita yang kedua kali nya,, meski pun kakak sedikit lupa sama aku" jawab Resti lagi


"iya,, maaf untuk yang itu,, aku nggak sengaja melakukan nya,, ini makasih juga lho,, kamu sudah banyak bantu di sini?" ucap nya dengan tulus


"iya kak nggak masalah,," jawab Resti dengan tak henti nya terus tersenyum ke arah nya


"kenapa kamu senyum senyum gitu,, apa kah ada yang salah dari diri aku?" tanya nya yang merasa heran


"hmm,, nggak apa apa kak,, nggak ada yang salah sama sekali dari diri kakak kok, hanya saja,,, apa kah aku boleh bertanya sesuatu sama kakak?" tanya Resti dengan menautkan kedua jari telunjuk


"ya,, tanya kan saja, siapa tahu,, aku bisa menjawab nya" jawab nya dengan santai dan menyandarkan punggung nya pada sofa


"kakak minta bantuan ku untuk membeli ini,, mungkin kah kakak merasa,, jika kakak tengah hamil sekarang,, jika memang seperti itu,, aku saran kan untuk segera pergi ke dokter kandungan kak,, takut nya telat berapa lama,," tutur Resti


"akh,, b,, bukan Resti,, bukan seperti itu, ini tidak seperti apa yang kamu bayang kan,, hanya saja,, aku masih merasa gugup dengan ini,, tamu ku sudah cukup lama tidak datang,, jadi,, aku merasa curiga saja,," jawab nya dengan tergugup seketika membuat Resti mengangguk paham


"akh,, satu hal lagi,, jangan beri tahu siapa pun jika kamu memang membeli kan ini buat aku ya,, aku masih ragu dengan hal ini?" tutur nya lagi dengan wajah memelas


"xixi, santai saja kali kak kalau sama aku,, aku nggak bakalan bilang kok tentang hal ini,, kakak tenang saja,, namun,, selamat jika memang kakak sedang hamil, jangan lama lama untuk memberi tahu suami kakak dan seluruh keluarga kakak, ini akan menjadi kabar bahagia tersendiri untuk semua nya?" ucap Resti yang berhasil membuat nya malu


"kamu bisa saja" jawab nya singkat


"ya sudah kak,, laporan nya sudah aku tunjukkan, aku permisi dulu ya,, teman ku pasti menunggu ku di apartemen, kalau ada apa apa lagi kakak bisa menghubungi aku langsung?" pamit Resti seraya berdiri dari duduk nya dan hendak berlalu pergi


"yaah,, terima kasih juga sudah repot repot datang ke sini?" jawab nya yang mengantar kan Resti sampai ke depan pintu rumah utama


...°°°...


tepat di pukul 13.00 Mahen terlihat baru saja sampai di mansion, dan langsung bergegas ke lantai atas untuk sekedar melihat keadaan nya sekarang tanpa memperdulikan apa pun di sekitar laki laki ini lagi


nihil,, diri nya tidak ada di dalam kamar utama ini, hanya ponsel juga laptop dan buku yang tergeletak di atas tempat tidur, dan selimut yang sudah teronggok di lantai


berusaha mencari kehadiran nya mulai dari kamar mandi, walk in closet, bahkan hingga mushalla kecil pun diri nya masih tidak di temukan, lantas ke mana diri nya pergi di siang hari seperti ini?


mulai kembali menuruni anak tangga lagi dengan perlahan, hingga Mahen pun dapat mendengar suara air yang tengah mengalir, namun dari mana air itu datang?


kedua kaki panjang itu semakin cepat melangkah ke arah dapur di kala pikiran laki laki ini juga terus tertuju pada nya


hingga rasa terkejut itu tidak bisa di hindari oleh Mahen sendiri di kala melihat nya yang tengah mencuci piring di depan wastafel


"apa yang sedang kamu lakukan?" tanya Mahen yang merasa benar benar di buat terkejut di kala melihat nya sedang mencuci alat makan


entah mengapa di siang hari ini diri nya malah mencuci alat makan, pasal nya tadi pagi kedua nya tidak ada mengotori alat makan, atau bahkan,, sarapan bersama, karena yang Mahen tahu diri nya sedang sakit dan tidak kuat untuk sekedar bangun dan beranjak


sementara diri nya yang sedang asyik dengan mencuci dua cangkir bekas nya minum teh bersama dengan Resti tadi membuat nya mengabaikan Mahen yang bertanya karena memang diri nya merasa malas menanggapi


"Ay aku tanya,, kamu sedang apa di sini?" tanya Mahen lagi di kala merasa mendapat kan tanggapan dari nya


mendengar hal itu kini diri nya hanya memutar bola mata nya dengan rasa malas yang menggunung "hhhhh,, jelas saja aku sedang mencuci,, masa berenang di wastafel sih, kamu ada ada saja" jawab nya dengan malas


"kenapa nggak istirahat saja,, tadi kata nya sakit,, tapi malah di sini,, bagus,, gelas bekas siapa,, kamu masukin laki laki ke rumah, iya?" tanya Mahen yang lagi lagi membuat nya malas menanggapi


'hhhhh,, untung saja benda nya sudah aku simpan dengan rapi tadi' batin nya yang terdiam


"kenapa diam gitu, jangan bilang apa yang aku bilang tadi benar,, kamu masukin laki laki ke rumah, iya?" ujar Mahen lagi


"hhhhh,, apaan sih Nan,, kamu nggak jelas banget deh, memang nya aku perempuan apaan, main masukin laki laki ke rumah?" jawab nya seraya kembali membilas kedua tangan nya yang sudah selesai dalam mencuci


"terus ini,, cangkir kotor dua apaan, bekas siapa,, di rumah ini kan hanya ada kamu?" tanya Mahen


"teman aku ke sini" jawab nya yang malas menjelas kan apa yang telah terjadi


"teman,, Kania tadi datang lho ke sana, mana ada ke sini?" tanya Mahen dengan teliti


"iya nanti aku jelas kan,, akh,, Keenan,, apa yang kamu lakukan,, lepas kan?" jawaban nya yang terpotong, di kala merasa kan tubuh nya yang di angkat dengan sempurna ala bridal style oleh Mahen


"nggak,, aku mau nya kamu jelas kan sekarang,, bagus banget ya,, bilang lagi sakit,, suami tinggal di rumah malah asyik asyikan kerjakan pekerjaan rumah, mau tambah sakit kamu hmm?" tanya Mahen seraya berjalan kembali menaiki anak tangga dengan perlahan dan membawa tubuh nya


"Nan,, apaan si', aku cuman cuci dua cangkir sama piring kecil nya saja apa itu salah menurut kamu?" tanya nya lagi


_That Naughty Girl Is My Wife (LDN)_


Jum'at, 11 Agustus 2023