That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)



"hmm,, baiklah kalau begitu,, sekarang kata kan,, apa yang sedang Ayah nya Dedek bayi lakukan sehingga bisa tersenyum hanya dengan melihat laptop Mama saja,, padahal bukan sedang menonton Drakor,,?" tanya nya 


mendengar hal itu,, kini berhasil membuat Mahen tersenyum tipis memandangi wajah nya yang sudah jelas menyimpan banyak rasa penasaran di sana 


"hmm,, ada yang merindukan Mama,, bagaimana Ayah tidak tersenyum coba,,?" tutur Mahen yang semakin membuat nya merasa penasaran 


tunggu,, suami mana yang akan merasa senang di kala mengetahui jika ada orang di luar sana yang merindukan istri nya,, sejenak diri nya berpikir,, suami nya ini adalah orang yang over posesif pada nya,, jika ada sesuatu hal yang berkaitan dengan nya,, maka Mahen akan berdiri paling depan untuk melindungi nya,, namun masalah nya,, siapa kah orang yang sudah merindukan nya,,? 


"sudah Ma,, jangan banyak tanya,, semua pertanyaan Mama akan terjawab jika Mama duduk samping Ayah dan menatap ke arah layar laptop ini,," ucap Mahen yang menarik tangan kanan nya dengan lembut,, terduduk dengan berdampingan di atas tempat tidur,, dan pasti nya,, membuat nya semakin merasa penasaran 


mempunyai rasa penasaran yang semakin membesar dalam diri,, tanpa bisa mendapat kan jawaban,, sebenar nya itu berhasil membuat nya merasa kesal dengan Mahen saat ini,, namun pasrah mungkin memang yang menjadi keputusan nya di kala mengingat,, jika suami nya itu akan keras kepala dan membuat nya memilih menunggu Mahen sendiri yang mengatakan apa yang sebenar nya terjadi 


terus terdiam,, akh,, latah,, lebih tepat nya masih mengawasi apa yang sedang pria di samping nya ini lakukan,, mengetik di atas keyboard dengan raut wajah yang terlihat selalu tersenyum,, entah apa yang pria ini senyumi,, diri nya sendiri saja rasa nya benar benar heran dengan Mahen hari ini 


merasa di perhatikan dengan saksama,, kini berhasil membuat Mahen menoleh dan tersenyum hangat ke arah nya,, namun sial nya,, diri nya sendiri merasa muak dengan senyuman Mahen itu 


"apa senyam senyum senyam senyum gitu,, di kira ada yang lucu apa,," ujar nya dengan tak santai,, entah mengapa diri nya menjadi muak saat melihat Mahen yang tersenyum hangat seperti itu,, padahal itu adalah hal yang langka dan mungkin suatu kemajuan dengan sikap Mahen itu 


"hmmm,, aku tahu kok aku ini memang memiliki paras yang tampan,, dan bahkan,, aku begitu menyadari nya,, tapi nggak gini juga kali,, kamu nggak perlu mengagumi ketampanan ku berlebihan seperti itu,, memandangi aku dengan tatapan seperti itu,, terkesan horor tahu nggak,, lebih baik kamu pandangi aku dengan rasa senang,, tatapan kamu seperti tatapan penuh dendam begitu sama aku,," aku Mahen dengan tersenyum tengil,, saat menyadari tatapan penuh intimidasi dari sang istri 


"hhh,, siapa suruh buat aku mati penasaran gini,,?" jawab nya dengan bersedekap dada dengan putaran bola mata khas nya 


"kata nya mau di panggil Ayah,, tapi kamu sendiri masih aku kamu an,, gimana si,,?" gumam nya yang masih bisa di dengar oleh Mahen sendiri


"hmm,, jika sedang serius,, kita panggil nya aku kamu an saja,, kan kamu sendiri yang bilang,, tidak sepenuh nya kita menggunakan panggilan gitu,," tutur Mahen yang hanya di tanggapi helaan nafas panjang dari nya sebagai jawaban,, lantas kembali dengan gadget di pangkuan Mahen sendiri 


cukup lama menunggu,, tanpa mendapati tanggapan dari Mahen sendiri yang malah memusat kan perhatian pada layar laptop di depan,, mengacuhkan kehadiran nya 


"assalamualaikum,,?" ucap seseorang yang berhasil menyadarkan nya,, membuat nya lantas menoleh ke arah panggilan video yang ternyata sudah di hubung kan oleh Mahen dengan kak Sandi 


berbeda dengan Sandi,, mendengar hal itu,, kini hanya membuat sang senior ini merasa bosan dengan apa yang di pertanyakan,, selalu saja banyak pertanyaan saat lama sudah tidak bertemu 


"hhhhh,,, kamu kebiasaan banget deh Ay,, banyak tanya gitu, pusing kakak mendengar nya,, minus nya hanya itu,, sudah buat orang pusing di awal pertemuan,," tutur Sandi yang tak heran dengan sifat nya satu ini 


"ish,, kakak jangan gitu dong kak,, di bilang minus,, memang nya,, aku ini barang belian apa,, sampai kakak bisa bilang aku minus,,?" desis nya dengan tak suka juga dengan mata yang menyipit 


"oh iya kak,, mana kakak ipar nya aku yang baik hati itu,, aku kangen banget sama dia,, mau ketemu,, meskipun cuman di virtual si,,?" tanya nya dengan semangat,, namun hal itu,, hanya membuat Sandi menoleh ke arah Mahen dengan menghela nafas panjang


"huuh,, istri kamu nih,, nggak berubah sejak dulu,, sifat nya gitu gitu saja,, nggak ada perkembangan nya sama sekali,, nggak ada kemajuan,," imbuh kak Sandi yang di tanggapi senyuman tipis khas Mahen,, nyaris tak terlihat 


"cepetan deh kak,, jangan terus terusan sembunyikan kakak ipar nya aku dari adik mu ini,, dosa tahu,, pisah kan keakraban kakak beradik ini,, kakak berdosa banget sama aku ya Allah,," ujar nya dengan dramatis,, mendapat kan kekeh an dari seseorang yang belum juga muncul pada panggilan video ini 


"dih,, gitu banget bilang nya,, dah nggak butuh lagi sama kakak,, iya,, sok sokan tanya tanya soal istri nya kakak,, kakak nggak kasih izin istri nya kakak untuk berbicara dan bertemu sama kamu,, baru tahu rasa,,?" imbuh kak Sandi yang berbicara tenang,, namun berhasil membuat nya membulat kan kedua bola mata seketika 


"yak,, kakak jangan gitu dong kak,, habis nya kakak,, adik nya kangen berat malah gitu,, lagi pula salah kakak juga,, lama banget di Kalimantan Tengah,, yang padahal punya adik yang mudah banget kangen juga,, masih saja tega meninggal kan adik mu ini,, mana ninggalin nya di luar batas lagi,," jawab nya masih dramatis 


"ya maaf dek,, kan kakak juga berusaha untuk menggapai impian nya kakak di sini,, setelah kakak lulus tes advokat itu,, kakak langsung ada klien yang ternyata suka perhatikan kakak dari jauh,, ujung nya minta bantuan sama kakak untuk menyelesaikan masalah nya,, jadi kakak nggak bisa nolak,," jelas kak Sandi dengan memelas 


"humm,, iya deh,, aku mengerti kak,, jadi pengacara,, pasti buat waktu nya kakak semakin padat juga di sana,, nggak masalah,, semoga saja Allah selalu memberikan nikmat berupa kesehatan yang panjang untuk kakak ya,, kalau ada waktu liburan ke sini,," tutur nya 


"hmm,, iya deh,, meski pun kamu punya minus,, tapi ini yang buat kakak suka jalin hubungan sama kamu,, makasih semangat nya,, kakak bakalan ajak deh keluarga kecil nya kakak lain kali berkunjung ke sana,, silaturahmi juga sama Om dan Tante,, jadi kangen lama nggak ketemu,," jawab kak Sandi yang berhasil membuat nya mengerut kan kening bingung 


"keluarga kecil,, apa maksud nya,,?" tanya nya dengan bingung,, namun berhasil mengundang senyuman hangat dari kak Sandi sendiri


_That Naughty Girl Is My Wife (LDN)_


Senin,, 30 Oktober 2023