That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)



"kenapa?" tanya Mahen kala melihat nya hanya memandang pemandangan di depan sana tanpa berniat untuk mengalih kan pandangan nya


mendengar hal itu kini berhasil membuat kening nya mengerut bingung, entah apa maksud dari pertanyaan yang di lontar kan laki laki ini pikir nya


"apa nya yang kenapa?" tanya nya namun tanpa mengalih kan perhatian nya sedikit pun ke arah Mahen yang jelas jelas bertanya dan menatap nya dari samping


"apa yang kamu cemas kan, sampai trauma dan depresi kamu kambuh tempo hari lalu?" tanya Mahen yang hanya bisa memandang nya dari samping tanpa mendapat kan balasan tatapan dari nya


"entah lah,, mungkin,, aku yang benar benar ingin bertemu dengan mas Gus, entah keinginan ku ini yang cukup besar dan mendesak, atau kah kenyataan yang memang tidak pernah bisa berpihak kepada ku" jawab nya dengan mengangkat kedua bahu nya tak acuh


"apa kamu yakin, hanya karena hal itu, kamu sampai bisa mengundang depresi dan trauma yang kamu miliki?" tanya Mahen yang merasa kurang yakin akan jawaban yang di lontarkan nya


namun mendengar pertanyaan kali ini, justru hal yang membuatnya terkekeh kecil, karena memang terkesan lucu bagi nya


"Keenan,, Keenan,, seseorang yang mempunyai trauma atau bahkan depresi, itu hal sekecil apa pun bisa mempengaruhi kehidupan nya, entah harus sekecil atau bahkan sepele apa pun menurut orang normal, namun jika itu yang membuat seseorang yang mempunyai depresi cukup terganggu, maka itu akan terasa sangat berat, dan jika kamu tidak pernah mengalami nya, karena itu kamu juga tidak akan pernah bisa merasakan nya" jelas nya seraya menggeleng geleng kan kepala nya dan tersenyum ke arah Mahen


"orang yang mempunyai trauma atau depresi, itu sangat sensitif Nan, diri nya merasa khawatir sedikit saja, itu bahkan mampu mempengaruhi kehidupan nya, secerah apa pun kehidupan yang di miliki nya, namun jika diri nya mempunyai depresi atau bahkan trauma, tetap saja,, hidup nya tidak akan terasa lengkap, apa lagi terasa sempurna, hanya kegelapan dan keheningan, yang mampu men jernih kan pikiran nya" lanjut nya seraya kembali memandang pemandangan di depan sana


"apa karena itu juga, trauma kamu kambuh saat di sekolah dulu?" tanya Mahen dengan hati hati dan berhasil membuat nya kembali tersenyum namun dengan tipis


"ya, begitu lah Keenan, bayang kan saja, di malam hari aku baru sampai rumah, lanjut cerita Papa sama Mama pun mengajak aku untuk makan malam bersama, hingga kedua nya menyampaikan berita yang membuat aku benar benar terkejut dengan apa yang aku dengar, dan bodoh nya lagi, aku pikir aku di jodoh kan hanya karena aku pulang telat sampai di rumah, telat di saat Mama dan Papa sedang makan malam tanpa aku, atau bahkan tengah merasa jemu di kala menunggu kedatangan ku, yang padahal perjodohan ini memang sudah di rencana kan sejak awal" jelas nya kala mengingat saat pertama kali diri nya kembali merasakan apa yang nama nya trauma setelah sekian lama tidak merasakan nya semenjak kepergian Gustian sang kakak tersayang


mendengar hal itu, kini hingga keheningan yang melanda, sejenak, kedua nya sibuk dengan pikiran masing masing, sampai pada akhir nya


"sejak kapan?" tanya Mahen yang lagi lagi mengundang kerutan di kening nya


"trauma yang selalu bersemayam pada diri kamu?" tanya Mahen yang kemudian memutar posisi hingga menghadap ke arah nya, membuat nya yang sebelum nya menatap laki laki itu pun kini kembali memandangi pemandangan di depan sana


kedua mata nya menerawang jauh pada kejadian beberapa tahun yang lalu,, kala diri nya pertama mendapat kan trauma yang ada pada tubuh nya


"apa sejak perpisahan kamu sama mas Gus?" tanya Mahen lagi mencoba menebak nya dengan hati hati dan penuh perasaan ragu, namun berhasil membuat nya tersenyum getir


"hmm,, apa kah kamu berpikir seperti itu, maaf Keenan, tapi kamu salah besar jika kamu berpikir seperti itu, trauma yang melekat pada tubuh ku bukan di sebab kan oleh perpisahan aku sama mas Gus dulu,," tutur nya yang merasa harus mulai terbuka dengan laki laki yang notabene nya suami nya ini


"lantas apa yang membuat mu menderita sampai kamu mati matian berusaha menghadapi trauma itu meski seorang diri?" tanya Mahen yang masih saja penasaran


"jujur Keenan,, trauma yang aku alami selama ini,, tidak lain karena tidak pernah mendapat kan kepercayaan dari kedua orang tua ku,, di sini,, aku tidak menyalah kan kedua nya,, tapi,, apa kamu lupa,, aku terlahir sebagai anak gadis berandalan, urakan, itu hanya tameng,, agar aku bisa mengalih kan pikiran buruk yang selalu menari di dalam kepala ku, bergabung dengan pergaulan malam seperti mengikuti balapan liar, itu hanya cara ku saja, agar aku bisa mengalih kan rasa sakit yang aku rasa kan, anak broken home,, sendirian di rumah,, kamu tahu sendiri,, Mama sama Papa seperti apa, kedua nya di sibuk kan dengan karir masing masing,, itu membuat aku haus akan rasa kasih sayang,, sejak dulu,, hanya mas Gus yang selalu menemani hari hari sepi ku,, jadi bukan tanpa alasan jika aku benar benar menyayangi mas Gus sampai sekarang Nan, saat itu pikiran ku masih labil,, banyak meraih prestasi di sekolah,, namun nyata nya,, itu tidak berhasil membuat ku meraih kepercayaan dari kedua orang tua ku,," jelas nya dengan mata yang sudah berkaca kaca


"sampai sekarang pun aku tidak menyalah kan kedua orang tua ku akan trauma yang aku miliki ini, karena orang tua mana yang rela melihat anak nya berjuang sendirian, melawan trauma yang si miliki sang anak, itu tidak ada Nan"


"dan jika seandainya kamu berbicara jika aku berlebihan karena mengenang mas Gus yang mungkin memang terlewat batas, itu salah Nan, karena selama ini yang selalu ada di samping ku hanya lah mas Gus, dan setelah perpisahan itu terjadi, aku bingung, benar benar bingung, tidak ada tempat ku pulang paling tenang, tidak ada yang bisa menemani hari hari ku, sejujur nya itu begitu membuat ku sesak, melebihi apa pun,,"


melihat dan mendengar hal itu, kini Mahen pun menarik lembut kepala nya ke dalam dekapan di depan dada bidang dan kokoh nya


"sekarang jangan lagi kamu merasa sendiri,, ada aku di sini, di sisi mu,, aku akan selalu menemani kamu, apa pun keluh mu, keluh kan saja,, aku akan mendengar kan mu, jangan merasa sendiri lagi,, aku di sini untuk mu Ay" tutur Mahen yang merasa getaran kecil pada dada bidang nya, ketika menoleh memang benar ada nya, diri nya menangis kecil dalam diam


_**That Naughty Girl Is My Wife (LDN)_


Sabtu, 29 Juli 2023**