That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
Naughty Girl Is My Wife



Dengan perlahan namun pasti, langkah kaki Mahen terlihat gontai menuju ke arah nya yang masih duduk di sofa balkon kamar ini, tangan nya terulur untuk mengusap lembut bahu nya yang selalu di buat kuat, padahal ia cukup tahu, bahwa bahu itu hanya terlihat kuat, padahal yang sebenar nya sangat rapuh karena banyak menyimpan rasa yang tidak pernah bisa terpuaskan dengan bercerita pada siapa pun


Hidup nya terasa benar benar hancur kala perpisahan nya dengan sang kakak yang selalu menemani nya di setiap masa sulit dan rumit nya, bahkan jarak nya dengan sang Ayah pun harus menjadi korban nya dan bukan hanya itu, kini dia pun harus menahan diri untuk tidak terus menyakiti nya, namun nyata nya tidak bisa, depresi nya itu seakan sudah tumbuh dan melekat di dalam diri nya, hingga ia pun tidak bisa menghindari nya


Tepat hingga usapan lembut di bahu kiri nya itu menyadarkan nya dari lamunan nya, tatapan nya seketika berubah dingin kala melihat siapa yang sudah membawa nya ke alam sadar nya kembali


"mau apa lo ke sini?" tanya nya ketus dan dingin, dengan tangan yang masih memangku gitar kesayangan nya


"boleh gue ikut duduk?" izin Mahen dengan tatapan yang mulai sendu


"biasa nya juga lo nggak pernah minta persetujuan dari gue kan, tapi maaf, gue lagi pengen sendiri sekarang" jawab nya jutek dan membuang tatapan nya


Namun dengan tanpa rasa bersalah nya, laki laki ini tetap duduk di samping nya, dan berhasil membuat nya mengernyit kan kening heran


"udah gue bilang kan, gue lagi pengen sendiri buat sekarang, lo tuli atau gimana sih" sarkas nya kala Mahen sudah duduk manis di samping kiri nya


"gue lagi pengen sama lo Ay" ucap Mahen singkat yang membuat nya sedikit paham


"serah" jawab nya tak acuh seraya membuang tatapan nya


Melihat itu, dia hanya bisa pasrah, percuma juga usir orang yang sudah terlanjur keras kepala ini, pikir nya


"lo kenapa gitu sama Papa?" tanya Mahen yang masih belum mengerti mengapa kini hubungan antara Ayah dan anak ini terbilang cukup renggang


"lo mau duduk di sini sama gue cuman buat tanya ini sama gue, padahal lo tahu jawaban nya, tanya sama diri lo sendiri, kenapa gue kayak gitu" ujar nya dengan tiba tiba melirik sekilas ke arah Mahen di samping nya


"Nggak Ay, gue nggak tahu kenapa sikap lo selalu seperti itu bahkan pada Ayah lo sendiri, bukan nya cinta pertama anak perempuan itu adalah Ayah nya sendiri, tapi kenapa lo seolah bersikap, lo nggak punya tata krama sama orang tua lo sendiri?" pertanyaan yang Mahen lontar kan kali ini berhasil membuat nya tercekat, mata nya menerawang jauh ke waktu 10 tahun yang lalu, saat di mana ia benar benar bisa merasakan canda dan tawa yang begitu lepas


"gue tahu lo paham apa yang tadi Papa bilang sama lo, bukan maksud Papa buat bandingin lo sama gue, itu nggak akan pernah terbandingi, namun lo berusaha buat menangkis apa yang ada di hati lo kan?" tanya Mahen yang mulai me lembut itu


Mendengar hal itu, kini berhasil membuat nya terkejut, sejak kapan Keenan Malik Mahendra, cowok dingin 10 pintu ini bisa sehangat dan mengeluarkan kata sebanyak ini, padahal saat sarapan pagi tadi diri nya lebih suka terdiam?


"nggak usah sok peduli deh lo sama gue, gue tahu, lo cuman kasian kan liat gue, makan nya lo baik baik in sekarang sama gue, tapi sorry, gue bukan cewek jelalatan kayak orang orang, nggak segampang itu lo bisa dapetin kepercayaan dari gue" ucap nya berusaha menyembunyikan rasa sakit nya


"puas lo!!!" ujar nya dengan mata berkaca kaca sambil menepis kasar tangan Mahen yang masih mengelus lembut bahu nya


"maksud lo?" tanya Mahen tak mengerti, padahal jelas jelas laki laki ini berniat baik dengan berusaha menenangkan hati dan pikiran nya, namun mengapa suasana nya demikian berbeda?


"sekarang lo udah tahu kelemahan gue apa, lo udah tahu kekurangan gue apa, dengan begitu lo bisa dengan mudah menceraikan gue!" sarkas nya sambil berdiri dengan kasar dari duduk nya namun dengan tangan yang masih setia memegang gitar kesayangan nya itu


Perkataan nya itu berhasil membuat Mahen yang mendengar nya membulat kan mata nya sempurna, laki laki ini sangat terkejut, dengan apa yang baru saja di ucap kan oleh nya


"Ay, lo sadar dengan apa yang lo bilang barusan!" ujar Mahen ikut tersulut emosi dan menghampiri nya yang tengah menurunkan gitar nya dengan perlahan, kemudian memangku kedua tangan nya dan meletakkan nya di pembatas balkon kamar


"yah, gue sadar nan, bahkan gue sangat sadar sehingga gue ngerasa gue nggak akan pernah menyesal telah mengatakan nya" jawab nya dengan tatapan sendu dengan pandangan ke arah depan


"Ay, pertama, pernikahan itu adalah hal yang sakral, yang artinya gue cuman mau nikah sekali seumur hidup gue, sekali pun dengan cara yang nggak pernah gue ingin kan, kedua, apa lo nggak mikirin gimana perasaan kedua orang tua lo, gimana kalau kedua nya nggak terima dengan apa yang akan lo lakuin, dan ketiga, cuman satu yang mau gue tahu dari lo, siapa laki laki itu?" tanya Mahen dengan menunjukkan foto di belakang nya


"hhhhh, dan pertama nan, apa kedua nya juga bisa ngerti perasaan gue kayak gimana, apa kedua nya tahu apa yang selama ini gue alami, gue nggak akan jadi anak berandalan kayak sekarang nan, kalau dari dulu kedua orang tua gue selalu dukung gue dan mendukung apa yang menjadi keputusan gue" jawab nya tegas


"siapa dia Ay, siapa laki laki yang ada di samping lo itu dalam foto, kenapa lo keliatan nya akrab banget sama dia?" tanya Mahen mulai mengeluarkan kata yang di pendam nya


"hhhhh, lo nggak perlu tahu dia siapa gue, yang jelas, dan yang harus lo tahu adalah, DIA, CINTA PERTAMA GUE, dan gue mempunyai hubungan yang erat dan baik sama dia, dia laki laki yang gue sayang, laki laki yang selalu ada buat gue, saat semua orang nggak mempercayai gue sama sekali" ujar nya dengan perasaan yang sedikit tenang namun berhasil membuat Mahen kalut telak


_Naughty Girl Is My Wife_


Jum'at 23 september 2022