That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
Naughty Girl Is My Wife



...Dia yang tak terlihat...


...siang di ganti kan oleh malam...


...terang di ganti kan oleh gelap...


...matahari telah di ganti kan oleh sang rembulan...


...awan pun telah di ganti kan oleh bintang...


...di saat pengisi langit bisa di ganti kan dengan yang lain...


...lantas,,,...


...mengapa kamu sebagai salah satu pengisi hati ini tidak bisa di ganti kan dengan yang lain?...


...dan jika bersama mu hanya lah mimpi semata, maka aku lebih menginginkan untuk tertidur, agar diri ini bisa bersama mu selalu...


..._Ruang Hampa_...


Tuhan, kini saya mempunyai sebuah keinginan, saya ingin bertemu dengan orang yang sudah Kau ambil dari kehidupan saya,,


buku yang di lihat dan di baca oleh Mahen, kala laki laki ini memilih untuk mendekati dan memandangi wajah damai nya itu dari jarak dekat, ternyata benar apa yang di kata kan oleh Om Khalif, kini diri nya tertidur dengan keadaan gelisah


"hhhhh, apa yang telah terjadi sama lo Ay, kenapa lo bisa sampai terbaring lemah kayak gini?" tanya Mahen dengan suara pelan, bahkan nyaris tak terdengar


"apa yang lo cemas kan, sampai berakibat se fatal ini, bahkan sampai bisa mempengaruhi kesehatan lo sendiri?" lanjut Mahen yang terus menatap wajah nya, dengan buku harian nya yang masih berada di pangkuan laki laki ini


...About you and rain...


...aku tetap lah sosok yang tersenyum kala hujan datang...


...meski dengan tatapan yang berbeda...


...mungkin dengan air mata yang berlinang...


...mengingat kenangan yang tak bisa terulang...


...aku tetap bahagia dengan hadir nya...


...rintik nya selalu menjadi hal candu yang 'ku tunggu...


...karena pada saat itu...


...aku merasa kan kamu seolah mendekap 'ku...


...menopang dan menguat kan 'ku...


...aku tetap lah sosok yang menyukai senja...


...sinar jingga yang memanjakan mata...


...masih membuat ku terpaku...


...seperti biasa nya...


...mampu membuat 'ku mengingat diri mu...


...aku masih lah sosok pecinta rembulan...


...sinar nya di tengah gelap...


...sangat berkesan...


...sungguh membuat 'ku terkesiap...


...dan mampu menghangat kan hati yang kian mendingin...


...di peluk gelap...


...tatap lah langit...


...dongak kan kepala mu...


...dan lihat lah ke atas sana...


...percaya lah, saat itu aku sedang melakukan dan merasakan hal yang sama...


...merindu kan diri mu, menanti kan hadir mu, kembali pada pelukan 'ku...


...apakah kamu tetap sosok pemilik senyum se hangat mentari?...


...yang menghangat kan 'ku setelah aku bersenang senang basah kuyup oleh hujan...


...yang menghadir kan indah nya senja, untuk sekedar 'ku pandang setelah perjalanan yang panjang...


...dan yang menerangi gelap 'ku...


...saat malam di mana purnama tak kunjung datang...


...untuk mu yang berhasil membuat ku rindu tanpa menghadiahi temu, semoga kau, lebih rindu...


lagi lagi, Mahen menemukan beberapa lembar foto yang terselip di antara lembaran buku nya, ada seorang gadis kecil yang tengah tersenyum senang, di temani dengan seorang laki laki yang terlihat lebih dewasa dari gadis itu, kedua nya sama sama hanyut dalam senyuman kesenangan itu, seolah mengatakan, jika kedua nya benar benar bahagia dan menikmati kebersamaan dan, Mama dan Papa yang terlihat menyunggingkan senyuman masing masing menatap kedua nya?


di foto yang lain, terlihat gadis kecil itu bersedekap tangan dan membuang pandangan pada sembarang arah, yang kelihatan nya sedang di goda dan di rayu oleh laki laki yang lebih dewasa di samping nya itu


seperti keluarga yang bahagia, Mahen sendiri bahkan begitu mengenali jika gadis kecil di dalam foto itu adalah istri nya sewaktu kecil, namun mengapa laki laki ini benar benar asing di mata nya, bahkan tidak sekali pun Mahen melihat keberadaan nya entah sekarang, atau pun sebelum nya


"siapa sosok yang ada di balik puisi indah ini Ay, mengapa lo buat dia seolah benar benar berharga dan spesial di hidup lo, apa kah dia sosok yang terus lo gumam kan?" tanya Mahen yang sudah benar benar merasa penasaran dengan sosok yang di maksud kan nya


"ma,,?" satu kata yang terdengar belum di selesai kan nya, dan berhasil membuat laki laki ini tersadar dari kefokusan nya dalam membaca kata demi kata yang terdapat dari dalam buku harian nya


kata itu rupa nya berhasil membuat Mahen menoleh dengan spontan ke arah nya yang tiba tiba saja terlihat tidak tenang dalam tidur nya


"mas mengenal Keenan?" tanya nya di tengah ke tidak tenangan nya dalam tidur nya, membuat Mahen mengerut kan kening heran pada siapa dia berbicara, bahkan mata nya masih terpejam, apakah dia mengigau? pikir Mahen


jeda beberapa waktu, kini perhatian Mahen pun hanya terfokus kan pada nya yang masih tertidur namun terdengar berbicara itu


"tapi,,, Azza nggak mungkin terus terusan bergantung pada Keenan mas,,," lanjut nya yang sontak saja membuat Mahen terkejut di samping nya membuat laki laki itu menggeleng tak setuju


"nggak Ay, gue ada buat lo, gue suami lo, sudah seharusnya kita saling menguat kan dan melengkapi,, lo jangan ngomong kayak gitu" ujar laki laki ini dengan menggenggam tangan kanan nya seketika, tetap berujar sekali pun Mahen tahu jika ujaran nya tak akan di dengar oleh gadis di hadapan nya ini


kembali jeda, dengan keadaan diri nya masih belum sadar kan diri, namun dengan kepala yang menggeleng lambat dan terkesan keras


"kenapa semua orang seolah memaksa ku untuk melakukan hal yang sama sekali tidak bisa ku lakukan,,," ujar nya di iringi dengan air mata yang mulai mengalir dari kedua pelupuk mata nya


"nggak Ay, gue nggak akan pernah memaksa lo buat lakuin apa yang nggak bisa lo lakuin, kalau lo memang nggak bisa lakuin itu" ujar Mahen dengan tergesa, sekali pun laki laki ini tidak mengerti dengan apa yang di lakukan dan yang diri nya maksud kan


lagi lagi, ucapan nya jeda sejenak untuk beberapa saat, hingga,,,


"maaf kalau aku nggak pernah bisa jadi istri yang baik dan anak yang diinginkan Papa sama Mama mas?" imbuh nya yang mulai sedikit tenang, namun mata indah itu tiada henti nya mengalir kan air


"nggak Ay, selama ini lo udah bisa jadi istri yang baik buat gue, juga jadi anak yang nurut sama Mama dan juga Papa Ay" balas Mahen dengan gelengan tak setuju


untuk sejenak, Mahen terlihat semakin khawatir dengan keadaan nya, rasa iba itu semakin tinggi dalam benak nya, nyata nya di balik kenakalan gadis di hadapan nya, ada trauma yang memang sulit untuk berpisah dari tubuh nya,,


"m,, mas mau ke mana?" tanya nya yang sontak saja membalas genggaman tangan Mahen di samping nya, bahkan menggenggam dengan kedua tangan nya


"nggak mas, nggak maas,," teriak nya yang spontan saja langsung tersadar dari tidur nya dengan nafas memburu


menyadari mimpi yang selalu di nantikan nya datang, sontak saja hal itu membuat nya tersadar dengan terbangun tiba tiba dari tidur nya, bahkan refleks diri nya yang masih menggenggam erat tangan laki laki di hadapan nya itu menjadi memeluk Mahen secara tiba tiba, dan menangis di sana, menumpukan dagu nya di bahu kiri laki laki itu


_Naughty Girl Is My Wife_


Senin, 17 April 2023