That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)



"entah lah Kania, aku rasa,, mungkin aku sudah mendapatkan hidayah, dari yang maha kuasa" jawab nya dengan tenang dan tatapan meneduh kan


"bisa jadi sih, tapi beneran lho, aku nggak nyangka banget yah, sahabat aku ini benar benar di penuhi dengan tanda tanya, pantas saja dia selalu tanya kamu sama aku kalau ada apa apa sama kamu" imbuh Kania yang sudah merasa faham


"tanya aku, perihal apa?" tanya nya yang sekarang menjadi kembali di buat penasaran


"iya, perihal kamu, minta nomor ponsel kamu sama aku, minta alamat email kamu sama aku, minta ID LINE kamu sama aku, yang padahal dia sendiri satu atap sama orang yang selalu berusaha di cari tahu nya, aneh banget" jelas Kania dengan menggeleng heran


"hah, buat apa dia cari cari aku sampai segitu nya?" tanya nya yang merasa heran sendiri


"pantas saja dia kirim pesan pribadi sama aku, tahu nya dari kamu dia tahu informasi ini?" jawab nya


"iya, awal nya aku juga heran, tapi,, gimana sih keseharian dia selama sama kamu di rumah, gimana rasa nya gitu, satu atap sama cowok dingin kayak dia?" tanya Kania dengan penuh dramatis


"hhh, biasa aja" jawab nya dengan membuang nafas panjang, juga membuang tatapan nya


"eh kamu yakin, dia kelihatan tertutup banget lho orang nya, atau,, sikap es nya bisa mencair di depan kamu?" goda Kania dengan tersenyum penuh arti, membuat nya gelagapan


"Kania, ap,, apaan sih, nggak gitu juga kali, udah lah, buat apa juga bahas dia" jawab nya


"tapi,, mungkin kah dia sudah menyimpan rasa sama kamu,, sampai nyari kabar kamu segitu nya?" tanya Kania sedang terkejut


"hhhhh, Kania, sudah lah,, aku pikir untuk apa kita bahas dia saat ini?" tanya nya yang sudah tak habis pikir


"bukan gitu Ay, ya coba kamu pikir, orang nggak bakalan nyari informasi orang lain sampai segitu nya kan, ya paling paling buat nomor ponsel aja gitu, nggak sampai minta akun sosial media nya, yang ini aneh banget nggak sih?" tanya Kania


"ya mana aku tahu, mungkin buat ganggu aku kali, dia kan memang hobi banget usilin aku, udah lah, aku nggak mau bahas ini sekarang" jawab nya yang padahal dalam hati nya ikut terheran heran


'apa iya dia kayak gitu?' batin nya yang ikut bertanya tanya


'tapi nggak, dia nggak bakalan kayak gitu, dia bukan tipikal orang yang gampang simpan hati sama sembarang orang, mana mungkin dia beneran suka sama aku dalam waktu singkat, kalau dia beneran suka sama aku, mungkin udah dari dulu waktu kita masih di Jakarta, bukan di sini' lanjut batin nya seraya menggelengkan kepala nya, berusaha mengusir pikiran yang tidak seharus nya di pikirkan nya


"kamu kenapa?" tanya Kania kala melihat nya menggeleng geleng kan kepala nya


"nggak papa, aku baik baik saja" jawab nya


"oh iya Ay, aku duluan yah, kamu tunggu di sini aja nggak papa?" ucap Kania seraya beranjak, membuat nya mendongak


"lho, kamu mau ke mana, kita barengan ke kelas dong?" jawab nya yang memang sudah selesai makan siang


"aku lupa kabari kamu, hari ini, kita nggak ada jam lagi, di boleh kan pulang juga, tapi aku mau ke perpustakaan dulu, hehe,, biasa, mau pinjam novel, tapi nanti aku ke sini lagi, tunggu aku di sini, oke?" ujar Kania seraya pergi, membuat nya menjadi terheran menatap sahabat nya itu


"hari ini kenapa orang orang terlihat berbeda deh, tadi pagi kak Sandi, sekarang Kania, pada pergi tiba tiba, pada aneh banget" gumam nya seraya lagi lagi menggeleng kecil


jauh di pojok ambang pintu sana, terlihat empat orang laki laki yang kata nya cukup populer di universitas Harvard ini, siapa lagi jika buka DIMAS DIRGANTARA AGNIBRATA, DAVID BINTANG SANJAYA, BAGAS ABIMANYU AL BIRRU, dan, KEENAN MALIK MAHENDRA


ke empat nya terlihat bersedekap, akh latah,, maksud nya, hanya tiga orang yang bersedekap, karena Mahen selalu memasukkan kedua tangan pada kedua saku celana nya, jangan lupa kan dengan kepala yang masing masing mengangkat, terlihat angkuh, dan menambah kesan cool pada ke empat laki laki ini


"kiw kiw, ada pacar gue tuh" gumam Dimas yang sial nya masih bisa di dengar oleh ketiga teman di samping Dimas


mendengar hal itu, membuat Mahen mengedarkan pandangan nya ke seluruh penjuru kantin, semua orang saling berkumpul, kenapa istri nya hanya duduk seorang diri? Mahen yang melihat nya sedikit merasa kan simpati, ingin mengejek tapi tidak tega, satu satu nya yang bisa Mahen lakukan saat ini hanya diam sesekali memperhati kan istri nya dari tempat nya


"samperin Dim" seloroh Bagas seraya mendorong Dimas ke depan


"lah, napa tuh bocah, sensi banget?" tanya Bintang dengan terheran


"tahu tuh, kesambet jin tomang kali" jawab Dimas, kemudian beralih menyusul Mahen yang terduduk


mendengar hal itu, membuat Bagas tersenyum penuh arti dan menggeleng "Mahen cemburu"


"memang nya dia suka sama Ayla?" tanya Bintang yang masih setia berdiri di samping Bagas


Bagas mengangkat kedua bahu sebagai jawaban "kalau belum di coba kita belum tahu, coba tes, lo godain Ayla, lihat tanggapan Mahen gimana"


"gue nih, ahli nya godain cewek!!" seru Bintang dengan menggosok kedua telapak tangan sebelum mencoba


"AYLA KANZA CAKRAWALA,, GUE SUKA SAMA LO, LO MAU NGGAK, JADI PACAR NYA DIMAS,,?" teriak Bintang se lantang mungkin, membuat semua perhatian tertuju pada Bintang, hanya pada Bintang


brak,,,


sepatu melayang dan mendarat tepat mengenai kepala Bintang, cowok itu sampai terjatuh karena lemparan tak berhati yang di layang kan oleh Mahen


Bagas dan yang lain nya hanya tertawa ngakak, sementara Bintang sendiri meringis kesakitan, hingga bola mata Bintang membulat dengan seketika kala melihat Mahen berjalan cepat ke arah cowok ini dengan kedua tangan yang sudah terkepal erat


"mampus, mati gue mati,," racau Bintang seraya merangkak cepat kemudian berlari berusaha menghindari amukan Mahen


"sini lo kembaran jenglot!!" teriak Mahen tak berhenti dan beralih berlari berusaha menangkap Bintang


"apa yang gue bilang, Mahen suka sama Ayla tapi nggak mau ngakuin, kebanyakan gengsi" imbuh Bagas dengan menyeringai, membuat Dimas faham


"hmmm, bisa di buat sinetron nih" jawab Dimas seraya kembali bersedekap dan mengelus dagu seakan berpikir


"judul nya Dim?" tanya Bagas yang sudah menahan tawa


"musuh ku ternyata adalah jodoh ku, asek asek!"


"backsound lagu nya, salah kah bila aku mencintai mu, dan berharap engkau kan jadi milik ku, walau banyak yang bilang kau tak pantas untuk ku,," Dimas bernyanyi dengan penuh kesenangan, kedua tangan nya berlagak seolah memegang gitar


"SIAPA PUN, TOLONG GUE!!" teriak Bintang yang masih saja berusaha melolos kan diri dari kejaran Mahen


Bintang melempar tatapan menggoda pada nya yang masih terdiam meng heran, seraya tersenyum jahil "CIEE, AYLA,, YANG SEKARANG UDAH PUNYA PAWANG, TAPI,, TOLONGIN GUE, PAWANG LO SEREM BANGET KALAU MARAH" dasar Bintang, sudah merasa terancam juga masih saja bisa menjahili nya tanpa rasa dosa dan bersalah


sementara diri nya yang mendapati hal itu, hanya bisa terdiam dan menunduk menahan malu, mengapa teman teman nya malah seperti itu, musuh menjadi cinta, sangat sangat terdengar aneh, meski kedua nya sekarang sudah merasa,, asndjjdbdjdjs


"Ay, antar aku ke toilet yah, boleh nggak, kamu lagi sibuk nggak?" sontak pertanyaan itu membuyar kan lamunan nya, argh,, mengapa diri nya berpikir begitu?


"boleh, yuk?" jawab nya seraya beranjak kemudian bergegas pergi mengantar Bianca ke toilet


sebenar nya diri nya merasa tidak yakin akan sanggup untuk menemani Bianca berjalan ke toilet, namun ingin menolak, dia sungkan, pada akhir nya, diri nya hanya memilih manggut manggut saja, setuju menemani gadis itu ke toilet, diri nya terus menunggu di luar toilet, menyandarkan punggung nya hanya sekedar untuk menjaga keseimbangan tubuh nya, karena jujur, sejak tadi rasa nya, tubuh nya sangat lemas dan hendak limbung, namun diri nya masih berupaya menahan diri untuk tetap berdiri tegak


"udah?" tanya nya saat melihat Bianca keluar dari toilet, dan mendapati anggukan dari Bianca sebagai jawaban, kemudian langsung saja berlalu mendahului nya, sedang kan dengan diri nya yang hendak menyusul, namun dengan kepala nya yang masih terasa sangat pening, pandangan nya seolah bergoyang kemudian menggelap, al hasil, diri nya kehilangan keseimbangan pada tubuh nya dan berakhir pingsan


_**That Naughty Girl Is My Wife_


Selasa 4 Juli 2023**