
Canteen university of Harvard 11:30 AM
siang ini, diri nya tengah duduk bersama Kania dan juga Sandi yang tengah menemani nya di bawah pohon rindang besar di lapangan ini, akh latah, lebih tepat nya, Sandi yang meminta kedua nya untuk berkumpul di sini, yang tadi nya di kantin, kini kak Sandi malah mengajak kedua nya untuk datang ke sini, ada ada saja
"ada apa kak Sandi memanggil kita ke sini?" tanya Kania yang merasa sedikit tidak sabaran dengan apa yang akan di kata kan oleh kak Sandi
"sabar dong Nia, kamu tuh ya', kebiasaan banget desak kakak buat cerita langsung?" jawab kak Sandi yang sudah sangat akrab dengan Kania
"hehe,, maaf kak, aku memang nggak sabaran orang nya, begini lah aku, gadis lugu dengan segala kekurangan dan kelebihan yang di miliki nya" jawab Kania dengan terkekeh
"di sini kakak ya yang mau cerita, kok malah jadi kamu yang curhat sih, heran kakak?" tanya kak Sandi yang membuat nya jengah
"sudah lah, kalian itu aku lihat sejak tadi ribut terus, jadi nggak ngumpul nya, kalau nggak, aku mau ke perpustakaan dulu?" tanya nya dengan melerai
"eh eh, jadi dong Ay, gampang marah banget jadi orang, lagi pula kamu sih Nia, mancing emosi nya kakak, jadi gini kan?" ujar kak Sandi yang lagi lagi menyalah kan Kania
"apaan sih kak, kakak juga yang nggak mau ngalah kan sama junior nya sendiri" jawab Kania dengan mendelik tajam seraya menyilang kan kedua tangan nya di depan dada
"hmm,, oke oke, kakak minta maaf untuk itu, tapi,,," ucapan kak Sandi yang tiba tiba saja menggantung, membuat kedua junior yang mendengar nya penasaran dengan apa yang akan di kata kan oleh senior mereka
"hhhhh,,, kakak kebiasaan deh,, jangan menggantung kan kata kata selama tidak ada yang memotong pembicaraan kakak bisa nggak sih kak?" tanya nya yang merasa jengah
"iya nih kakak ini gimana sih, perasaan wanita juga kalau di gantung status nya nggak bakalan enak juga kali, apa lagi ini nih, yang kerjaan nya menggantung kalimat, buat pendengar setia jadi penasaran saja, untung kesabaran kita ekstra, iya nggak Ay" lanjut Kania dengan dramatis dan meminta persetujuan dari nya
"huuh, tahu tuh kakak suka saja buat kita penasaran dengan semua tingkah laku nya kakak,," jawab nya yang mulai terpotong kala seseorang ikut nimbrung dengan tiba tiba
"hai semua,, boleh gabung dong,, sama kalian?" sapa Surya yang entah datang dari mana
"akh,, Surya, boleh boleh, gabung saja,, sini sini,, duduk di sini?" ajak kak Sandi dengan semangat
"makasih kak,, eh btw dari tadi aku perhatikan kan seperti nya kalian sedang membicarakan sesuatu yang cukup serius, kedatangan ku ganggu dong kak?" tanya Surya lagi dengan berbasa basi
yaah, sejak tadi, laki laki ini tengah memperhatikan ketiga nya yang memang sedang berkumpul, akh,, latah, seperti nya laki laki ini hanya sedang memperhatikan nya sejak laki laki ini bermain bola basket, niat hati ingin mencuri perhatian dari nya, namun bukan malah mendapat kan perhatian nya kini laki laki ini sendiri yang memperhatikan nya dari kejauhan
"hhhhh,, jadi gimana kak, tapi apa tadi,,?" tanya nya yang sedikit merasa tak sabaran
"besok,, seperti nya kakak wisuda Ay,, kalian mau datang di acara besok?" tanya kak Sandi dengan ragu
"entah,, besok aku juga harus mengurus kan sesuatu,, ada kabar dari rekan ku di Magelang,, kata nya aku harus ke sana" jawab nya dengan tatapan datar nya
"entah,, kak Bagas ajak aku kencan besok,, jadi,, aku nggak bisa kak" jawab Kania dengan mengangkat kedua bahu nya tak acuh
"hhhhh,, dua adik junior pada sibuk sendiri,, yang satu urus karir, yang satu malah mau bucin, dasar kang bucin,," sindir kak Sandi dengan wajah datar
"lagi pula ya kak, kan ada kak Aisha besok,, jadi kakak nggak sendirian banget kak?" tanya Kania
"huhu, iya tuh, ustadz Hamzah juga paling paling ikut ke sini dong sama istri nya?" sambut nya dengan memojokkan kak Sandi
"tahu ish,, kakak aneh aneh saja deh, orang kalau mau wisuda itu undang keluarga nya, bukan adik junior nya,, gimana sih?" ujar Kania dengan dramatis
"hhhhh,, iya deh iya,, sesuka kalian lah" jawab kak Sandi
"btw kakak mau lanjut kan pendidikan kakak di mana setelah lulus nanti?" tanya nya kala mengingat sesuatu
"kakak mau ke Kalimantan tengah, untuk melanjut kan pendidikan pelatihan profesi advokat kakak di sana Ay,," tutur kak Sandi seraya memandangi wajah nya
"Kalimantan tengah,, jauh dong,, bagaimana dengan kak Aisha,,?" tanya nya dengan tak sabaran
"kak Aisha akan ikut kata nya, sudah izin juga sama keluarga kak Aisha nya kok, alhamdulillaah, kakak dapat izin juga ajak kak Aisha nya" jawab kak Sandi dengan tersenyum tipis
"gitu yah,, kakak mau jadi pengacara dong,, latihan di sana berapa lama?" tanya nya yang semakin mendalami pertanyaan
"kurang lebih dua tahunan sih Ay kakak di sana,," jawab kak Sandi
"kakak mau jadi pengacara,, lama dong nggak ketemu sama aku di sini?" tanya nya yang merasa sedikit berat
"iya,, tapi bukan berarti kita lost kontak lah Ay,, kalian masih bisa menghubungi kakak di sana kok, ya kalau kakak nggak sibuk,, pasti kakak langsung jawab" jawab kak Sandi
"nggak usah khawatir juga kali Ay,, masih ada gue di samping lo,, lo nggak bakalan se kesepian itu" ujar Surya yang tiba tiba ikut nimbrung
"apaan sih,, nggak jelas lo" jawab nya dengan bersedekap dan juga mendelik
_**That Naughty Girl Is My Wife (LDN)_
Senin, 31 Juli 2023**