That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)



kedua nya tengah menonton televisi di ruang keluarga hanya berdua, dengan Mahen yang tiduran dengan menjadi kan paha nya sebagai bantalan, seperti nya laki laki ini memang akan menjadi kan tidur di atas paha nya sebagai kebiasaan baru,, karena laki laki ini terbilang sering meminta hal ini pada nya


"aku mau juga anggur nya,," pinta Mahen yang melihat nya menyuap kan sebuah anggur pada mulut nya


"mau makan jangan sambil tiduran gini,, nggak baik Nan,, mending kamu bangun,," jawab nya


"nggak,, aku mau nya gini saja sama kamu,, posisi ini nyaman banget buat aku Ay,, aku tidur di sini ya malam ini?" tanya Mahen yang kini memandangi wajah nya dari bawah


"hhh,, ya sudah kalau nggak mau nggak masalah,, tidur di sini bagaimana,, nanti kalau badan nya sakit semua gimana,, nggak akh,, aku nggak mau,," jawab nya


"huuh,, dosa lho nolak ajakan suami,, apa kamu nggak takut nanggung dosa nya sebesar apa nanti?" tanya Mahen yang membuat nya berpikir


"tapi kamu juga dosa tahu,, masa makan sambil tiduran gini, takut nya keselek gimana?" tanya nya


"cie,, mulai khawatir sama aku ya,, ya sudah lah, aku duduk kalau begitu,, tapi,, mau kamu suapi pokok nya,, aku nggak nerima penolakan,," putus Mahen seraya bangun dari tiduran nya,, namun mengganti posisi menjadi bersandar pada bahu nya, dan punggung juga yang di sandar kan pada sofa


"Nan,, ck,, yang benar saja,, kamu mau aku menanggung beban kamu yang berat itu,, astaghfirullah,, kamu tuh berat tahu nggak?" tanya nya yang merasa sedikit berat


"emm,, nggak kok,, aku nggak sepenuh nya sandaran sama kamu saja yang,, aku juga sandaran sama sofa di belakang aku,," jawab Mahen dengan manja


"hhh,, ya sudah,, buka mulut nya,," tutur nya hendak menyuap kan anggur pada mulut Mahen


"enak sayang,, apa lagi jika aku mendapat kan suapan dari kamu,," tutur Mahen yang berusaha mencari kenyamanan saat bersandar di bahu nya


kedua nya terus saling menyuapi di sepanjang film yang mereka tonton malam ini, akh,, latah,, lebih tepat nya,, diri nya yang harus menyuapi Mahen dan juga Mahen yang ngotot ingin menyuapi nya juga,, meski diri nya tidak melakukan ini dengan terpaksa,, namun tetap saja, hal ini Mahen lah yang menginginkan nya


"bentar yang,, aku mau minum dulu,," tutur Mahen seraya memperbaiki posisi duduk nya,, meraih segelas air putih, dan meminum nya hingga tersisa setengah,,


"Ay,, aku rasa,,," ucap Mahen seraya membalikkan kepala,, menoleh ke arah nya hingga ucapan nya pun menggantung di kala melihat istri nya sudah tertidur dengan pulas di sandaran sofa


melihat hal itu,, kini berhasil membuat Mahen tersenyum tipis,, bersandar pada sandaran sofa dan menarik pelan kepala nya yang sudah tertidur pulas agar bersandar pada dada bidang Mahen


"selamat tidur istri ku sayang,, cup,," ucap Mahen seraya mencium singkat kening nya yang sudah tertidur pulas, tangan laki laki ini terulur untuk mengusap lembut kepala nya dengan sayang


Mahen terus memandangi wajah nya di kala tertidur dengan nafas yang terdengar teratur, menandakan bahwa diri nya benar benar sudah tertidur dengan pulas dan nyenyak


hingga tepat pukul 01.05 dua suara mobil yang terdengar saling sahut menyahut pun mulai memasuki halaman rumah,, mungkin mobil Mama sama Papa, pikir Mahen


pintu utama yang memang belum di kunci pun memudahkan kedua orang tua nya masuk ke dalam rumah ini dengan tenang


"assalamualaikum,,?" ucap kedua nya setelah beberapa menit kemudian seraya memasuki rumah ini


"waalaikum salam warahmatullah,," gumam Mahen yang masih belum bergerak pada posisi nya, duduk dengan nya yang setia mengusap lembut kepala nya yang sudah tertidur


"hmm,, nggak Ma,, anak perempuan tunggal nya Mama ini begitu khawatir jika selarut ini Mama belum pulang juga,, jadi dia menunggu Mama sama Papa juga di sini,, sambil menonton film,," jawab Mahen yang mengundang senyuman di wajah Papa


"lho,, kalian menunggu kita di sini sejak tadi,, maaf ya Hen,, entah kenapa,, hari ini kerjaan Mama banyak banget di butik,, jadi kamu harus menuruti kemauan anak perempuan tunggal Mama ini,, dia memang sedikit keras kepala sih?" ucap Mama yang merasa bersalah


"hmm,, iya Ma,, tidak masalah Mama,, oh iya,, Mama sama Papa apa sudah makan,,?" tanya Mahen lagi


"sudah Mahen,, kita sudah makan malam,, Papa ajak Mama makan malam di resto tadi,," jawab Mama yang membuat Mahen mengangguk


"xixi,, tapi tadi seperti nya kamu salah bicara Hen,, bukan nya kalian yang menonton film,, malah film nya yang menonton kalian yang sedang duduk di sini,," imbuh Papa dengan pelan dan berhasil membuat Mahen malu


"Papa,," peringat Mahen yang terlewat malu


"sudah sudah,, sudah hampir pagi ini,, kalian sebaik nya istirahat di kamar saja,, biar ini Mama yang beres kan,," imbuh Mama lagi


"tapi Ma,," ucap Mahen yang merasa tak enak hati


"nggak masalah Hen,, ini biar Mama saja yang urus,, kamu cepat lah istirahat,, pasti tubuh kamu pegal di tiduri gitu sama anak Mama,," jawab Mama yang membuat Mahen menurut


Mahen pun mulai mengubah posisi dan beralih menggendong tubuh nya ala bridal style dengan begitu pelan,, takut diri nya terganggu sampai terbangun dari tidur nya


"aku pamit kembali ke kamar duluan ya Ma, Pa?" pamit Mahen yang seraya mulai berdiri dari duduk nya


"ya,, kalian istirahat lah,, terima kasih sudah menunggu Mama sama Papa pulang dari perusahaan,, meski tidak sempat di tunggu yang ngeyel ingin menunggu kedatangan kami?" jawab Mama yang membuat Mahen mengangguk


Mahen pun mulai melangkah dan berjalan dengan perlahan, menaiki anak tangga dengan begitu berhati hati,, karena takut diri nya terbangun dan terganggu dari tidur nya yang terlihat begitu nyenyak,, laki laki ini tidak ingin mengganggu nya sedikit saja


...°°°...


Mahen beralih menghampiri pinggiran tempat tidur, menidurkan tubuh nya dengan perlahan dan sangat hati hati


sejenak Mahen memilih untuk memandangi wajah nya di kala tertidur dengan pulas, wajah yang cantik dan polos di saat tertidur membuat Mahen bisa melihat kesempurnaan pada diri nya, sehingga Mahen pun rasa nya tidak rela jika tidak memandangi wajah nya ketika tidur dengan nya


"wajah mu begitu polos ketika tertidur,, perempuan yang tidak mengenal make up,, tanpa make up pun wajah mu selalu bersih bercahaya,, kamu memang lebih cocok tanpa make up Ay,," tutur Mahen dengan mengusap lembut pipi kiri nya


menurun kan pandangan pada tubuh nya dan laki laki ini pun tersenyum tipis


"hmm,, tubuh kamu begitu ringan,, namun terkesan ideal,, aku harap kamu bisa mendapat kan apa yang kamu ingin kan sayang,," ucap Mahen


_That Naughty Girl Is My Wife (LDN)_


Kamis, 7 September 2023