That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)

That Naughty Girl Is My Wife (Love Different Nature)
Naughty Girl Is My Wife



hari demi hari kini telah berlalu, semenjak acara perpisahan kelulusan satu minggu yang lalu, kini hari ini adalah hari keberangkatan Mahen dan Ayla ke Purbalingga Jawa tengah, untuk melanjut kan pendidikan di universitas perguruan tinggi


"kalian hati-hati ya di sana, kabari keluarga di sini jika kalian sudah sampai di sana, Ay, Ayah harap kamu bisa jaga diri di sana baik baik, dan Mahen, jangan nakal di sana, jujur Ayah kata kan, jika Ayah kurang percaya jika asrama kalian berbeda, Ayah hadiah kan apartemen terdekat di sana buat kalian, kalau kalian sedang tidak di asrama universitas sana, kalian bisa pulang ke apartemen di sana, sudah Om Devan yang urus juga, kamu di sana jangan main main, selalu ingat pesan Ayah" pesan Ayah pada sepasang pasutri ini sebelum kedua nya benar benar berangkat


"hmmm, iya Ayah, doa kan Ay supaya Ay bisa kembali pulang dengan membawa keberhasilan Ay ke rumah ini lagi yah?" pamit nya seraya meraih tangan kanan Ayah mertua nya


Mendengar penuturan dari sang menantu idaman, kini berhasil membuat Ayah dan Bunda mengukir senyum di wajah mulus nya masing masing


"hmmm, pasti Ayah do'a kan sayang, kalian hati hati yah di sana, ingat, kami menunggu kabar se sampai nya kalian di sana" peringat Ayah dengan tatapan dingin pada Mahen di samping nya, kemudian tersenyum ke arah nya yang berdiri tepat di hadapan Ayah


"Hmmm, iya sayang, do'a Ayah Bunda pasti selalu menyertai kalian, terutama kamu Ay, Bunda titip putra tunggal bunda itu sama kamu yah sayang, Bunda percaya, jika dia sama kamu, pasti dia akan bisa menjadi laki laki yang lebih baik lagi kelak, jika kalian sudah pulang nanti" tutur Bunda dengan terus tersenyum ke arah nya


Namun mendengar hal mengganjal yang di lontar kan oleh sang Bunda yang tepat berdiri di samping laki laki ini, kini berhasil membuat laki laki ini mengerut kan kening bingung "maksud Bunda selama ini aku nggak cukup baik gitu, kurang baik apa coba!" omel Mahen dengan memutar bola mata nya malas


"Selama ini kamu cukup baik sih, tapi ada yang kurang dari diri kamu, kepribadian kamu yang nggak baik, apalagi sama menantu kesayangan Ayah ini kamu kelihatan banget cuek nya!" Ujar Ayah yang tak ingin kalah dengan perdebatan pasangan ibu dan anak ini


"Udah Ayah, Ay nggak papa kok, jika sudah waktu nya nanti, pasti Keenan akan meluluh dengan perlahan sama Ay" tutur nya menengahi perdebatan kecil antara Ayah dengan anak ini


"Hmmm, Ayah selalu percaya sama kamu sayang, Ayah percaya, kamu nggak akan kecewakan Ayah, kamu yang sabar aja untuk menghadapi sikap nya yah?" tutur Ayah sambil tersenyum


"Dan satu lagi Ay" ucap Bunda yang berhasil membuat perhatian semua nya teralih kan dan terkunci hanya pada Bunda di samping Ayah


"Hhhhh, se dingin dingin nya dia, tapi dia selalu uring uringan kalau nggak kita ladenin, apalagi kalau di tinggal di rumah sendirian, dia bakalan gusar sendiri, jadi, jangan diemin dia ya kalau kalian ada masalah, bilang aja, kalau kamu bikin dia nunggu kamu terlalu lama, dia bakalan marah besar sekali pun nggak sama kamu, kesimpulan nya, dia tempramen kalau ada hubungan nya sama orang yang dia sayang, Bunda bilang kayak gini karena bunda tahu dan percaya, suatu saat nanti, kamu pasti akan menjadi bagian dari kehidupan nya, istilah nya, sumber semangat buat dia" jelas Bunda yang berhasil membuat nya harus tersenyum meski terpaksa


"Hmmm, iya Bund, Bunda bantu do'a yah, biar Ay bisa jadi istri yang baik buat menantu kesayangan Mama ini?" bukan diri nya yang menjawab, tapi malah Mama yang ber seru dengan semangat, seraya memegang kedua bahu nya sambil tersenyum pasti nya


"Bukan kah begitu Ay?" tanya Mama meminta persetujuan dari nya yang hanya bisa terus menunduk


"Hee, i,, iya Ma" jawab nya dengan tersenyum paksa dengan di sertai kegugupan yang kini tiba tiba melanda nya


"duh, kenapa gue tiba tiba gugup gini sih?" batin nya dengan memaling kan wajah nya dari seluruh keluarga nya


"tenang Ay, lo bisa lewatin semua nya sendiri, jangan ragu buat tunjukin siapa diri lo sebenar nya sama cowok dingin ini, lo harus bisa, lo jangan pernah kembali ke masa lalu lo lagi" lanjut nya dengan membatin


"Pa, Papa bisa nggak sih jangan bilang kayak gitu, kok aku ngerasa takut ya tinggal kan Papa sama Mama di sini?" tutur nya mengalih kan perhatian seluruh keluarga nya yang tengah memusat kan perhatian masing-masing hanya kepada nya


memeluk sang Papa di hadapan nya dengan sedemikian erat nya, benar-benar anak yang manja, sangat jauh berbeda dengan kepribadian Ayla di luar sana


mengetahui tanggapan dari sang gadis tunggal, kini berhasil membuat Papa sendiri merasa terharu sekaligus tersenyum menerima dan membalas pelukan hangat dari sang gadis


seketika kedua nya pun larut dalam pelukan, dengan tangan kiri Papa yang membalas pelukan hangat nya dan tangan kanan Papa yang mengelus lembut puncak kepala nya ke arah belakang hingga punggung nya


"sayang, jangan gini ah, kata nya udah mau masuk dan daftar universitas, tapi ketemu sama Papa kok manja nya kambuh lagi sih, nggak papa, tadi Papa hanya bercanda kok, kalau kamu kangen juga bisa video call kan sama Papa dan Mama di sini?" tutur Papa dengan menenangkan kegelisahan yang melanda hati anak gadis nya


melihat perlakuan lembut yang ditunjuk kan oleh sang suami, kini berhasil membuat Mama ikut mengukir senyuman hangat di wajah nya


"hmmm, apa yang dibilang Papa benar Ay, kalau suatu saat nanti kamu merasa rindu sama Mama juga Papa, kamu bisa kok menghubungi kita di sini" mendengar penuturan Mama kali ini berhasil membuat nya menoleh ke arah Mama dan melemas kan raut wajah nya


"ha-a Mama, jangan gini dong, kalau Ay jauh jauh'an kayak gini sama Mama, Ay pasti bakalan kangen banget sama mie goreng buatan Mama, apalagi nasi goreng nya, jangan gini dong Ma, mending aku kuliah di sini aja ya,, ya,, ya,,?" tutur nya dengan memasang wajah bersemangat seketika


"xixi, enggak Ay, sekali enggak ya enggak, kamu udah bisa masak sendiri kok masih berharap sama masakan Mama sih, udah ah, jangan manja an kayak gini, nggak malu apa tuh, di liatin sama suami sama mertua juga!!" ejek Mama dengan mengacak lembut puncak kepala nya, alhasil, rambut nya menjadi sedikit berantakan kembali


"ih Mama,, kan aku udah sisir'in rambut ku, kenapa diginiin lagi sih, ini kebiasaan buruk Mama deh, suka banget acak-acak rambut aku" ujar nya merajuk namun hal itu malah membuat Mama tertawa


"tuh Pa, lihat Mama, aku malah diketawain, aku juga bakalan kangen banget sama mie instan buatan Papa di sana" adu nya yang seketika memandangi wajah Papa di hadapan nya


"hmmm, kalau kamu rindu nggak papa sayang, nanti kita bisa video call, dan buat mie instan sama-sama dari jauh, iya nggak?" Jawab Papa yang seketika saja membuat hati nya tenang dan mengangguk dengan perlahan


"tapi ingat Ay, di sana, kamu jangan keseringan makan mie instan, kamu harus ingat, jika kamu punya riwayat asam lambung, jadi jangan keseringan makan mie instan, jika makan nya dalam satu minggu hanya dua kali, itu lebih baik" nasehat Papa dengan memperingati


_**Naughty Girl Is My Wife_


Selasa, 31 Januari 2023**