
Tanpa terasa waktu berlalu begitu saja.
Yun Hee sudah menginjak usia kehamilan 9 bulan dan sudah memasuki masa untuk persalinan bayinya.
Yun Hee melahirkan seorang putri yang sangat cantik di dampingi oleh Jung Hwa.
Bayi cantik itu di beri nama Hyun Ha Na.
Nenek Jung Hwa bisa mewujudkan harapannya melihat anak dari Jung Hwa sebelum akhirnya setelah 4 bulan kelahiran Ha Na,ia menutup mata untuk selamanya meninggalkan dunia ini.
Tidak lama kelahiran putra Dae Ho dan Song Yi menyusul.
Bayi tampan itu di beri nama Kim In Joo.
Bayi kecil itu hanya selisih dua bulan dari bayi Yun Hee dan Jung Hwa.
Kemudian putri kedua Ae Ri lahir sebulan lebih dulu dari putri Yun Hee.
Putri bungsu Ae Ri di beri nama Han Ah Ra.
Mereka bertiga tumbuh besar bersama menjadi sahabat baik seperti orang tua mereka.
Waktu demi waktu berlalu,kali ini kisah cinta anak anak Jung Hwa,Fernando,dan Dae Ho yang akan mewarnai kisah ini.
Ketiganya yang kini menginjak usia 21 tahun,telah meniti karir di bidang yang sama.
Ha Na mengikuti jejak ibunya menjadi dokter bedah.
In Joo dan Ah Ra juga menjadi dokter seperti halnya Yun Hee
Bukan tanpa alasan anak Song Yi tidak mengikuti jejaknya sebagai
pelatih taekwando,hal itu karena In Joo dan Ah Ra terlibat asmara.
Dae Ho dan Fernando sepertinya akan berbesan nantinya.Sayang sekali,anak mereka tidak ada yang mengikuti jejak ayahnya sebagai pengacara.
Tapi tidak,ada satu yang mengikuti jejak ayahnya sebagi pengacara,dia adalah anak pertama Fernando yang bernama Ah Young.
Jung Hwa kini menjadi pengacara terhebat lagi di Korea.
Karena istrinya menjulukinya pengacara angkuh,maka hal itu juga yang melekat dan menjadi ciri khas saat ia menghadapi lawannya di meja hukum.
Jung Hwa akan bersikap angkuh sehingga kubu lawannya merasa terintimidasi.
Tapi di luar persidangan,Jung Hwa adalah pria hangat dan penyayang keluarga.
Ia mendukung putrinya yang memilih menjadi dokter di banding mengikuti jejaknya sebagai pengacara.
Ha Na mewarisi kecantikan paras ibunya,sekarang ia sedang menjadi dokter magang di sebuah rumah sakit.
Ia tidak ingin satu rumah sakit dengan ibunya dan membawa embel embel nama besar ibunya agar mendapat perlakuan khusus.
Ha Na tumbuh menjadi gadis mandiri yang penuh semangat dan kerja keras.
Ia juga gigih dalam menghadapi dan meraih impiannya menjadi dokter bedah hebat seperti ibunya.
Hari ini adalah hari pertamanya magang di rumah sakit.
Ha Na dan anak baru lainnya yang juga In Joo dan Ah Ra berkumpul dan berkenalan dengan para seniornya.
Di antara yang paling menonjol adalah Kang Dong Joo.
Dokter bedah pria dengan julukan "dewa kehidupan".
Ia adalah dokter muda terbaik di rumah sakit ini,bahkan para atasannya yang lebih senior bisa kalah dengan kemampuan yang dimilikinya.
Namun kemampuannya yang hebat itu,tidak sesuai dengan sikapnya yang arogan,angkuh dan kasar.
Dong Joo orang yang sangat keras dan tegas.
Cara didikannya juga sangat disiplin.
Jangan coba coba membuat kesalahan jika sedang bersamanya atau akan mendapat semprotan kemarahan darinya.
Jika sudah di cap buruk oleh dokter ini,maka di situlah masa depanmu sudah menjadi suram.
Dong Joo menjadi ketua tim dokter yang menginspeksi para dokter magang hari ini.
Dong Joo menatap barisan dokter itu.
Lalu berhenti tepat di depan Ha Na.
Wajah Ha Na langsung tertunduk takut melihat Dong Joo berhenti persis didepannya.
Aduh,kenapa dia berhenti di depanku?
Apa aku sudah melakukan kesalahan bahkan sebelum kinerjaku di mulai?
Hei,angkat kepalamu.
Ha Na perlahan mengangkat kepalanya dan berhadapan dengan dokter tampan itu.
Mata dokter itu seperti harimau yang melihat rusa lemah di hadapannya.
Siapa namamu?
Aku,Hyun Ha Na.
Pria itu lalu menyilangkan kedua tangannya di belakang.
Kau,saat sudah memakai seragam seperti ini,itu berarti kau sudah siap untuk menerima pasien dan melayani mereka.
Tapi lihat disini!!
Rambut panjangmu itu,kenapa tidak kau kuncir!
Itu jelas akan membuat pekerjaanmu terganggu dan risih nantinya sehingga kau tidak bisa fokus dengan pasien secara maksimal.
Perhatikan penampilanmu itu!!
Iya senior,aku minta maaf.
Aku akan lebih teliti lagi.
Ha Na membungkuk minta maaf karena keteledorannya.
Aish,bahkan hari pertama aku sudah kena marah.
Berikutnya In Joo.
Anak Song Yi ini suka berdandan layaknya idola kpop.
Bahkan di hari pertamanya ini,dia menata rambutnya sedemikian rupa.
Juga memakai anting di telinga.
Dong Joo menatap In Joo dengan tajam,In Joo menunduk takut seperti tikus.
Bagaimana ini,kenapa sekarang malah berdiri depanku
Awas saja kalau memukulku,akan kuberitahu ibuku nanti.
Kau itu mau konser apa mau kerja!
Apa kau kira rumah sakit ini rumah agensi artis!!
Dan apa apaan ini.
Dong Joo langsung mencabut paksa anting di telinga In Joo.
Hingga ia meringis sakit sambil memegang telinganya.
Ah Ra pacar In Joo terlihat prihatin melihat pacarnya.
Ia menoleh pada In Joo seakan ingin beucap...
Kasihan kau In Joo,aku benar benar sedih melihatmu di perlakukan begitu.
In Joo menyadari lirikan Ah Ra dan tersenyum lemah seakan semuanya baik baik saja.
Aku baik baik saja Ah Ra,aku tidak apa apa.
Aku akan menjadi dokter hebat dan menikahimu nanti.
Ah Ra yang saling berlihatan dengan In Joo disadari oleh Dong Joo.
Ehemm...
Dong Joo lalu berpindah pada Ah Ra.
Ah Ra menatap Dong Joo dengan wajah takut.
Matilah aku,sekarang orang ini malah berdiri di hadapanku.
Kau sepertinya punya hubungan khusus dengan pria di sampingmu.
Ah Ra memberanikan diri menjawab omongan Dong Joo.
Iya senior,dia adalah pacarku.
Dong Joo tertawa sinis.
Pantas saja dandanan kalian sama.
Ah Ra dan In Joo adalah satu paket pasangan yang selalu berdandan ala kpop setiap harinya.
Jangan sekali kali kalian bermesraan di rumah sakit ini dan menganggap tempat ini sebagai tempat kencan!!
Kalau sampai aku memergoki kalian,akan aku buat kalian menyesal dan membersihkan toilet setiap harinya!
Kalian mengerti!!!
Iya senior.
Jawab Ha Na,Ah Ra dan In Joo bersamaan.
Setelah ospek itu,tiga serangkai itu bisa bebas dan pergi.
Mereka bisa berkeluh kesah sekarang sambil menyusuri koridor rumah sakit itu.
In Joo memulai sumpah serapahnya.
"Dasar senior sombong,angkuh,tidak punya perasaan.
Percuma saja punya sejuta bakat tapi tingkahnya tidak terpuji sepeti itu.
Sakit sekali kupingku ini karena di tarik paksa seperti tadi.
Kalau ibuku tahu,akan habis dia dalam satu jurus taekwando ibuku.
Sudah,sudah sayang.
Kita lihat saja nanti,aku sumpahi doker angkuh itu akan pacaran dengan salah seorang di rumah sakit ini,dan saat nanti aku memergoki mereka bermesraan maka di situlah riwayatnya tamat.
Ah Ra mencoba menghibur pacarnya yang sakit hati.
Ha Na tersenyum saja melihatnya.
Hal itu memancing tanya Ah Ra.
Hei,Ha Na..
Apa kau tidak ingin mengutuk dokter bejat itu juga??
Hem,yah kita memang salah.
Dia seperti itu agar kita disiplin nantinya.
Wah,dengar Ah Ra aku tidak percaya Ha Na malah mendukung dokter itu dari pada sahabatnya.
Iya In Joo,biar saja.
Semoga nanti Ha Na jadian dengan dokter itu dan kita lihat saja..
Apa di masih bisa bicara manis seperti ini.
Ha Na iseng dan menepatkan dirinya di tengah Ah Ra dan In Joo.
Kedua tangannya masing masing ia kaitkan di leher In Joo dan Ah Ra lalu ia bergelantung di tengahnya.
Ketiga sahabat itu saling bercanda untuk menghilangkan kesal di hari pertama mereka magang.