THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND

THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND
PENGACARA ANGKUH ITU SUAMIKU



Tanpa terasa Song Yi dan Dae Ho sudah menempuh babak baru kehidupan asmara mereka dan sekarang sudah memantapkan diri untuk naik ke jenjang pernikahan.


Hari ini tepatnya,hari bahagia Song Yi dan Dae Ho.


Setelah perjalanan cinta yang panjang dan berliku,Dae Ho mantap melabuhkan hatinya pada Song Yi.


Kebahagiaan yang serupa juga menghampiri Yun Hee yang positif hamil dan Ae Ri yang mengandung anak kedua.


Karena hari itu ia membeli alat tes kehamilan yang sebenarnya untuk dirinya tapi,ia berikan pada Yun Hee terlebih dahulu.


Yun Hee dan Ae Ri hendak menemui Song Yi di ruang tunggu.


Tapi Yun Hee dan Ae Ri kaget karena Song Yi malah memakai setelan pria saat pernikahan dengan rambut yang di tata sederhana.


Song Yi,kenapa tidak pakai gaun pengantinmu?


Ae Ri langsung bertanya...


Ah,ini kan sekali seumur hidup.


Aku ingin sesuatu yang lebih berkesan dan di ingat semua orang.


Yun Hee mulai bicara..


Kalau kau memakai pakaian mempelai pria.


Berartti......


Tepat sekali.


Jung Hwa dan Fernando sedang ternganga melihat Dae Ho dengan balutan gaun pengantin wanita.


Apa yang kalian berdua lihat!!!!


Seketika Jung Hwa dan Fernando tertawa hingga terguling guling di lantai.


Baik,tertawalah kalian.


Karena ini hari bahagiaku..


Tertawalah sepuasnya.


Akibat menertawakan Dae Ho..


Jung Hwa dan Fernando juga diminta untuk berdandan seperti wanita untuk menjadi pengiring peengantin Dae Ho.


Karena hirarki istri yang tinggi,Jung Hwa dan Fernando juga berakhir menjadi wanita jadi jadian yang membuat Dae Ho tertawa terpingkal sekarang.


Rasakan,sekarang lihatlah diri kalian yang seperti banci kaleng.


Iseng iseng Jung Hwa malah meresapi perannya.


Ia menggoda Dae Ho dengan suara yang di buat seperti wanita.


Omo,kakak tertua kita akan menikah.


Kau cantik sekali....


Parahnya,Fernando juga tertular ulah Jung Hwa yang berbicara seperti wanita.


Iya,selamat ya Eonnie(bahasa Korea untuk kakak perempuan).


Wah,sumpelan dadamu besar sekali,bahkan besar dari milikku.


Semoga kita lekas menjadi pengantin Juga ya adik.


Fernando menatap Jung Hwa.


Iya kakak,aku juga ingin menjadi pengantin wanita seperti kakak tertua hari ini.


Mulut Dae Ho hampir berbusa karena menahan muntah melihat tingkah Jung Hwa dan Dae Ho.


Aku rasa kalian malah menikmati menjadi wanita jadi jadian seperti itu.


Kasihan Ae Ri dan Yun Hee yang harus hidup dengan laki laki sinting seperti kalian.


Tapi aku juga harus mengasihani diriku yang seperti ini di hari pernikahanku.


Pernikahan itu di mulai.


Kesan jenaka langsung datang saat Dae Ho tersandung saat baru memasuki ruang pernikahan karena menginjak gaun pengantinnya.


Gelak tawa semakin bertambah saat melihat kehadiran pengiring pengantin yang berpakaian wanita padahal pria.


Orang itu tidak lain Jung Hwa dan Fernando.


Mereka menahan segudang malu di hadapan para tamu undangan.yang hadir.


Song Yi yang gagah sudah menunggu Dae Ho yang berjalan menuju ke arahnya.


Di altar pernikahan itu mereka mengikrarkan janji sehidup semati.


Untuk saling setia dan bersama hingga maut memisahkan.


Dan sekarang sesama mempelai diizinkan untuk berciuman.


Langsung saja,Song Yi membuka tudung pengantin Dae Ho dan menciumnya secara jantan.


Adegan itu mendapat tepuk tangan yang meriah dari para tamu yang hadir.


Walau pasangan ini sangat aneh,namun tidak bisa menutupi kebahagiaan dan suka ria yang mereka rasakan sekarang.


Acara terkahir adalah pelemparan bucket bunga.


Dan yang beruntung mendapatkannya adalah Jun Pyo.


Pria yang waktu itu menaruh hati pada Yun Hee.


Jung Hwa yang di samping Yun Hee berwajah sinis.


Pasti dia senang mendapat bucket itu.


Untung saja ingatanku datang tepat pada waktunya.


Kalau tidak mungkin istriku sudah akan memegang bucket bunga itu sekarang di hadapan para tamu undangan.


Yun Hee terkekeh melihat Jung Hwa yang mengomel.


Yun Hee lalu memalingkan pipi Jung Hwa ke arahnya.


Muach...


Jung Hwa kaget dengan ciuman Yun Hee.


Namun ia tersenyum dan meresapi ciuman itu.


Tidak berapa lama setelah pernikahan.


Song Yi juga menyusul hamil.


Malam hari Jung Hwa,Dae Ho dan Fernando berkumpul di sebuah tempat minum.


Wajah ketiga pria itu nampak lelah dan putus asa karena menghadapi tingkah istri mereka yang sedang hamil.


Dae Ho memulai curhatannya.


Kalian tahu,istriku Song Yi seperti orang kelaparan yang terkena gigitan zombie karena terus lapar dan tidak peduli waktu.


Semalam jam 2 pagi,dia minta bebek peking.


Aku padahal sangat mengantuk,jika aku menolak ia akan membuat anak di dalam perut itu jadi alasanya.


Akhirnya hal itu membuatku tidak bisa menolak.


Jung Hwa juga ikut angkat bicara.


Istriku Yun Hee,terkadang muntah saat melihat wajahku,kadang juga tidak mau dekat dekat denganku.


Aku bingung,kenapa wanita hamil begitu menyusahkan.


Yang mereka kandung itu bayi atau tukang kritik.


Kalian berdua masih lebih beruntung daripada aku.


Istriku Ae Ri selalu memintaku memakai baju perempuan saat di rumah.


Anakku yang pertama bahkan selalu menertawakanku.


Ia membuatku terlihat benar benar konyol.


Kali ini Jung Hwa dan Dae Ho benar benar di buat tertawa oleh omongan Fernando.


Akhirnya,tiga sekawan itu bersulang dan meneguk minuman di gelasnya sebelum beranjak pulang.


Jung Hwa sudah kembali bekerja sebagai pengacara.


Ia bergabung dengan Firma hukum Fernando.


Dan menjadi pengacara yang patut di perhitungkan lagi.


Mi Ra yang mendekam di penjara masih menyimpan sejuta dendamnya.


Ia memang tidak bisa melakukan apa apa sekarang.


Tapi,ia bersumpah akan membalas semua sakit hatinya suatu saat nanti.


Jung Hwa dan Yun Hee sedang duduk berdua di sofa.


Jung Hwa membacakan dongeng tidur untuk bayinya di dalam perut sambil mengelue elus perut Yun Hee.


Hari ini perasaan Yun Hee sedang baik,sehingga mau dekat dekat dengan Jung Hwa.


Selesai membacakan dongeng itu,Jung Hwa tidak lupa mengecup perut hamil Yun Hee.


Jung Hwa dan Yun Hee menyempatkan untuk berbincang sejenak.


Jung Hwa,maaf ya.


Di masa kehamilanku ini,aku sering sekali menyusahkanmu dan merepotkanmu.


Jung Hwa menyandarkan kepala Yun Hee di pundaknya.


Tidak apa apa Yun Hee,aku sangat faham.


Itu semua bukan maumu,itu semua bawaan bayi dalam perutmu.


Aku akan bersabar dan sebisa mungkin mengerti akan semua ini hingga kelak bayi kita lahir.


Aku yakin,ia akan menjadi anak yang hebat nantinya mengingat semua yang sudah kita lewati untuk bisa bersama seperti ini.


Ia benar,anak ini adalah anak dari si pengacara angkuh Hyun Jung Hwa.


Jung Hwa tertawa.


Wah,ternyata itu kesanmu saat menjadikanku suami.


Baiklah,dulu aku memang begitu.


Tapi setelah bertemu denganmu aku adalah pria biasa yang di butakan cinta sejati.


Jung Hwa mengecup kening Yun Hee lalu menggendongnya ke kamar untuk tidur.