THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND

THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND
TERUNGKAP



Di rumah,Yun Hee sangat terkejut saat mendengar penjelasan Jung Hwa tentang terduga yang menguntit dan melakukan teror terhadapnya kemungkinan adalah pria yang ia selamatkan dari tabrak lari waktu itu.


Tidak mungkin Jung Hwa,bukankah paman itu orang baik.


Kenapa dia sampai di curigai??


Yun Hee...


Jung Hwa menggenggam tangan istrinya yang lembut.


Ini kan baru spekulasi kami,karena dari semua bukti dan saksi semuanya mengarah pada pria itu.


Terlebih lagi kenyataan tentang penyadap suara itu.


Apa kau bisa menyangsikan dan mengingkari bukti nyata itu.


Jung Hwa lalu meraih Yun Hee dan membiarkannya meringkuk di pelukannya.


Di tempat lain,Dae Ho,Ae Ri dan Juga Song Yi sedang bertemu di sebuah restoran dan membahas masalah yang sama.


KRAKKKKKKKK...


Astaga,kau mengejutkan tahu!!.


Dae Ho marah marah karena Song Yi tiba tiba membanting dengan kuat gelas berisi bir nya di atas meja setelah di minum.


Pria tidak tahu diri,sudah di tolong Yun Hee bukanya berterima kasih tapi malah meneror orang.


Tunggu Song Yi.


Ae Ri mulai menengahi kemarahan Song Yi.


Kita belum bisa menuduhnya karena belum cukup bukti,bisa saja kita di tangkap karena asal menuduh tanpa bukti yang jelas.


Benar kata Ae Ri.


Kita harus hati hati dan bersabar menyelidiki kasus berbahaya seperti ini.


Terlebih lawan kita juga bukan orang biasa.


Kita harus extra wasapada,bisa bisa kita malah di jebak dan ikut mendekam di penjara seperti lawannya waktu itu.


bagaimana kita hanya bisa diam dan menunggu saja tanpa bertindak.


Yun Hee bisa dalam bahaya kalau terus di biarkan.


Mungkin dia belum pernah merasakan jurus taekwandoku..


Di sampingnya,Ae Ri memandang Song Yi sambil mengelus perutnya.


Ya tuhan wanita ini,jika anakku kelak perempuan semoga tidak seperti wanita yang satu ini.


Aku yakin para pria pasti langsung takut begitu di gertaknya.


Hei,kenapa kau memandangku begitu??


Eh,tidak.


Aku hanya melamun saja.


Hei..hei...sudah jelas kan.


Dia memandangmu begitu sambil mengelus perutnya,dia pasti tidak mau anaknya sepertimu.


Ae Ri langsung kaget..


Hei?apa dia bisa membaca suara hati orang??


Hei!!!


Apa benar yang Dae Ho katakan??


Wajah Ae Ri langsung tidak enak..


Ia mengeluarkan senyum terpaksanya..


Tidak Song Yi,itu tidak benar.


Aku malah ingin punya anak sepertimu.


Maafkan ibumu nak..


Ibu terpaksa mengarang cerita..


Song Yi langsung tersenyum bangga.


Dae Ho malah memasang wajah seakan tak percaya.


Mau saja Ae Ri berbohong.


Siapa juga yang mau anaknya seperti Song Yi.


Ae Ri pasti berbohong karena sudah di todong wajah Song Yi yang menyeramkan itu.


Hem,calon ibu yang malang.


Benar Ae Ri,anakmu harus sepertiku yang kuat dan berani agar pandai menjaga diri sendiri.


Dae Ho mulai menyeletuk..


Ia dan jadi wanita yang mau mendonorkan ginjal demi selingkuhan kekasihnya..


Hei..pria mulut besar!!!


Apa,apa???


Daripada kau,perjaka tua yang tidak laku!!


Apa!!!


Ae Ri hanya mematung menjadi wasit dua orang yang beradu mulut itu.


Esok harinya Jung Hwa mendatangi salon itu kembali,tapi kali ini ia datang bersama Yun Hee.


Walau awalnya menolak untuk bertemu,tapi karena tutur kata Yun Hee yang halus dan lemah lembut akhirnya wanita yang ingin mereka temui mau untuk di ajak berbincang kembali.


Sekarang mereka bertiga sudah berada di ruangan kemarin.


Yun Hee lebih dulu membuka omongan.


Maaf nyonya karena kedatangan kami menganggu anda yang sibuk.


Wajah wanita itu masih terlihat kesal dan menyimpan amarah.


Sudah,katakan saja maksud kalian kemari.


Kali ini giliran Jung Hwa yang berbicara yang menceritakan perihal teror serta cerita latar belakang mantan suaminya dulu.


Wajah wanita itu menjadi tegang.


Ia melihat Yun Hee dengan seksama.


Jadi kau yang menyelematkannya waktu itu?


Yun Hee mengangguk.


Gawat,gadis cantik ini sudah pasti menjadi incarannya.


Aku harus membantu menyelamatkannya.


Kalian berdua dengarkan baik baik.


Yun Hee dan Jung Hwa semakin khwatir dengan suasana suram ini.


Wanita itu juga melanjutkan omongannya kembali.


Mantan suamiku itu sudah pasti yang menerormu.


Jangan tertipu wajah malaikatnya,kelakuannya persis seperti iblis laknat.


Bagai di sambar petir di siang bolong,Yun Hee dan Jung Hwa tergunjang di dalam sana.


Wanita tadi melanjutkan lagi kisahnya.


Kang Ki Hon memang seorang pengusaha yang sukses.


Aku adalah istri pertamanya dari puluhan simpanan dan istri istri mudanya.


Pria itu sangat gila wanita,saat ia sudah terobsesi ia akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya.


Tidak peduli itu istri orang,janda atau perawan di bawah umur.


Sebelum mendapat wanita itu,ia akan melakukan segala macam cara untuk mendapatkannya.


Baik dengan cara halus,kasar atau licik sekalipun.


Mantan suamiku jelas punya penyakit kejiawaan yang termaksud terobsesi akan wanita.


Melihat wajah istrimu yang rupawan ini sudah jelas kalau ia pasti mengincarnya.


Kau harus hati hati nak,sebelum kau menjadi istrinya yang entah sudah untuk yang kesekian,ia akan terus menerormu.


Dan hal yang lebih buruk adalah...


Wanita itu terlihat berat untuk menyelasaikan kalimat selanjutnya...


Katakan nyonya,jangan buat kami penasaran.


Yun Hee mulai merengek ingin tahu.


Jika ia sudah bosan dan tidak memakai wanita itu lagi,ia akan menjualnya ke rumah bordir di Tiongkok untuk di jadikan wanita penghibur.


Yun Hee langsung membatin.


Ia semakin di kelilingi rasa takut yang amat sangat.


Jung Hwa juga prihatin melihat istrinya yang seperti itu.


Nak,kau harus menjaga istrimu dengan baik.


Aku bisa bertahan karena aku punya kekuasaan dan banyak harta.


Yang biasanya di jual olehnya adalah wanita wanita cantik dari kalangan tidak mampu.


Kau sepertinya bukan dari kalangan biasa,jangan sampai istrimu bisa di ambil olehnya.


Aku takut istrimu di culik dan di sekap olehnya.


Perketat penjagaan istrimu.


Jangan gunakan pihak berwajib,pria berduit itu punya uang untuk membutakan keadilan.


Wanita itu lalu menatap Yun Hee kembali.


Harusnya kau biarkan saja ia mati waktu itu,yang menabraknya waktu itu adalah istri ketiganya.


Ia seorang pengusaha besar juga,Ki Hon berselingkuh saat masih bersamanya padahal ia rela menceraikan anak dan suaminya demi pria itu.


Ia sangat sakit hati dan berniat membunuh pria itu.


Yun Hee menyalahkan dirinya lagi karena ucapan wanita itu.


Apa aku sudah menyelamatkan penjahat itu dari maut?


Karena ulahku sekarang orang orang di sekitarku di susahkan akan diriku dan keselamatanku.


Jung Hwa memeluk istrinya dan bebisik.


Sudah Yun Hee,ini bukan salahmu.


Juga jangan takut,aku akan selalu melindungimu.