
Hong Ah menangis di samping pintu itu sambil memergoki kelakuan Ha Na dan Jae Ha.
Pria yang kurang ajar tadi juga sudah diringkus oleh polisi dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Jae Ha masih sibuk berciuman dengan Ha Na.
Ha Na mencoba melepaskan diri namun Jae Ha menahannya.
Dalam hati Ha Na menjerit.
"Oppa,ada apa denganmu!!
Ini adalah hari pernikahanmu!!
Tidak seharusnya kau begini!!!!
Apa yang di lakukan Ha Na dan Jae Ha membuat Hong Ah murka semurka murkanya.
Ia lalu masuk ke ruangan itu.
"KALIAN BERDUA!!!
Hentikan!!!
Jae Ha dan Ha Na sama sama terbelalak lalu saling melepaskan diri.
Mereka berdua sama sama tercengang melihat Hong Ah.
"Beraninya kalian seperti itu di hari sakral ini!!!
Kau Jae Ha!!
Kau itu adalah calon suamiku dan seperti yang kau tahu juga,aku ini sedang sakit parah!!
Teganya kau berbuat seperti itu!!!
Dan kau wanita murahan!!
Rendahan!!
Dimana hati nuranimu mengacaukan pernikahan orang lain hah!!!
Apa kau wanita gila yang tidak punya hati dan malu!!!
Ha Na hanya bisa terdiam.
Di sini Jae Ha yang mencoba memberi klarifikasi.
"Hong Ah,tenanglah..
Aku minta maaf,aku bersalah di sini.
Ha Na sama sekali tidak bersalah,aku yang menggodanya lebih dahulu.
Aku mohon maafkan aku,aku akan mengabdikan hidupku hanya untukmu Hong Ah.
Hong Ah menitikkan air matanya.
"Apa artinya kau mengabdikan hidupmu untukku tapi hatimu tidak bisa lagi kau berikan untukku Jae Ha?!
Kau anggap apa aku ini?
Apa hubungan kita berubah menjadi tuan dan budak?
Kita ini sepasang kekasih yang akan menjadi suami isteri Jae Ha!!
Kenapa kau tega mengkhianatiku hanya karena kehadiran wanita itu!!
Selama ini kau sudah membuatku kagum,kau selalu menolak wanita wanita berkelas yang mencoba merebut hatimu.
Bahkan dulu saat kita menjalani hubungan jarak jauh juga kau tetap menjaga cinta dan kepercayaanku.
Tapi kenapa harus sekarang semua itu hancur Jae Ha!!
Kenapa saat aku sudah sakit keras dan akan segera mati kau berbuat seperti itu!!!
Bagaimana aku bisa pergi dengan tenang kalau seperti ini caranya!!!
Ha Na ikut sedih melihat kehancuran Hong Ah.
"Maafkan aku Hong Ah,aku telah membuat kesedihanmu sempurna.
Aku memang pembawa sial!!
Jae Ha juga begitu adanya dengan wajah yang penuh penyesalan.
Ia telah berani bermain api,saat api itu besar dan semakin tersulut kini ia tidak tahu bagaimana untuk memadamkannya.
BRUKKKKKKK...
Hong Ah malah pingsan saat itu juga.
Jae Ha dan Ha Na panik.
Hong Ah tidak sadarkan diri dengan gaun pengantin masih melekat di badannya.
Jae Ha menggedong tubuh Hong Ah melewati kerumunan para tamu undangan itu.
Semua mata tertuju pada pasangan pengantin yang meninggalkan gedung pernikahan mereka.
Hong Ah masuk ke dalam ambulance beserta Jae Ha.
Orang tua Jae Ha dan Hong Ah ikut masuk ke dalam mobil ambulance itu.
Hong Ah tidak sadar pernikahan mewah yang ia idamkan telah ia tinggal dan batal.
Ha Na..
Dimana Ha Na????
Ah Young yang ikut hadir di acara itu melarikan Ha Na.
Ah Young juga datang ke acara itu karena cukup kenal dengan Jae Ha dan sama sama pengacara.
Ah Young bertemu Ha Na di salah satu ruang gedung itu saat akan ke kamar mandi.
Ah Young juga melihat saat Jae Ha menggendong Hong Ah tadi,Jae Ha memandang Ha Na penuh arti sebelum meninggalkan Ha Na.
Ah Young tahu,jika ada sesuatu di antara Ha Na dan Jae Ha.
Melihat kondisi Ha Na yang tidak stabil,Ah Young segera membawa Ha Na.
Sekarang Ah Young dan Ha Na sudah ada di mobil Ah Young.
Ah Young yang juga kakak dari sahabat Ha Na juga cukup dekat dengan Ha Na.
Kadua wanita ini mulai bicara.
"Ha Na,apa yang terjadi?
Apa kau ada sangkut pautnya dengan kejadian yang terjadi pada Hong Ah??
Ha Na menatap takut dan sedih.
"Ah Young,akulah yang menyebabkan hubungan mereka hancur.
Ha Na lalu menangis menjadi jadi.
Ah Young yang prihatin lalu memeluknya.
Ia tidak yakin gadis baik baik seperti Ha Na melakukan hal seperti itu.
"Sudah,tenanglah Ha Na....
Di rumah sakit..
Hong Ah sedang di tangani oleh para dokter.
Kanker otak Hong Ah semakin menggerogoti kepalanya.
Tindakan operasi sangat berisiko.
Jae Ha sangat putus asa.
Orang tua Hong Ah juga tidak hentinya menangis.
Hong Ah sedang di ruang perawatan.
Gaun pengantin yang ia kenakan telah di lepas dan kini hanya memakai baju pasien.
Tidak ada lagi riasan di wajahnya.
Saat ia terbangun.
Hong Ah melihat gedung pernikahan tempatnya berada tadi kini telah berubah menjadi kamar rumah sakit.
Orang tuanya yang tadi bahagia juga sekarang terlihat sedih.
Jae Ha duduk di sisinya dengan wajah penuh rasa bersalah..
Kini Hong Ah tahu,jika pernikahannya telah hancur dan kacau.
Penyakit di kepalanya mulai menyusahkannya dan membuat mimpi indah pergelaran pernikahannya batal.
Aaaaaaaarggghhhhh!!!!!!
Kenapa!!!!
Kenapa!!!!!!!
Hong Ah meronta ronta karena kecewa.
Jae Ha mencoba menenangkannya tapi...
PLAKKKKK....
Hong Ah menampar Jae Ha dengan keras.
"Ini semua karena ulahmu!!!
Karena perbuatan kotormu pernikahan kita di kutuk dan tidak bisa di laksanakan.
"Aaaaarghhh!!!!!!
Orang tua Hong Ah dan Jae Ha bingung kenapa Hong Ah berkata seperti itu.
Mereka tidak paham dengan situasinya.
Hong Ah tidak terima dengan kehancuran pernikahannya.
Ia lalu bangun dari ranjang operasi itu dan melarikan diri dari rumah sakit.
Hong Ah ingin melampiaskan sakit hatinya pada Ha Na..
Hong Ah berlari dengan cepat dan Jae Ha berusaha mengejarnya.
Hong Ah menaiki lift dan Jae Ha tertinggal.
Jae Ha sangat panik dan putus asa.
Hong Ah mengepalkan tangannya di lift itu.
"Ha Na!!!
Kau harus mendapatkan pelajaran karena telah merusak pernikahanku!!!
Aku akan membalasnya walau harus mempertaruhkan nyawaku malam ini!!!.
Celakanya,Ha Na malah ke rumah sakit bersama Ah Young untuk menjenguk Hong Ah.
Begitu Hong Ah keluar dari lift itu,ia melihat sasarannya berada tidak jauh dari hadapannya.
Hong Ah melihat kiri dan kanan seperti mencari sesuatu.
Ia lalu melihat seorang perawat lewat dan membawa peralatan medis selepas operasi.
Tanpa fikir panjang Hong Ah meraih sebuah pisau bedah yang cukup besar.
Ia membawa pisau itu sambil berjalan menuju ke arah Ha Na.
Jae Ha juga baru keluar dari lift dan melihat Hong Ah yang akan mencelakai Ha Na..
"Ha Na awas!!!!!
Jae Ha berteriak...
Ha Na melihat ke arah itu dan melihat Hong Ah dengan penuh amarah ingin mencelakainya.
"Bagaimana ini??
Hong Ah...
Ha Na memutar otak untuk menyelamatkan diri.
Ha Na semakin mundur lalu berlari...
Ha Na malah tersandung dan terjatuh..
Hong Ah semakin dekat..
Jae Ha juga sudah berusaha secepat mungkin mendekat.
"Tidak Hong Ah,tolong jangan sakiti aku...
Aku mohon...
"Beraninya kau berbicara seperti itu setelah menghancurkan pernikahanku!!
Hong Ah lalu mendekati Ha Na dan ingin menusukkan pisau itu.
Ha Na berusaha menahan tangan Hong Ah.
Karena terdesak,Ha Na lalu menendang Hong Ah dengan lututnya lalu mendorong Hong Ah kuat.
Kepala Hong Ah malah membentur tiang rumah sakit karena Ha Na mendorongnya tadi.
Seketika Hong Ah tidak sadarkan diri...
Jae Ha terlambat melerai mereka...