THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND

THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND
MALAM INI



Baiklah kondisi apa ini?


Kenapa aku juga ikut ikut terbawa ke sini.


Ucapan di atas adalah suara di benak Song Yi.


Ia ikut serta masuk tim yang di buat oleh Yun Hee untuk menjebak Fernando.


Tim itu tediri dari:


Yun Hee,Jung Hwa,Dae Ho,Ae Ri dan Song Yi.


Song Yi bingung dengan hubungan persegi yang saling terkait disini dari penjelasan,pengamatan dan data yang di dapat Song Yi dapat di simpulkan bahwa.


Fernando yang menjadi target adalah musuh sekaligus kekasih dari Ae Ri,Ae Ri sendiri adalah mantan kekasih Jung Hwa,dan Jung Hwa adalah suami dari Yun Hee,Yun Hee adalah wanita yang disukai oleh Dae Ho.


Lalu aku?


Kenapa aku seperti orang asing yang tidak jelas asalnya di sini?


Hei penulis,sebenarnya apa fungsi karakterku yang kau ciptakan?


Kenapa aku hanya merasa jadi obat nyamuk di cerita ini!!!


Tidak ada yang suka padaku!


Dan aku juga tidak tahu siapa yang akan di pasangkan denganku,kenapa aku tidak jadi penjahatnya saja yang di bunuh lalu mati.


Jadi selesai peran untuk diriku.


Keluhan dari Song Yi kita skip saja karena keluar dari skrip.


Beberapa orang itu bicara serius untuk melancarkan rencana mereka.


Tapi Yun Hee sepertinya tidak betah dan benar benar menahan diri melihat Ae Ri.


Aku masih belum lupa dengan apa yang kau lakukan Ae Ri,aku memang sudah memaafkan Jung Hwa.


Tapi tidak dengan dirimu.


Aku ikut serta dalam hal ini juga agar kau bisa bersama Fernando dan tidak menganggu Jung Hwa lagi!


Tidak jauh berbeda,Dae Ho juga menyimpan unek unek bisa satu meja dengan mantan peselingkuh itu.


Wah,benar benar hebat.


Rasanya baru kemarin dan masih membekas di ingatanku memberi pelajaran kalian karena tepergok selingkuh dan menyakiti Yun Hee.


Tapi sekarang aku malah berkumpul di sini untuk membantu salah satu orang jahat yang waktu itu menyakiti Yun Hee.


Jika bukan karena Yun Hee yang memohon dan meminta bantuan aku tidak akan mungkin mau ikut turun tangan.


Jung Hwa juga serba salah,Yun Hee memepetinya dan mengenggam tangannya hingga berkeringat.


Sepertinya ia sangat waspada dengan Ae Ri.


Hei,Jung Hwa kau pasti bangga dan merasa benar benar tampan ya disini...


Si comel Song Yi mulai buka suara.


Apa maksudmu Song Yi?


Lihat saja itu...


Song Yi menunjuk Yun Hee dan Ae Ri bergantian.


Bagaimana mungkin sekarang kau bisa satu meja dengan masa depan dan masa lalumu.


Yang satu istrimu dan yang satu mantan kekasihmu.


Hanya Dae Ho yang bodoh tidak punya pasangan..


Apa???


Dae Ho langsung menatap sinis pada Song Yi.


Apa aku sebodoh itu di matanya!


Lalu bagaimana dengan dirinya sendiri?


Apa di sini ada yang menyukainya?


Dia juga sama menyedihkannya denganku.


Tunggu Song Yi tapi kenapa kau jadi emosi?


Bukankah kau sudah ada Dae Ho?


Jung Hwa menatap seakan merendahkan pada Dae Ho.


Dae Ho membalasnya dengan kesal.


Hei..hei..dia itu bukan pacar atau kekasihku.


Sepertinya kau benar benar pamer karena memiliki deretan wanita cantik di sisimu..


Tapi yah,hal itu juga toh tidak bisa menutupi brengseknya kau dulu sampai aku harus turun tangan.


Apa???!!!


Akhirnya Jung Hwa mendapat balasan tamparan panas dari mulut Dae Ho.


Dae Ho merasa menang dan mengeluarkan wajah menang di atas awannya.


Sudah,sudah..ayo kita konsen saja.


Jangan berdebat yang tidak penting lagi,kasihanilah bayi yang ada di perutku sekarang.


Omongan Ae Ri menjeda perdebatan panas itu.


Akhirnya kedua pria keras kepala itu mau berhenti.


Baiklah ayo mulai menyusun rencana..


Rencana untuk menjebak Fernando sudah mereka susun serapi mungkin.


Waktu untuk menghadapi persidangan juga sudah tidak lama lagi dan hanya menghitung hari.


Setelah merundingkan hal tadi mereka pulang ke rumah masing masing.


Di mobil,Jung Hwa mulai mengintrogasi Yun Hee karena tadi terus memegang tangannya.


Hem...


Yun Hee menoleh pada Jung Hwa?


Kau tidak tahu atau pura pura bodoh hah?


Ia,aku tahu.


Kau takut aku berpaling darimu kan.


Semua itu tidak akan terjadi Yun Hee,walau kau tidak menggenggam tanganku sekalipun aku tidak akan melarikan diri darimu.


Kau sudah mengikat,em lebih tepatnya memaku hatiku.


Apapun yang terjadi kita akan selalu bersama selamanya.


Hem,apa dulu kau juga semanis ini pada setiap wanita?


Pantas saja banyak yang terpikat oleh pesonamu.


Aku rasa lidahmu itu sudah menjadi manisan hingga semua omonganmu pun manis semua.


Wah,istriku sepertinya sedang sangat sensitif.


Jung Hwa memacu mobilnya melenceng ke jalan pulang dan Yun Hee menyadarinya.


Hei kita mau kemana?


Em,kemana ya..??


Kita masih punya waktu empat tahun lebih sambil menuggu kita bisa memiliki anak.


Kita juga tidak pacaran dan di jodohkan begitu saja tanpa saling kenal.


Karena itu ayo kita manfaatkan waktu ini untuk pacaran dan menghabiskan masa berdua sebelum menambah personil baru.


Yun Hee tersenyum mendengar ucapan Jung Hwa.


Terima kasih Jung Hwa,kau selalu memberi kejutan di hidupku setiap harinya.


Iya Yun Hee,sudah sepantasnya aku melakukan itu.


_________________


Di tempat lain Ae Ri sedang ke dokter kandungan untuk USG melihat janin yang di kandungnya.


Ae Ri terharu melihat janinnya yang masih sebesar kacang itu.


Wah,apa itu bayinya dok?


Iya nona,itulah bayi anda.


Ia masih terlalu kecil karena baru memasuki minggu pertama.


Anda harus menjaganya dengan baik dan menghindari stress.


Makanlah makanan yang bergizi,minumlah susu khusus ibu hamil juga hindari banyak fikiran dan berhenti mengkonsumsi alkohol selama masa kehamilan.


Kondisi juga perasaan dan apa yang di rasakan ibu bisa memengaruhi kondisi janin.


Jika ibunya senang maka bayi di dalam perut juga akan senang,dan jika anda sedih,ia juga akan resah dan terhambat di dalam.


Ae Ri merasa bersalah karena lebih sering bersedih dan membuat bayinya terbebani.


Maafkan ibu nak,walau belum lahir kedunia aku sudah membuatmu resah dan terbebani di dalam perut sana.Tapi mulai sekarang aku berjanji akan lebih bahagia dan ceria untukmu agar menikmati masamu di rahimku.


Dan saat kau lahir nanti,kau akan di buahi banyak kebahagiaan dan berkah nantinya.


Kau akan memiliki kehidupan yang sangat baik.


Ae Ri menjadi lebih bijak setelah menjadi seorang ibu.


Oh iya nona,kenapa anda datang sendiri?


Dimana suami anda?


Eh itu....


Ae Ri bingung harus menjawab apa.


Ayah dari bayinya bahkan tidak pernah menaruh perhatian pada bayi itu.


Saat menunggu di luar tadi,semua pasangan menunggu antrian masuk untuk USG dan pemeriksaan kehamilan dengan pasangannya.


Tapi Ae Ri hanya sendiri dan tidak di dampingi siapapun.


Ae Ri tentu sedih dan minder.


Setelah selesai memeriksakan kandungannya Ae Ri memutuskan menyenangkan dirinya agar bayinya juga senang.


Ia membeli susu hamil dan makan makanan lezat.


Walau rautnya memaksa untuk bahagia sebenarnya ia sedang menahan sedih dan tangis.


Ia tidak ingin anaknya mendengar tangisnya lagi.


Jadilah malam itu ia makan malam di restoran berasama bayi di dalam perutnya.


_________________


Sementara Jung Hwa dan Yun Hee rupanya singgah ke sebuh hotel.


Mereka menghabiskan malam di sana dan saling memadu kasih.


Jung Hwa meraba sekujur tubuh Yun Hee dan tidak membiarkannya mengenakan pakaian sehelaipun.


Ia akan membuat Yun Hee puas dan takluk malam ini.


_________________


Pasangan lainnya, Song Yi dan Dae Ho sedang di arena panco.


Dae Ho menemani Song Yi bertanding panco di temani segelas bir di mejanya untuk melepas stress dan penat malam ini.


Dae Ho juga sudah mulai terbiasa dengan hal gila di sekeliling Song Yi.


Ia fikir itu semua tidak buruk,lebih baik di banding menemani wanita yang gila belanja atau berjam jam di salon.


Akhirnya Song Yi punya nilai plus di mata Dae Ho.