THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND

THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND
LUPA INGATAN



Hal yang pertama Yun Hee lakukan saat menikmati masa menganggurnya ini adalah berkunjung ke rumah ayah Jung Hwa.


Ia sangat merindukan nenek Jung Hwa.


Walau masih di kaki tangga rumah itu,Yun Hee sudah berteriak memanggil sang nenek.


Nenek........


Aku datang.....


Kedatangan Yun Hee di sambut kebahagiaan oleh keluarga Jung Hwa.


Yun Hee juga membawa banyak oleh oleh untuk kerabat mendiang suaminya itu.


Yun Hee sedang duduk disamping nenek Jung Hwa.


Nenek terlihat sibuk dengan topi yang Yun Hee belikan.


Yun Hee,apa aku masih cocok memakai ini?


Iya nenek,tentu saja.


Nenek selalu cantik memakai apapun.


Apa yang kau katakan,aku ini sudah tua dan bau tanah.


Hey,ayolah nek.


Nenek itu awet muda,tidak akan ada yang mengira nenek sudah 80 tahun.


Ayah Jung Hwa juga senang mendapat oleh oleh dari Yun Hee.


Yun Hee,terima kasih tongkat golfnya ya.


Iya ayah,pakailah untuk berolahraga.


Iya nak,terima kasih.


Kau selalu menghubungi kami dan mengirimi kami kabar.


Walau setelah apa yang terjadi.


Yun Hee selalu menjaga komunikasi dengan keluarga mendiang suaminya.


Tali silahturahmi yang baik selalu Yun Hee usahakan karena keluarga Jung Hwa adalah keluarganya juga,ia juga sah menantu keluarga ini dulunya.


Nenek,sedang bicara berdua dengan Yun Hee di balkon teras sambil bersantai.


Yun Hee,kau semakin cantik setelah pulang dari luar negeri..


Ah nenek,bisa saja.


Nenek itu lalu memandangi Yun Hee dengan seksama.


Cucuku,cincin itu masih melekat di tanganmu.


Dan tadi kau juga membersihkan kamar Jung Hwa.


Kau masih belum bisa melupakannya.


Apa semua senyummu itu hanya untuk menutupi kepedihanmu yang dalam?


Nenek lalu memegang tangan Yun Hee.


Nak,kau masih muda.


Jadilah orang hebat dan pilihlah pilihan hidup yang tepat.


Yun Hee tersenyum memandang nenek,seakan tahu arah omongan yang tidak lain pasti soal mencari pasangan baru.


Nenek,jangan khawatirkan aku.


Aku tetap bahagia walau sendiri.


Aku punya banyak teman dan keluarga yang sayang padaku.


Dan sebentar lagi,aku juga akan bekerja.


Aku akan menyibukkan diri hingga lupa dengan kesendirianku.


Aigo,wanita gila ini.


Siapa yang akan merawatmu saat kau tua nanti.


Em???


Aku akan tinggal di panti jompo saja.


Nenek dan Yun Hee berdebat tiada habis lalu bercanda dan tertawa bersama.


Saat sudah mulai sore,Yun Hee pamit pulang dan pergi dari rumah ayah Jung Hwa.


Nenek memeluk Yun Hee dengan erat dan mengantar kepergiannya.


Nenek bergumam pada ayah Jung Hwa yang ada di sisinya.


Lihatlah menantumu yang begitu ceria itu.


Semua orang sangat menyayanginya.


Iya ibu,Yun Hee adalah wanita luar biasa yang sangat sulit untuk di temukan jaman sekarang.


Aku berdoa untuk segala kebahagiaan untuknya.


Ayah Jung Hwa tiba tiba teringat kembali akan putranya saat bertemu Yun Hee tadi.


Anakku,hari ini Yun Hee mengunjungi kami.


Tidak ada yang berubah darinya selai lebih cantik.


Ia ramah pada semua orang dan menjaga sopan santunnya dengan baik.


Ia tidak pernah melupakan orang orang di sekelilingnya.


Dan ia juga tidak pernah melupakanmu.


Di tempat lain,pria yang waktu itu koma dan di selamatkan oleh pensiunan dokter itu tidak lain adalah Jung Hwa.


Ya,Jung Hwa masih hidup dan selamat dari kecelakaan maut yang menimpanya empat tahun lalu.


Inilah Flash back kronologi Jung Hwa selamat dari kecelakaan itu.


4 tahun yang lalu...


Memang benar mobil yang di tunggangi Jung Hwa jatuh ke jurang dan hancur lebur.


Sesat Jung Hwa sempat tidak sadarkan diri dengan wajah penuh luka di sekujur tubuh.


Wajahnya juga berhiaskan lumuran darah.


Namun,tidak lama ia sadar.


Jung Hwa terhalang oleh posisi mobil yang terbalik.


Dengan kekuatan yang masih tersisa,ia melempar tasnya keluar terlebih dahulu lewat kaca mobil.


Setelah itu dengan mati matian ia mengeluarkan dirnya walau dengan merangkak.


Tapi,mobil Jung Hwa sudah parah dan akan meledak karena tangki minyaknya bocor.


Jung Hwa dengan susah payah akhirnya bisa menjauh tapi ledakan itu membuat tubuhnya terlempar sangat jauh dan kepalanya menabrak batu besar.


Selang dua jam ada seorang pria yang sedang turun gunung melintas dan melihat Jung Hwa terpapar di jalan.


Ia segera menghampiri anak muda itu.


Saat memeriksa nadinya ternyata ia masih hidup dan selamat.


Segera saja pria itu membawa Jung Hwa ke rumahnya dan merawatnya.


Walau dengan susah payah,pria itu tidak putus asa dan merawat Jung Hwa sekuat tenaga.


Tidak ada identitas yang tertinggal dari Jung Hwa,karena itu ia tidak bisa mengabari kalau sebenarnya Jung Hwa masih hidup.Tapi Jung Hwa mengalami koma hingga 6 bulan lamanya.


Beruntung orang yang menyelamatkannya adalah pensiunan dokter yang masih memiliki alat medis yang lengkap juga pengetahuan medis yang cukup dan handal.


Karena itulah,mayat Jung Hwa tidak di temukan saat olah tempat kejadian perkara.


Melihat mobil yang terbakar semua orang mengira Jung Hwa sudah hangus bersama mobilnya padahal masih hidup dan selamat.


Kini Jung Hwa tidak lagi koma dan sudah sadar juga sehat,tapi sayang..


Jung Hwa kehilangan ingatannya,bahkan namanya sendiri pun ia tidak tahu.


Kini,ia hidup dengan nama baru sebagai Oh Hyun Ki.


Ia menggunakan marga dokter yang menyelamatkannya Oh Man Dong.


Pria itu menganggap Jung Hwa sebagai anaknya dan ia biarkan tinggal denganya yang memang hanya hidup sendirian.


Pak Oh sudah kehilangan istri dan anaknya bertahun tahun lalu.Istri dan anaknya yang menetap di Amerika terkena kecelakaan pesawat saat hendak bertolak ke Korea.


Tinggallah pak Oh sendiri yang hidup sebatang kara.


Setelah pensiun,ia meninggalkan kota dan memilih hidup tenang di pegunangan yang berdampingan dengan desa yang tenang.


Dengan kehadiran Jung Hwa,ia sangat terbantu.


Tempat terapi akupunturnya juga ramai karena asisten pak Oh yang sangat tampan seperti Jung Hwa.


Jung Hwa yang dikenal sebagai Hyun Ki di sana sangat telaten dan ramah pada setiap orang.


Tapi sayang beribu sayang.


Karena lupa ingatan,Jung Hwa juga tidak ingat masih memiliki istri yaitu Yun Hee.


Sekarang Jung Hwa sudah bersama orang baru yang menghiasi hari harinya.


Ia adalah Ra Mi Ra.


Seorang gadis manis yang juga tetangga pak Oh.


Ra Mi Ra adalah gadis tercantik di desa itu.


Keluarganya juga dari kalangan terpandang dan berada di desa itu.


Ia dan Jung Hwa bisa dekat karena saat berobat ke rumah pak Oh,ia melihat keberadaan Jung Hwa yang saat itu masih koma.


Pak Oh juga memutuskan menceritakan kalau ia menemukan Jung Hwa di jalan pegunungan.


Sejak hari itu Mi Ra selalu ke rumah pak Oh untuk membantu merawat Jung Hwa.


Hingga akhirnya Jung Hwa bisa sadar dan mereka juga saling jatuh hati.


Mi Ra juga tahu kalau Jung Hwa kehilangan ingatannya.


Ia tidak tahu apa dan bagaimana masa lalu Jung Hwa tapi ia juga tidak bisa menyangkal perasaannya yang sudah jatuh hati pada Jung Hwa sejak pandangan pertama.


Mi Ra sendiri gadis yang pencemburu berat,apa lagi banyak gadis desa yang selalu menggoda Jung Hwa.


Tapi Jung Hwa tetap memakluminya dan menyadarkan kalau dirinya hanya milik Mi Ra seorang.