
Hong Ah di bawa ke UGD dan dalam keadaan sekarat.
Ha Na malah berurusan dengan polisi karena kasus ini.
Buntutnya,setelah sadar Hong Ah malah harus lumpuh.
Karena benturan itu Hong Ah kini tidak bisa berjalan diakibatkan sarafnya ada yang rusak.
Ia juga melaporkan Ha Na ke polisi.
Semuanya menjadi runyam.
Ha Na teracam di tahan dan akan dipenjara.
Jung Hwa dan Yun Hee sangat prihatin pada puteri mereka.
Keduanya juga sudah menemui Hong Ah dan minta maaf.
Tapi Hong Ah tetap menolak jalur perdamaian dan akan tetap menempuh langkah hukum terkait insiden ini.
Jae Ha yang saat ini bersama Hong Ah memohon sambil berlutut di depan kursi roda Hong Ah.
"Hong Ah,aku mohon...
Bebaskan Ha Na,kau tahu persis kan,dia tidak berniat melukaimu.
Di hanya ingin membela diri saja.
"Jae Ha!!!
Apa kau tidak lihat,hasil dari ulahnya!!
Apa matamu buta!!
Pernikahan kita batal!!
Dan sekarang aku lumpuh!!!
Demi tuhan,biarkan dia membusuk di penjara Jae Ha!!!
Jae Ha lalu menangis..
"Hong Ah,ini semua adalah salahku.
Aku mohon bebaskan Ha Na.
Aku tidak tega melihatnya menderita.
Aku akan memberi seluruh hidupku untukmu.
Hong Ah menatap seakan tidak percaya.
"Menderita katamu?!!
Siapa yang paling menderita di sini?!!!
Aku!!!
Aku!!! Jae Ha!!!
Apa kau tidak berfikir sebelum bicara!!!
Kenapa kau sangat menyakitiku?!!!
Apa kau ingin aku cepat mati karena terus menerus memikirkan masalah ini!!!!
Jae Ha lalu menawarkan sesuatu.
"Hong Ah,ayo menikah dan kita tinggal di Amerika saja.
Aku mempunyai kenalan dokter yang bisa mengoperasimu.
Tapi kau harus membebaskan Ha Na.
Kita akan menetap di sana dan aku akan selalu bersamamu..
Bagaimana???
Hong Ah mulai befikir..
"Tidak ada ruginya juga tawaran Jae Ha.
Kami bisa pindah dan tidak bertemu wanita itu lagi.
Aku juga bisa sembuh.
Di banding aku tetap memaksakan kehendakku untuk menyakiti Ha Na,Jae Ha hanya akan semakin pudar rasanya padaku.
Aku harus menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin.
"Baiklah,aku terima tawaranmu.
Besok aku akan mencabut laporan itu.
Esok harinya,Jae Ha,Hong Ah,Ha Na dan juga Ah Young yang menjadi saksi hari itu berkumpul.
Ha Na dan Ah Young duduk berseberangan dengan Jae Ha dan Hong Ah.
Hong Ah telah mencabut laporan itu sesuai permintaan Jae Ha.
Jae Ha memerhatikan Ha Na yang ada di seberangnya.
"Maafkan aku Ha Na.
Aku telah melukaimu.
Cinta dan perasaan ini datang di waktu yang salah dan berujung kepahitan.
Kini aku harus menebus kesalahan itu dan pergi untuk sementara waktu.
Aku tidak tahu,apakah kita bisa bertemu lagi atau tidak.
Aku harap kau bisa menjaga diri dengan baik dan hidup bahagia.
Aku akan selalu berdoa untukmu Ha Na..
Setelah mencabut laporan,Hong Ah memperingati Ha Na sebelum kepergiannya ke amerika.
"Kau!!!
Jangan pernah dan jangan sampai kita bertemu lagi!
Lihat semua hasil ulahmu yang telah menghancurkan hubunganku dan Jae Ha!!
Sekarang aku sudah lumpuh!!!
Aku akan pindah ke Amerika bersama Jae Ha!!
Inilah kali terakhirmu melihatnya!!
Ha Na kaget mendengar berita kepindahan itu dan menatap Jae Ha.
"Oppa...
Ha Na memanggil Jae Ha dengan suara bergetar..
Oppamu ini akan menjadi orang bule.
Jaga dirimu baik baik dan hiduplah dengan layak.
Setelah ucapan singkat itu,Jae Ha pergi dengan mendorong kursi roda Hong Ah keluar.
Meninggalkan Ha Na dengan matanya yang berkaca.
Ha Na yang sedih dengan segera Ah Young memeluknya.
Saat Ah Young mengantar Ha Na pulang,ia juga memberikan titipan Jae Ha pada Ha Na.
Titipan itu adalah lukisan wajah Ha Na yang di buat oleh Jae Ha.
Ha Na mendekap lukisan itu di dadanya sambil mengenang Jae Ha..
Entah bagaimana ia akan melalui hari harinya tanpa Jae Ha.
Untuk mendapat ketenangan dan suasana baru.
Ha Na pindah bekerja ke rumah sakit lain.
Sudah terlalu banyak kepahitan yang menumpuk di rumah sakit lama tempatnya bekerja.
Kehilangan Dong Joo,tempat Min Jae menghembuskan nafas terakhir juga tempat ia pernah bersama dengan Jae Ha.
Ha Na memilih rumah sakit di kota lain.
Yun Hee dan Jung Hwa sebenarnya sangat berat melepas Ha Na.
Namun demi kebaikan puterinya,mereka hanya bisa mendukung saja apa yang di inginkan Ha Na.
Rumah sakit tempat Ha Na pindah adalah rumah sakit yang banyak menerima pasien setiap harinya.
Rumah sakit itu biasa menerima pasien pasien yang bekerja di pabrik pabrik kota itu.
Karena tempat Ha Na bekerja sebagian besar adalah sektor pabrik yang menghasilkan berbagai macam produk.
Para buruh yang kelelahan atau mendapat kecelakaan kerja akan di larikan ke rumah sakit itu.
Di sana juga banyak pembangunan gedung baru dan para pekerja yang jumlahnya itu terkadang mengalami kecelakaan kerja juga di larikan ke rumah sakit itu.
Rumah sakit itu juga tidak jauh dari kamp pelatihan militer.
Sehingga jika rumah sakit militer tidak bisa menangani pasien para tentara mereka, maka akan di rujuk ke rumah sakit itu.
Ha Na akan sibuk di rumah sakit barunya kelak.
Namun itulah yang di carinya.
Sebuah kesibukan..
Di sini ia diterima dengan baik.
Kepala bedah rumah sakit ini adalah Kwan Yeon Jin.
Seorang dokter hebat dengan banyak keahlian dalam segala bidang.
Pria 32 tahun yang dengan tangan dinginnya berhasil menyelamatlan banyak nyawa.
Walau sukses dalam karir tapi Yeon Jin adalah seorang duda yang tidak beruntung dalam hal percintaan.
Ia telah bercerai dengan isterinya 4 tahun yang lalu.
Di rumah sakit ini,Ha Na memiliki rekan baru..
Dokter wanita kembar Sung Bo Ra dan Sung Bo Na.
Keduanya sangat ramah..
Sung Bo Ra adalah ahli bedah umum sama halnya dengan Ha Na.
Dan Sung Bo Na adalah psikiater..
Ha Na sangat senang lekas memiliki rekan di sini.
"Ha Na,kau sepertinya lebih muda dari aku dan Bo Na..
"Iya,aku lebih muda dari kalian.
Mohon bimbingannya ya...
"Iya,tentu saja.
Aku dan Bo Ra akan membimbingmu dengan baik.
Tapi kau harus kuat stamina ya.
Di sini,kau akan bekerja bagai kuda.
Bahkan memikirkan kencan pun tidak akan sempat.
Bo Na terang terangan menerangkan hal itu...
"Iya,aku cukup terbiasa dengan kesibukan.
Jawab Ha Na santai.
Bo Ra lalu berkata...
"Ha Na,di sini yang terhebat adalah Yeon Jin.
Jika kau tidak tahu akan sesuatu tanyakan saja padanya.
Dia adalah dokter yang benar benar hebat...
Ha Na hanya tersenyum...
Ha Na juga menyapa kepala tim bedah itu langsung ke ruangannya.
"Halo,aku Hyun Ha Na.
Aku adalah seorang dokter bedah umum.
Mohon bimbingannya...
Yeon Jin yang ramah menerima perkenalan Ha Na.
"Iya,baiklah
Bekerjalan dengan baik sejak saat ini..
Ha Na menghembuskan nafasnya di tempat kerja barunya.
Di Amerika,Jae Ha sedang menyelenggarakan pernikahan sederhana dengan Hong Ah.
Walau Hong Ah hanya duduk di kursi roda namun ia tidak berkecil hati.
Di jalan menuju altar,Jae Ha menggendongnya dan mengucapkan janji sehidup semati.
Hong Ah sangat terharu pada momen itu.
Namun Jae Ha,ia melalukan semua ini bukan karena cinta namun demi menebus kesalahannya pada Ha Na dan Hong Ah.