THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND

THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND
AYAH



Ha Na di jemput oleh Jae Ha di hari libur seperti ini.


Hal itu terlihat oleh Bo Ra.


"Apa itu pacarnya Ha Na???


Tidak lama,teman Bo Ra yang juga wajib militer di tempat yang sama dengan Jae Ha datang ke rumah sakit.


Ia segera menyapa Bo Ra.


"Hei,Bo Ra..


"O...Sung Ho,kau kenapa bisa ada di sini??


"Aku wajib militer di pusat kemiliteran di dekat sini dan ingin melakukan cek kesehatan.


Sudah lama tidak bertemu,selamat ya atas pernikahanmu.


"Iya iya terima kasih.


"Eh ada Jae Ha di sana.


Bo Ra melihat ke arah yang di tujukan mata temannya itu yang jelas mengarah pada Ha Na dan kekasihnya.


"Kau kenal dengan pria itu?


Yang ada di sampingnya adalah temanku yang juga dokter disini..


"Hem,setahuku status Jae Ha itu sudah menikah dan isterinya sedang berada di Amerika.


Bo Ra lalu tersentak.


"Jadi,apa kau sedang bermain hati dengan suami orang Ha Na??


Sebenarnya apa yang kau sembunyikan..


Bo Ra sudah mengetahui identitas kekasih Ha Na.


Bo Ra berniat membicarakan ini nantinya dengan Ha Na.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


"Oppa,kita mau kemana hari ini??


"Em,kemana saja asal bersamamu...


Ha Na dan Jae Ha saling bergandengan tangan sambil berjalan.


Yun Hee dan Jung Hwa sedang dalam perjalanan untuk mengunjungi Ha Na.


Mereka sengaja tidak memberi tahu Ha Na agar menjadi sebuah kejutan.


Ha Na dan Jae Ha sedang kesupermarket untuk berbelanja.


Mereka berencana akan memasak di apatemen Ha Na hari ini.


Jae Ha mendorong kereta belanja dan Ha Na menggandeng manja lengan kekasihnya itu.


"Aigo...mampir dah belilah daging ini.


Kalian pasti pengantin baru kan...


Seorang pedagang daging menyapa Jae Ha dan Ha Na.


"Iya bibi,kami ambil dagingnya dua..


Jae Ha dan Ha Na sangat bahagia tak ubahnya pengantin baru.


Mereka membeli kebutuhan rumah juga banyak stok makanan.


Ha Na dan Jae Ha kembali ke apartemen Ha Na dengan banyak sekali barang belanjaan.


Saat baru masuk,Ha Na dan Jae Ha mematung di depan pintu..


"Ayah...ibu....


Yun Hee dan Jung Hwa rupanya sudah berada di dalam dan melihat keduanya.


Ha Na akhirnya di minta Jae Ha untuk menunggu di kamar.


Sementara Jae Ha sedang duduk berlutut di hadapan orang tua Ha Na.


"Paman...bibi..Maafkan kelancanganku.


Aku akan menjelaskan semuanya...


Jae Ha agak marah.


"Kenapa kau mengencani Ha Na lagi?


Bukankah kau sudah menikah!!


Bagaimana kalau puteri kami dalam bahaya lagi karena ulahmu hah!!


Nada bicara Jung Hwa agak tinggi karena ini menyangkut puterinya.


"Maafkan aku paman.


Tapi,aku dan Ha Na di pertemukan kembali dan kami tidak bisa menahan perasaan kami yang masih saling mencintai.


Aku akan mencari jalan agar kami bisa bersama.


Yun Hee lalu ikut buka suara.


"Jae Ha,apa maksudnya kau akan menceraikan Hong Ah??


"Benar bibi,aku akan menceraikannya setelah ia selesai operasi.


"Jae Ha,apa kau tidak terlalu kejam?


Bukannya aku tidak memihak pada Ha Na dan dirimu.


Tapi kalian menyakiti Hong Ah yang pada dasarnya memang isteri sahmu...


Itu bukan tindakan yang baik...


Ha Na lalu ikut keluar dan berlutut di samping Jae Ha sambil menangis.


"Ibu,tapi Jae Ha tidak mencintainya.


Ibu tahu kan alasan kenapa Jae Ha menikahinya.


Aku mohon ayah dan ibu merestui kami.


Aku tidak bisa berpisah dengan Jae Ha ibu..


Jung Hwa dan Yun Hee bingung juga resah.


Jika di pisahkan mereka tetap akan mencari cara untuk bersama.


Namun dalam kebersamaan itu mereka juga harus melewati rintangan yang amat sangat besar.


Di Amerika..


Hong Ah sedang berbaring di kamarnya.


Seharian ia tidak mau makan atau keluar kamar.


Sang ibu lalu menelepon Jae Ha.


Jae Ha sedang di perjalanan pulang di dalam taxi dari tempat Ha Na..


Ponsel Jae Ha berdering dan ia melihat itu dari ibu mertuanya.


Ia masih mau mengangkat telepon itu.


"Halo ibu,ada apa?


"Jae Ha,kau kemana saja?


Kenapa sulit sekali di hubungi??


"Aku ada urusan ibu,kenapa memangnya?


"Hong Ah,p Jae Ha..


Ia tidak mau makan atau keluar kamar.


Seharian hanya mengurung diri di kamar tanpa menyentuh makanannya.


Hal itu membuat ibu khawatir.


Jae Ha mengurut ringan di tengah tengah matanya.


Ia kembali di pusingkan dengan tingkah Hong Ah.


"Iya ibu,nanti aku akan menelponnya.


"Baiklah Jae Ha.


Dan juga,ibu tahu kau sudah sangat berusaha mencintai puteriku.


Aku tahu kau tidak bahagia dengan pernikahan ini.


Tapi terima kasih kau sudah membuatnya bahagia nak.


Jae Ha tersentuh,ternyata ibu mertuanya tahu dan paham dengan apa yang di rasakannya.


Jae Ha melihat kesamping dan ingin menagis karena terharu..


Lain lagi dengan Ha Na.


Ha Na sedang berbaring di paha ibunya.


Yun Hee menyisir rambut Ha Na dengan tangannya.


"Ibu,aku minta maaf....


"Tidak Ha Na,kau tidak bersalah.


"Tapi Jae Ha juga tidak bersalah ibu.


Kami sudah mencoba untuk saling menghindar tapi tetap bertemu kembali.


"Ha Na,ingat dulu cerita ibu saat berpisah dengan ayahmu selama 5 tahun?


Ayahmu bahkan kehilangan ingatannya.


Tapi kami malah di pertemukan kembali dan ikatan yang tidak terlihat itu menyatukan kami kembali.


Itulah yang dinamakan Jodoh Ha Na.


Ibu tahu kau tidak bermaksud merebut Jae Ha dari isterinya.


Tapi kalian di pertemukan dalam waktu yang salah.


Anggaplah ini ujian Ha Na.


"Kenapa banyak sekali ujian untukku ibu?


Padahal aku telah melakukan pekerjaan mulia dengan menyelamatkan banyak nyawa.


"Sudah Ha Na,jangan mengeluh terus..


Tidurlah,ayah dan ibu akan menginap beberapa hari disini untuk menemanimu...


Jung Hwa yang mendengar perkataan puterinya tadi ikut sedih.


Rupanya ia menguping dari luar semua itu.


"Puteriku,ayah selalu berdoa untuk kebahagiaanmu.


Ayah menolong banyak orang yang terkadang tidak mampu membayar dan hanya meminta imbalan agar memberi doa doa terbaik untuk putri ayah.


Ayah juga sedih melihat keadaanmu nak.


Ayah ingin kau bahagia seperti In Joo,Ah Ra, dan Ah Young yang sudah memiliki pasangan hidup dan percintaan yang normal.


Ayah akan selalu berdoa nak,semoga kau bahagia dan menemukan tambatan hati yang tepat.


Karena jika kami kelak telah tiada maka hanya pendampingmu yang akan menemani dan melindungimu..


Setelah itu giliran Jung Hwa yang menghibur Ha Na.


Ia membawa Ha Na ke supermarket terdekat sambil berjalan kaki.


"Ha Na,ambilah es cream ini...


"Iya ayah....


Ha Na dan Jung Hwa lalu duduk sebentar di kursi depan supermarket itu sambil menikmati ice cream.


"Ha Na,apa kau ingat?


Saat kecil dulu,jika ayah dan ibu terlalu sibuk kau akan menangis dan merajuk.


Ayah dan ibu bingung untuk menenangkanmu lalu ayah berinisiatif memberimu es cream dan kau langsung diam.


Kau akan menikmati es cream itu sambil sesenggukan setelah menangis.


"Iya,aku ingat ayah.


Bahkan sampai dewasapun aku masih sangat menyukai es cream.


"Karena itu setiap kau sedih makanlah es cream ini dan ingatlah ayah.


Suatu saat nanti ayah akan menua lalu meninggalkan dunia ini.


Ayah tidak ingin di lupakan.


Karena itu ingatlah es cream ini sebagai ayah dan teruslah bahagia.


"Ayah.......


Ha Na menangis lalu memeluk ayahnya erat.


Jung Hwa juga sudah dengan mata yang berkaca.


"Berbahagialah puteriku,jangan sedih lagi.


Ayah yakin akan ada jalan untuk kebahagiaanmu..