
Yun Hee menangis penuh rintih sekarang.
Ia juga merangkul tubuh pria yang sama persis dengan mendiang suaminya itu.
Jung Hwa juga merasakan ikatan yang tak terelakkan di sini.
Kenapa saat wanita ini sedih,aku juga ikut sedih.Bahkan aku tidak ingin melepas pelukanku sekarang.
Siapa sebenarnya dokter ini?
Tolong tunjukkan padaku tuhan,siapa wanita yang membuatku tersayat saat menangis seperti ini.
Yun Hee dan Jung Hwa lalu duduk di pinggiran sungai.
Kini Yun Hee sudah lebih terkendali secara emosional.
Perasaannya sudah stabil.
Maaf ya Hyun Ki atas sikapku tadi.
Iya,tidak masalah.
Tapi kalau boleh tahu,apa penyebab kau menangis pilu seperti tadi??
Yun Hee merasa dilema.
Haruskah aku ceritakan saja semuanya?
Kalau memang ia amnesia dan benar benar Jung Hwa mungkin ini semua bisa memancing ingatannya.
Baiklah,aku akan bercerita.
Sebenarnya,kau sangat mirip dengan mendiang suamiku yang tewas 4 tahun yang lalu.
Ia menjadi korban kecelakaan.
Mobilnya hangus terbakar dan jasadnya tidak di temukan karena di duga sudah hangus terbakar.
Tapi saat melihatmu dan mendengar ceritamu yang terkena amnesia aku sempat mengira kau adalah mendiang suamiku itu.
Karena itulah aku menjatuhkan air mata saat kita kembali bertemu.
Jung Hwa juga dilanda kaget.
Ia ingat cerita ayahnya yang menyelamatkannya dari kecelakaan mobil 4 tahun yang lalu.
Apa aku adalah orang yang di ceritakan Yun Hee?
Apa wanita yang ada di klise ku itu juga Yun Hee.
Samar samar postur wanita di ingatanku itu memang mirip Yun Hee.
Tapi aku tidak bisa mengingat apapun.
Yun Hee,bagaimana kalau kita bertemu ayahku sekarang?
Eh?
Kenapa memangnya??
Sudah ikut saja.
Rupanya Jung Hwa membawa Yun Hee untuk bertemu ayahnya.
Sesampainya di rumah Jung Hwa,ayah Jung Hwa kaget melihat putranya membawa wanita selain Mi Ra.
Ada apa Hyun Ki?
Dan dokter Min,ada apa juga kau kemari?
Ketiga orang itu duduk berkumpul di ruang tamu.
Jung Hwa meminta Yun Hee menceritakan tentang kisah suaminya yang terkena kecelakaan dan mirip dengannya.
Mencocokkan dengan kisah ayah angkat Jung Hwa yang menemukan Jung Hwa kemungkinan orang yang di maksud Yun Hee memang benar adanya adalah orang yang di panggil ayahnya Hyun Ki sekarang.
Yun Hee berkaca memandang Jung Hwa.
Ia mulai bicara pada pria itu..
Walau kau belum ingat tapi namamu adalah Jung Hwa.Kau adalah suamiku..
Yun Hee juga menunjukkan cincin pernikahannya yang masih melingkar di jari manisnya.
Ini adalah cincin pernikahan yang dulu kau sematkan di jariku saat pernikahan kita.
Jung Hwa memandang cincin yang familiar itu,cincin itu tidak asing.
Jung Hwa lalu mengeluarkan cincin miliknya yang waktu itu di berikan ayahnya.
Ia melirik cincinnya juga milik Yun Hee yang serupa.
Itu benar milikmu Jung Hwa.
Jung Hwa lalu memerhatikan wajah Yun Hee dengan seksama.
Ia perhatikan betul betul dan akhirnya klise wanita di ingatannya akhirnya bewarna.
Wajah wanita itu sudah jelas dan memang Yun Hee.
Itu adalah momen saat dulu Yun Hee mengantar kepergiaannya sebelum kecelakaan yang menimpanya.
Jung Hwa lalu memegang kepalanya yang di hantam sakit hebat.
Yun Hee dan ayahnya serta merta khawatir.
Ingatan Jung Hwa yang sudah terkubur dan berantakan perlahan kembali dan tersusun dengan puing puing yang tepat.
Yun Hee panik bukan main..
Jung Hwa..
Jung Hwa...apa yang terjadi??
Bagaimna ini??
Arghhhhhhhhhh
Jung Hwa mengerang kesakitan dan berteriak keras.
Hingga akhirnya kesadarannya kembali.
Ia melihat Yun Hee yang cemas dan berwajah ketakutan.
Jung Hwa lalu memeluk Yun Hee erat.
Yun Hee...Yun Hee...
Yun Hee bingung...
Jung Hwa lalu melepas pelukannya.
Aku sudah ingat,aku Jung Hwa.
Hyun Jung Hwa,aku adalah suamimu.
Apa kau selamat hari itu?
Bagaimana dengan Ki Hon??
Yun Hee menangis lagi...
Ini sudah 4 tahun berlalu Jung Hwa,tentu saja aku selamat hingga bisa sampai di sini.
Ki Hon sudah mati karena Bom yang meledak di mobilnya.
Jung Hwa lalu memeluk erat kembali Yun Hee sambil menangis.
Pertemuan sepasang suami istri setelah sekian tahun ini juga membuat ayah angkat Jung Hwa terharu dan ikut menangis.
Yun Hee lalu menelfon Dae Ho di Seoul.
Ponsel Dae Ho berdering.
Halo Yun Hee,ada apa?
Yun Hee mulai bercerita soal Jung Hwa yang masih hidup dan lupa ingatan.
Sekarang ingatannya sudah kembali dan Jung Hwa juga dalam keadaan sehat.
Malam itu juga Dae Ho,Song Yi,Ae Ri,dan Fernando meluncur ke tempat Yun Hee.
Semuanya ingin bertemu Jung Hwa dan merasa ini masih seperti mimpi.
Yun Hee mengucapkan terima kasih pada ayah angkat Jung Hwa karena telah merawat Jung Hwa selama ini
Tuan Oh,terima kasih sudah menyelamatkan suamiku selama ini.
Tidak masalah Yun Hee,aku senang bisa membantu kalian.
Aku juga turut berbahagia untuk pertemuan kalian kembali.
Yun Hee dan Jung Hwa duduk bersama berdekatan.
Tapi...
Ayah angkat Jung Hwa menyela dengan wajah khawatir.
Bagaimana dengan Mi Ra?
Ia tidak akan bisa menerima semua ini.
Jung Hwa dan Yun Hee kembali resah.
Sebaiknya kita rahasiakan dulu semua ini,aku akan memberi tahunya nanti pelan pelan.
Yun Hee memalingkan wajah dan tampak murung.
Aku takut akan kehilangan Jung Hwa lagi.
Walau ingatan Jung Hwa kembali dan sudah mengingatku tapi aku tetap saja takut.
Wanita itu jelas sangat terobsesi dengan Jung Hwa.
Jung Hwa mengerti kekhawatiran Yun Hee.
Yun Hee jangan cemas,aku sangat mencintaimu.
Aku akan menebus semua kesalahanku.
Aku tidak akan pergi lagi darimu.
Kita tidak akan terpisahkan.
Ketika fajar hampir menyingsing,Dae Ho dan yang lainnya sudah sampai di tempat Yun Hee.
Alangkah kagetnya Dae Ho melihat Jung Hwa yang ada di hadapannya sekarang begitu memasuki rumah ayah angkat Jung Hwa.
Mata Dae Ho langsung berkaca dan mengingat saat saat mereka dulu saling berbebat.
Dasar brandal jahat!!
Dae Ho berkata demikian namun langsung memeluk Jung Hwa dan menangis.
Jung Hwa ikut terharu dan juga merindukan rivalnya yang dulu memperebutkan Yun Hee bersama hingga menjadi sahabat baik yang menolongnya.
Kau masih hidup rupanya!!
Kenapa malah lupa ingatan dan lupa jalan pulang!!
Apa kau tahu Yun Hee sangat menderita hah!!!
Seharusnya kau tidak pergi hari itu!!!
Hei..
Apa kau tidak senang aku ternyata masih hidup.
Tentu saja aku senang bodoh!!
Aku akan berdebat sengit denganmu lagi nanti!!!
Kucing dan tikus yang dulu sering tidak akur ini,kini saling mengenang.
Song Yi malah geli sendiri melihat Dae Ho yang seperti itu.
Hei..hei..sudah.
Kalian menjijikkan,sudahi adegan telenovela ini.
Malu dengan umur Dae Ho,kau itu sudah tua.
Tapi Dae Ho malah semakin jadi menangis.
Heol,DaeBak..
Aku tidak menyangka akan bertunangan dengan pria cengeng seperti itu.
Setelah itu giliran Song Yi yang menyapa Jung Hwa.
Hei,aku fikir Dae Ho sudah gila tadi saat bilang kau masih hidup.
Ternyata benar adanya...
Iya Song Yi,tapi kau sudah banyak berubah sekarang.
Yah,tentu saja...
Waktu bisa mengubah segalanya.
Aku dan Dae Ho juga akan bertunangan..
Selamat ya Song Yi.
Song Yi membalas dengan senyum dan memeluk Jung Hwa sejenak.
Fernado dan Ae Ri juga menyapa Jung Hwa.
Semuanya merindukan Jung Hwa dan bersyukur atas Jung Hwa yang masih hidup dan selamat.
Tapi ia masih belum bisa kembali ke Seoul karena masih terikat masalah asmara dengan Mi Ra juga penyelesaian wabah muntaber di desa ini.
Walau sebenarnya ia sudah rindu pada ayah dan neneknya.
Ia akan tetap berpura pura lupa ingatan di hadapan Mi Ra.