THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND

THAT ARROGANT LAWYER IS MY HUSBAND
HAMIL



Orang tua Yun Hee juga datang ke Seoul saat mendengar kabar Yun Hee kritis dan Jung Hwa ternyata masih hidup.


Jung Hwa bersimpuh di hadapan orang tua Yun Hee.


Orang tua Yun Hee memintanya kuat dan bersabar walau mereka sendiri juga sedih karena putrinya sedang mengalami musibah.


Mereka tahu kalau Jung Hwa pasti sangat berat menerima ini semua.


Namun mereka bersyukur,setidaknya di balik musibah dan cobaan ini menantu mereka ternyata masih hidup.


Song Yi,Ae Ri dan Fernando juga datang ke rumah sakit setelah mendapat kabar Yun Hee.


Di sini semua orang berdoa untuk keselamatan Yun Hee.


Jung Hwa bahkan tidak beranjak dari kursinya karena tidak mau meninggalkan Yun Hee.


Setelah 8 jam, operasi itu akhirnya selesai.


Dae Ho keluar dari ruangan operasi itu dan langsung di rundung Jung Hwa.


Ia menghadang Dae Ho dan bertanya tentang Yun Hee.


Dae Ho,bagaimana Yun Hee ku?


Wajah Jung Hwa sama sekali tidak tenang.


Dae Ho membuka masker yang menutupi mulutnya lalu tersenyum.


Operasinya lancar,Yun Hee juga sudah melewati masa kritis.


Jung Hwa tersenyum dan langsung memeluk Dae Ho.


Terima kasih Dae Ho,terima kasih.


Jung Hwa menangis haru mendengar berita bahagia dari mulut Dae Ho.


Iya,iya.


Kau harus mentraktirku nanti ya.


Dae Ho menepuk ringan punggung Jung Hwa.


Nenek,ayah Jung Hwa juga orang tua Yun Hee dan para sahabatnya juga bersyukur atas keselamatan Yun Hee.


Mata nenek berkaca dan terus berucap syukur...


"Terima kasih tuhan,engkau kabulkan doa si tua renta ini.Telah engkau selamatkan Yun Hee kami.


Jaga dan lindungilah ia selalu ya tuhan.


Momen haru ini sangat berharga,Jung Hwa tidak sabar menunggu Yun Hee siuman.


Jun Pyo juga rupanya ikut hadir,ia melihat langsung sosok Jung Hwa yang di sebut sebagai suami Yun Hee.


Ternyata itu suaminya.


Hem sepertinya aku memang harus mengalah.


Kedua orang itu saling mencintai dan benar benar berjodoh.


Tidak peduli apa yang terjadi,Yun Hee dan suaminya akan selalu bersatu walau di hadapkan dengan cobaan besar.


Jun Pyo tersenyum dari jauh dan ikut bersyukur atas keselamatan Yun Hee,sekaligus menetapkan langkah mundur dari rasa untuk memiliki Yun Hee.


Dua hari pasca oprasi Yun Hee belum juga sadar,Jung Hwa selalu setia medampingi Yun Hee.


Yun Hee,bangunlah.


Apa tidak lelah tidur terus,di luar cuaca sedang cerah.


Ayo kita jalan jalan..


Jangan terbaring di sini terus.


Jung Hwa terus merawat Yun Hee dan menemaninya baik siang maupun malam,hingga membuat yang Kuasa tidak bisa lebih lama lagi membuatnya menderita atas segala kesetiaannya.


Pagi itu,Yun Hee memubuka matanya perlahan.


Jung Hwa sendiri yang menyaksikan hal itu langsung.


Yun Hee...


Yun Hee..


Orang pertama yang Yun Hee lihat adalah Jung Hwa yang ada di sampinnya.


Ia tersenyum lemah pada..


Jung Hwa.


Dengan suara parau dan lembutnya ia menyebut nama Jung Hwa untuk kali pertama pasca operasi itu.


Jung Hwa senang bukan main dan memeluk Yun Hee.


Kabar sadarnya Yun Hee sudah di ketahui oleh para keluarga dan sahabatnya.


Mereka berbondong bondong kesana.


Siang hari,Yun Hee sudah bisa duduk di ranjangnya yang di tegakkan.


Ibu Yun Hee,bahagia melihat putrinya yang selamat dan sudah pulih.


Di sampingnya nenek Jung Hwa juga terus mencium Yun Hee.


Ibu,nenek..


Aku sudah baik baik saja.


"Ibu sangat panik saat tahu kau di rawat di sini Yun Hee.


"Begitupun nenek nak,kau membawa Jung Hwa kembali pada kami.


Tapi perjuanganmu itu malah membuatmu kritis dan seperti ini.


Aigo,setelah ini hiduplah bahagia dengan Jung Hwa.


Anak Ae Ri juga menghampiri Yun Hee.


Tante,cepat sembuh ya.


Yun Hee tersenyum pada anak manis itu yang dulu ia dampingi saat akan di lahirkan.


Iya sayang,terima kasih ya.


Yun Hee mengelus kepala anak itu.


Fernando,Dae Ho dan Jung Hwa saling merapat.


"Terima kasih Dae Ho,kau pasti sudah bekerja keras.


"Ia Jung Hwa,kau harus menjaganya dengan baik setelah ini.


Mendengar itu,Jung Hwa langsung menginjak kaki Dae Ho dengan kuat.


Arggghhh!!!!!


Sementara Dae Ho menahan sakit,Jung Hwa beralih menatap Fernando.


"Fernando,terimakasih.


Kau sudah membantu membuat orang yang membuang limbah pabrik sembarangan itu mendapat hukuman yang setimpal.


"Iya Jung Hwa,tidak masalah.


Cepatlah bergabung ke firma hukumku dan kembali menjadi pengacara hebat seperti dulu.


"Iya,jika Yun Hee sudah sehat,aku akan mempertimbangkannya.


Tidak berapa lama,Yun Hee sudah di perbolehkan pulang.


Yun Hee dan Jung Hwa kembali menempati rumah lama mereka.


Rumah itu sudah di bersihkan oleh ibu Yun Hee sehingga saat Yun Hee dan Jung Hwa datang sudah siap di tempati.


Para sahabat dan keluarga juga ikut serta datang dan membantu berbenah.


Jung Hwa membopong Yun Hee,menuntunnya menuju Sofa.


Song Yi datang dan langsung duduk di dekat Yun Hee.


Jung Hwa,sana..


Aku juga ingin berbincang santai dengan Yun Hee.


Iya..iya baiklah.


Jung Hwa mengalah dan meninggalkan Yun Hee bersama Song Yi agar lebih santai bicara.


Yun Hee,lekas pulih dan sehat lagi ya.


Iya Song Yi,terima kasih kau tidak pernah melupakanku.


Hei,apa maksudmu.


Sebentar lagi kita akan menjadi keluarga.


Kau akan menjadi adik iparku.


Yun Hee memeluk Song Yi erat.


Untuk merayakan kepulangan Yun Hee,makan malam besar di adakan di kediaman Yun Hee dan Jung Hwa.


Meja makan di penuhi makanan makanan lezat,orang tua Yun Hee dan keluarga Jung Hwa juga ikut berada di sini.


Ibu Dae Ho baru sempat datang dan langsung memeluk Yun Hee.


"Yun Hee,maaf ibu terlambat.


Si bodoh Dae Ho baru memberitahu kabarmu.


"Hei,ibu kan ada penyakit jantung.


Aku takut ibu malah kena serangan jantung mendadak nantinya.


Ibu Dae Ho melirik Dae Ho dengan marah.


Aku tidak apa apa ibu,terima kasih sudah datang.


Semua orang saling membaur di sini.


Dan waktunya makan tiba.


Semua berkumpul di meja makan...


Tapi....


Baru dua sendok makan,Yun Hee berlari ke dapur dan muntah.


Jung Hwa ikut menemani Yun Hee.


Di meja makan..


Ibu Yun Hee,Ibu Dae Ho,Nenek Jung Hwa,Juga Song Yi dan Ae Ri saling melirik seakan ada sesuatu.


Song Yi membuka omongan.


"Apa mungkin Yun Hee hamil?


Aku rasa mereka sudah melakukannya di desa itu.


Mendengar omongan Song Yi,para wanita itu langsung berlarian ke dapur mengejar Yun Hee.


Jung Hwa kaget,melihat wajah para wanita yang serius itu.


Ada apa ini?


Jung Hwa kau pergilah..


Song Yi meminta Jung Hwa pergi dan Jung Hwa langsung menurut.


Yun Hee terdiam sementara wanita wanita itu mengelilinginya.


Ae Ri kebetulan membawa alat tes kehamilan.


Dan saat di coba oleh Yun Hee.


Wajah Yun Hee malu malu ke luar dari kamar mandi menemui semua wanita yang menunggu itu.


Hasilnya positif,Yun Hee mendapat garis dua dan positif hamil.


Nenek Yun Hee yang memang menantikannya sangat bahagia.


Song Yi berlari ke ruang makan dan berteriak.


Yun Hee hamil!!!!!


Jung Hwa langsung berdiri dari kursinya.


Apa??


Wajahnya benar benar berseri.


Dae Ho bertepuk tangan.


Wah selamat ya,kau benar benar tokcer.


Jung Hwa langsung menemui Yun Hee untuk memastikannya dan ternyata benar adanya.


Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar dari yang Jung Hwa rasakan sekarang.