STORY AFTER MARRIED

STORY AFTER MARRIED
Eps 95



TING...TUNG !!


TING...TUNG !!


Jari terlunjuk Nabila terus menekan tombol bell apartemen yang di tempati Feri dan Indri saat setelah mereka menikah .


" Indri !!" Panggil Nabila ketika pintu apartemen nya tidak kunjung di buka .


TOK..


TOK..


TOK..


" Indri !!" Panggil Nabila kembali . " Apa Indri nggak ada di apartemen nya yah ?" Gumam Nabila lalu menempel kan telinga nya di pintu mencoba mendengar aktifitas di dalam sana .


–Ceklek..


Nabila sedikit terkejut ketika pintu apertemen nya terbuka .


" Ehh...Nabila , maaf ya lama gw abis dari kamar mandi ," Indri berujar dengan perasahaan canggung karena tidak enek hati membuat Nabila menunggu sedikit lama .


" Dri , lo nggak kenapa-kenapa kan ?!" Tanya Nabila ketika melihat wajah Indri pucat,dengan gerak tubuh yang terlihat lemas.


" Nggak ayo masuk , " Tangan Indri menarik pelan pergelangan tangan Nabila.


Perlahan Nabila berjalan sesuai araha Indri yang terus menggenggam tangan nya ke arah sofa ruang tengah .


Mata Nabila pun meneliti setiap sudut ruangan , layak nya apartemen Aldrich dulu , ruangan yang di tempati laki-laki dominan dengan cat berwarna abu-abu dan warna netral lain nya .


Suasan nya cukup nyaman , sofa yang di jejer kan di depan tivi dengan latar belakang kaca besar dan pemandangan yang menakjub kan di atas ketinggian dengan gedung-gedung pencakar langit .


" Lo lagi kerokan ya Dri , banyak banget minyak angin di meja loh ?! orang mah depan tv cemilan ini mah malah minyak angin sama obat-obatan yang berjejer," Kata Nabila sambil tergelak.


"He'em , dua hari yang lalu gw jalan-jalan sore ke taman kota sama suami gw , eh hujan turun tiba-tiba mana deres lagi ! jadi gw kena hujan ." Jelas Indri .


" Bentar ya , gw ambilin susu kotak dulu buat kita ," Kata Indri lalu beranjak menuju dapur .


Sekarang Nabila sudah duduk di sofa , pandangan nya menatap ke arah luar,memandang langit yang begitu cerah sampai memperlihat kan langit yang amat biru.


"Kenapa Queen nggak di ajak Bil ?" Tanya Indri sambil meletakan beberapa susu kota full cream di hadapan Nabila .


" Queen udah punya babysiter , jadi gw sempetin sekarang main kesini !"Jawab Nabila.


" Serius! bukan nya lo nggak mau pake babysiter ya ?!" Tanya Indri kembali .


" Biasalah laki gw marah-marah mulu kalau gw sibuk sama anak nya ," Ujar Nabila .


Indri pun mengangguk , lalu menbawa satu kotak susu , dan meminum nya .


" Lo hamil ya Dri !!"Cicit Nabila kepada Indri sampai membuat sahabat nya tersedak.


Uhuk..


Uhuk..


Uhuk..


" Pelan-pelan dong Dri ! gimana sih minum kaya bocah pake keselek sama belepotan gitu ," Tutur Nabila sambil memberi Indri tissue.


"Lo kalo nanya nggak liat situasi !" Rengek Indri ,tangan nya mengusap baju yang terkena cipratan susu .


" Dih , kan gw cuma nanya Indria.Jangan bilang kalau lo belum jebol !!" Bisik Nabila penuh candaan .


" Hah , malam pertama aja pertahanan gw udah roboh Bil ," Cicit Nabila dengab raut wajah yang sudah memerah .


Nabila terus tersenyum sambil menepuk-menpuk bahu sahabat nya itu .


" Nah siapa tau lo hamil Dri , mau test nggak ? ada sisa punya gw dulu nih kalo mau ," Jelas Nabila , lalu membuka tas nya dan merogoh benda pipih untuk test kehamilan .


Mata Indri membulat ketika Nabila memberikan alat yang di jelas kan sahabat nya .


" Seniat itu lo kesini ?!" Tanya Indri dengan raut wajah yang sangat terkejut.


" He'em ," Ujar Nabila menganggukan kepala , bibir yang condong kedepan dengan mata yang terpejam .


" Ampun deh gw Bil , gw cuma masuk angin kali, minum tolak angin aja bae an gw."Tutur Indri .


" Cara peke nya gimana ? gw nggak tau woy ," Cicit Indri yang masih terus bertahan duduk di samping Nabila .


Nabila terlihat mendengus kesal dengan delikan mata yang sudah terlihat jengah dengan pengetahuan Indri yang sangat minim.


" Ada tatacara nya kan Dri ya ampun ." Cicit Nabila.


" Tapi beneran deh nggak usah , gw belum mens sama sekali Bil , mens gw nggak lancar jadi gw nggak mau kecewa ," Jelas Indri lalu kembali meletakan test pack nya di atas meja.


Nabila pun lansung menatap ke arah Indri , raut wajah nya masam dengan mata yang melotot.


" Iya iya , punya sahabat kaya lo gini amat , kaya punya emak tau nggak , umur gw lebih tua tapi lo nggak ada hormat-hormat nya ama gw ," Ujar Indri lalu beranjak pergi ke arah kamar .


Setelah melihat Indri menghilang di balik pintu kamar , Indri pun tersenyum .


Ini kebetulan aja Dri , test pack yang pernah gw pake dulu masih ke simpen di tas ini , gw kasih aja ke lo , mumpung lo mual-mual sebelum minum obat yang dosis nya tinggi , biar nggak kaya gw dulu . Gumam Nabila sambil mengulum senyum .


Sementara itu di dalam kamar mandi , Indri tengah mengamati cara pakai alat tersebut dengan seksama .


" Air pipis nya barus di tampung , buka plastik test pack , celupkan lalu tunggu tiga menit ," Gumam Indri .


Indri mulai mengikuti setiap langkah yang tertera , ketika alat test nya di celup kan .Rasa gugup nya kembali menyeruak .


" Masa sih gw hamil !!" Bicara nya pada diri sendiri.


Indri pun meletakan alat tersebut di atas meja washtafel , lalu memberes kan dirinya dan sampah plastik ke dalam tempat sampah .


-Ceklek...


Indri membuka pintu kamar milik nya , lalu berjalan ke arah ruang tengah di mana Nabila berada saat ini .


" Eh gimana hasil nya ?!" Tanya Nabila penuh antusias .


" Semangat banget kaya nya !!"Ledek Indri kepada Nabila .


" Jadi gimana ?" Tanya Nabila kembali.


" Belom gw liat , deg-degan gw ah nggak sanggup !" Ujar Nabila sambil meletakan tespack nya di atas meja .


Dengan cepat Nabila menyambar benda tersebut .


Mata wanita itu membulat , mulut nya terbuka sangat lebar sampai membuat Indri mengerut kan dahi dengan sikap Nabila saat ini .


" Indri ?!" Cicit nya sedikit berteriak .


" Apa?!" Indri mengangkat kedua bahu nya , menatap Nabila penuh tanya .


" Queen mau punya temen ini ," Nabila pun lansung memeluk Indri yang berada duduk di samping nya .


" Jadi gw ?!" Indri menunjuk diri nya sendiri menatap Nabila agar menjelas kan perilah alat test kehamilan milik nya .


"Iya , lo hamil !! Feri tokcer loh ,"Pekik Nabila yang terlihat begitu senang.


Plak ...


Saking senang nya Nabila memukul lengan Indri cukup kencang .


Bibir Indri meringis , satu telapak tangan nya mengusap pelan tangan milik nya .


Aww !!


" Terus gw harus gimana ?!" Tanya Indri dengan perasaan campur aduk , sampai detak jantung nya berpacu lebih kencang dari pada biasa nya.


" Nanti kalo gw pulang , gw mampir ke toko kado ntar minta kurir nya kirimin ke sini, dan lo kasih kado itu buat suami lo oke?!" Jelas Indri yang terus tersenyum .


Indri pun menatap Nabila cukup lama , lalu memeluk nya cukup erat.


" untung gw belum minum tolak angin Bil ," kata Indri .


" Untung juga test pack gw masih ada sisa,seenggak nya bisa selamatin anak lo dari keras nya dosis obat !" Balas Nabila , lalu kedua nya tertawa bersama .


...TBC🍀🍀🍀...


...GUSY FOLLOW DONG BIAR KITA BISA BIKIN GROUP CHAT 🤭 SAMA JANGAN LUPA LIKE , VOTE DAN KOMEN YA . ...


...SUN JAUH DARI AUTHOR UNTUK PARA READERS KESAYANGAN AUTHOR 😚😘....