STORY AFTER MARRIED

STORY AFTER MARRIED
Eps 74



" Ray , terimakasih untuk tumpangan nya sore ini ,!! " Kata Indri ketika mobil milik Raynan yang di tumpangi nya berhenti tepat di depan rumah kost yang Indri tempati .


-Drekk..


Pintu mobil pun terbuka , namun ketika Indri akan mendorong dan membuka pintu nyablebih lebar , Rayanan menahan pergelangan tangan nya hingga Indri kembali menoleh ke arah pria yang sudah berumur kepala tiga itu namun masih terlihat sangat tampan .


" Kenapa ?"Indri tersenyum kepada Rayanan .


" Apa aku gak di ajak masuk ?,"Tanya Raynan dengan tersenyum gugup .


" Ini kost putri Ray , tidak ada yang boleh masuk selain prempuan ! ibu kost nya galak loh,"Jelas Indri kepada Raynan yang tak henti mengulas senyum .


" Ah baiklah , tapi duduklah sebentar ! aku ingin membicara kan sesuatu kepada dirimu," Pinta nya lalu di angguki Indri sembari mendudukan kembali tubuh nya di kursi mobil dan membiar kan pintu nya terbuk.


Setelah Indri kembali duduk di sebelah nya , kedua tangan Raynan lansung menggenggam tangan putih nan mungil milik Indri , tatapan mata kedua nya saling bertemu,tak kala Indri lansung menatap Raynan penuh tanya .


" Kenapa ?" Tanya Indri yang juga mulai terlihat gugup karena tatapan laki-laki di hadapan nya itu .


"Indri aku suka sama kamu !! "


-Deg ..


Seketika Indri terdiam , hati nya bergemuruh seolah akan segera telepas .


Dengan cepat Indri menarik tangan nya yang berada di genggaman Raynan .


" Ray ini .." Namun Indri tidak melanjut kan perkataan nya ketika seseoraang menarik lengan kiri nya tiba-tiba ke arah luar .


" Pulang !!" Titah Feri dengan suara dingin dan tatapan datar nya seperti biasa .


Melihat Indri yang tiba-tiba saja di tarik oleh Feri , dengan cepat Raynan pun keluar dari mobil nya.


" Ish ..lepas ! anda membuat lengan ku sakit,"Jelas Indri lalu menghempas kan tangan Feri yang sedang berada di lengan nya .


" Fer , ada urusan apa ? kenapa tidak bisa sedikit lembut kepada prempuan ?" Raynan menatap Feri penuh tanya dengan tindakan yang baru saja Feri lakukan kepada Indri .


" Indri masuk !!" Titah nya sambil menunjuk arah rumah kost yang gadis itu tempati .


" Tidak urusan kita belum selesai ," Tutur Raynan kepada Indri yang sudah ingin beranjak .


Indri pun kembali terdiam , mata nya terus melihat Raynan dan Feri bergantian .


" Kalian ini kenapa si ?"Indri pun makin terlihat kebingungan .


" Masuk !"


" Jangan ,"


Kata Feri dan Raynan bersamaan , gadis cantik itu pun semakin di bingung kan oleh dua pria yang sedang berdiri di hadapan nya .


" Kalo iya kenapa ?!" Sahut Feri tegas tampa berbasa-basi lagi .


Raynan pun lansung terdiam ketika mendengar pernyataan Feri yang juga kini mempunyai perasaan pada gadis yang sama .


" Sialan ," Umpat Raynan , mata nya terpejam dengan jemari tangan yang sudah memijat kening nya .


" Ray gw mohon , dia cinta pertama gw " Jelas Feri pada Raynan .


" Kita suka sama prempuan yang sama Fer , jadi biarkan Indri yang memilih !" Kata Raynan , lalu menatap Indri yang dari tadi terus terdiam .


" Indri ?!" Raynan pun memanggil nya dengan tatapan sendu , namun berbeda dengan Feri yang terus menatap nya tampa ekspresi .


Gadis itu hanya terdiam , sesekali bergantian menatap Raynan dan Feri , namun raut wajah nya tetap seperti orang linglung.


" Indri !" Feri memanggil nya.


" Stopp..kalian pulanglah ! . Ahh ya tuhan aku makin pusing sekarang ," Suara Indri memekit , telapak tangan Indri mengusap wajah nya kasar , lalu berbalik dan meninggal kan dua pria yang masih menunggu jawaban nya ke dalam rumah kost .


-Ceklek..


Indri membuka pintu kamar kost yang ia tempati saat ini .


Stamina tubuh nya seakan habis sampai membuat Indri terlihat lesu dengan tatapan sayu .


Indri kembali menutup pintu nya , lalu mulai menyandar kan punggung pada pintu yang kini sudah tertutup .


" Dua puluh satu tahun gw jomblo , pas emak gw mau jodohin gw sama anak temen nya , kenapa baru datang tu cowok ?! yang satu ramah yang satu dingin nya minta ampun , kulkas dua pintu aja kalah," Kata Indri dengan suara lirih , tubuh nya perlahan merosot hingga Indri terduduk di lantai dengan tangan yang sudah mengacak-acak rambut panjang nya .


Sementara itu di depan kost , dua laki-laki masih tetap betah berada di sana .


Kedua nya saling diam , Raynan menyandar kan tubuh nya di mobil , sementara Feri hanya terdiam menatap ke arah rumah yang Indri masuki ,dengan telapak tangan yang sudah di sembunyikan di balik saku celan nya .


" Kenapa kisah cinta gw selalu berhubungan dengan sahabat-sahabat gw ," Ucap Rayanan yang sudah terlihat sangat frustasi.


"Ck, jangan kaya anak kecil , **** boy gak boleh galau,"Kata Feri dengan nada bicada penuh ejekan .


" Fer gw baru aja baikan sama Aldrich , masa gw harus punya musuh lagi !" Sahut Rayanan .


" Gw gak bakal musuhin lo , lo juga jangan musuhin gw,"Kata Feri kembali , tangan nya menepuk pelan bahu Raynan lalu beranjakn pergi menuju mobil milik nya .


Raynan diam , namun mata nya menatap punggung Feri yang sedang berjalan menuju mobil hitam nya.


Dengan perasaan hati yang tidak bisa di artikan , Raynan pun berjalan memutari mobil untuk kembali masuk ,dan segera pulang .


TBC🍀🍀🍀


JANGAN LUPA , LIKE , KOMEN DAN VOTE NYA GUYS.