STORY AFTER MARRIED

STORY AFTER MARRIED
Eps 75



Suasana rumah milik orang tua Aldrich pun kini semakin ramai dengan tangisan baby Queen.


Bayi mungil itu selalu pulas ketika siang hari , namun selelu membuat heboh seisi rumah ketika malam menjelang pagi , Queen selalu ingin berada dalam gendongan , ketika tubuh nya kembali di letakan di dalam baby box maka jeritan nya akan lansung terdengar .


Malam ini contoh nya , tepat pukul satu dini hari Aldrich masih asik bermain dengan putri kecil nya yang hanya terdiam ketika mendengar celotehan ayah nya .


" Kenapa kamu belum tidur ?"Tanya Aldrich pada Queen yang baru berumur dua minggu .


" Tangan Dady pegal Queen sayang , Momy juga udah ngantuk ! kenapa kamu masih melek ?!"Lagi-lagi Aldrich bertanya kepada Queen.


Sementara Nabila yang sedang duduk sambil bersandar di atas ranjang , wanita itu hanya memperhatikan tingkah Aldrich sambil tersenyum .


Sesekali Nabila memain kan ponsel nya , ia berbalas pesan dengan Indri yang juga sudah memberikan suarat pengunduran diri nya hari ini , ada rasa sedih dalam hati Nabila , namun ia tidak bisa berbuat banyak dengan keputusan Indri sahabat nya itu.


Setelah perjuangan yang bisa di bilang cukup lama , akhir nya baby Queen tertidur , dengan perlahan Aldrich menidur kan putri nya di dalam baby box .


" Kenapa belum tidur ?" Tanya Aldrich pada Nabila yang masih sibuk dengan ponsel nya .


Mendengar suara Aldrich , Nabila pun lansung meletakan ponsel nya di atas nakas , lalu melihat ke arah Aldrich yang sudah berjalan ke arah nya .


" Momy kan nemenin Dady ," Sahut Nabila kepada Aldrich .


Aldrich pun tersenyum , lalu mulai naik ke atas ranjang dan ikut berbaring di samping istrinya .


" Kalo Queen kenyang jadi gak terlalu rewel kan , ga apa-apa di bantu sufor juga sayang , karena ASI kamu sedikit," Cicit Aldrich kepada wanita di samping nya .


Nabila pun menoleh ke arah Aldrich seraya tersenyum malu karena keras kepala nya yang terus berusaha memberi ASI tampa di bantu susu formula walau Nabila tahu ASI yang kekuar sangat sedikit .


" Kamu lebih kasian Queen minum susu sapi dari pada gak kenyang karena ASI nya kurang ? lihat sekarang , karena susu sapi dia tidak membuat oma dan opa nya bangun ," Cecar Aldrich kepada Nabila yang sedikit kesal dengan sifat keras kepala nya .


" Jadi mas gak mau maafin aku nih ?" Tanya Nabila sambil bermain di dada Aldrich .


" Jangan seperti ini ," Aldrich menahan jemari Nabila yang terus menusuk-nusuk jahil di dada nya . " Aku masih harus puasa sampai beberapa minggu kedepan !"Suara Aldrich memekik pelan .


" Dad sudah jangan berisik , nanti anak kamu bangun lagi ," Ucap Nabila , kepala nya mendongkak menatap wajah yang berekspresi datar.


-Cup..


Aldrich mencium kening Nabila , lalu memeluk tubuh kecil itu erat .


" Tidur sayang , dua jam lagi dia pasti meminta susu , dan pasti nya kamu yang harus bangun karena aku tidak tahu dengan takaran susu yang di minum nya nya ," Titah Aldrich , mata nya sudah terpejam dengan hidung yang menempel di atas kepala Nabila.


" Good night Dady , i love you ," Kata Nabila yang juga ikut memejan kan mata nya .


Mata kedua nya pun terpejam , perlahan dengkuran halus Nabila pun terdengar bersahutan dengan suara Aldrich .


Tangan kedua nya saling memeluk satu sama lain , di bawah selimut tebal yang menyelimuti tubuh nya dari rasa dingin AC yang menyala di kamar nya .


TBC🍀🍀🍀


JANGAN LUPA LIKE , VOTE DAN KOMEN NYA GUYS ,BIAR AUTHOR NYA MAKIN SEMANGAT UPDATE SETIAP HARI .