STORY AFTER MARRIED

STORY AFTER MARRIED
Eps 102



Di gedung Mahardika Group.


"Apa ini?!"Tanya Aldrich ketika Feri meletakan sebuat map berwarna coklat di atas meja kerja milik Aldrich.


"Baca saja Al!"Kata Feri lalu ia kembali berjalan ke arah sofa.


Aldrich lansung membuka map yang di berikan Feri,mengeluarkan kertas putih dan mulai membaca nya.


Raut wajah Aldrich terlihat sangat serius,ketika membaca setiap kata yang di tulis oleh tangan dari asisten sekaligus sahabat nya Feri.


Kertas putih bertanda tangan itu Aldrich tutup dan di letakan di atas meja,mata nya menatap ke arah Feri dan beranjak mendekat ke arah nya.


"Kenapa kau ingin mengundur kan diri?"Tanya Aldrich kepada Feri.


"Aku hanya ingin fokus dengan pabrik dan kebun teh milik ayah ku Al!"Sahut Feri kepada pria yang kini sudah duduk di hadapan nya.


"Bukanya kau mampu menghandle ke dua nya?lalu kenapa sekarang ingin keluar?"Aldrich terus bertanya.


"Sekarang tanggung jawab ku semakin banyak Al! kalau aku memegan dua perusahaan itu cukup sulit membagi waktu untuk istriku."Ujar Feri.


Aldrich diam,suami dari Nabila itu terlihat berfikir keras saat ini.


"Bisakah kau membantu ku mendapat kan sekertaris baru sebelum kau benar-benar undru diri?!"Tanya Aldrich.


"Akan ku carikan Al! kau tenang saja."Kata Feri sambil tersenyum.


"Baiklah,kita makan siang terlebih dulu.Setelah itu baru kita bahas ini kembali."Jelas Aldrich lalu kedua nya beranjak keluar dari ruangan pemilik Mahardika Group.


"Hi bro! baru aja gw mau ajakin kalian makan siang."Kata Raynan yang baru saja datang.


"Lo bolak-balik kesini mulu! prusahaan lo nggak di urus apa gimana ?!"Tanya Feri kepada Raynan.


"Ini kan jam makan siang Fer,lagian kantor gw cuma lima menit dari sini!"Cicit Raynan.


Aldrich dan Feri pun tertawa bersamaan ketika melihat taut wajah Raynan yang berubah menjadi kesal.


......................


Ketiga nya sudah berada di lantai dasar,terus berjalan ke arah kantin yang berada di belakang gedung tersebut.


Aldrich,Raynan dan Feri menjadi pusat perhatian para pegawai.


Terutama Feri,pria itu yang paling banyak mempunyai pernggemar dari kalangan para gadis.


"Udah mau kepala tiga tapi pesona nya makin menjadi-jadi yah!"Bisik para prempuan yang sedang duduk di bangku kantin sambil memperhatikan Feri.


"Pak Raynan juga masih jomblo tau,pepet aja terus! siapa tahu dapet salah satu nya."Ucap prempuan satu nya lagi sambil ketawa-ketiwi.


Mendengar semua ocehan para pegawai wanita Feri seolah tidak peduli dengan semua nya.


Yang terpenting adalah ia sudah menikah,tidak peduli mereka tahu setatus nya sebagai suami orang atau tidak.


Bahkan Feri pernah menjadi bahan perbincangan ketika Indri datang untuk menemui nya,semua pegawai prempuan terlihat sedikit patah hati dan menatap Indri dengan tatap sinis.


"Siang pak!"Sapa para pegawai nya kepada Aldrich,Feri dan Raynan yang kini sudah duduk di salah satu bangku kantin.


Mendapat setiap sapaan,mereka hanya mengangguk dan tersenyum tipis,terkecuali Raynan,pria itu selalu terlihat lebih narsis dari pada kedua sahabat nya.


"Gila sih,Feri udah nikah aja masih di minati para kaum hawa!"Kata Raynan dengan nada sedikit meledek.


"Pernikahan Feri kan dadakan! diam-diam lagi,jadi mereka belum pada tahu kalau Feri sudah akan menjadi calon ayah."Jelas Aldrich.


Feri terdiam ketika mendengar penjelasan Aldrich,ada benar nya juga kenapa hampir semua wanita lajang yang bekerja disini terus mencari cara agar mendapat perhatian nya.


"Nggak niat mau bikin acara resepsi apa Fer,kasian kan Indri kalo tahu suaminya banyak banget yang ngejar!"Tanya Raynan.


"Rencana sih ada,tapi nunggu waktu yang tepat aja,lagi pula Indri nggak bisa di sejajarin sama mereka! dia tetep wanita yang bikin hati gw takluk!"Feri berujar.


......................


I let it rain, I clear it out


I let it rain, I clear it out


I let it rain, I clear it out


I let it rain, I clear it out


Dengan semangat dan riang gembira nya Indri berteriak sambil bergerak ke kanan dan ke kiri menirukan gaya bernyanyi dari idola nya-


Jung Hoseok pria yang di rahasia kan keberadaan nya dari Feri.


Chicken noodle soup


Chicken noodle soup


Chicken noodle soup with a soda on the side


Chicken noodle soup


Chicken noodle soup


Chicken noodle soup with a soda on the side (hey).


Indri terus berteriak dan bernyani dengan sangat lincah nya,bahkan wanita itu tidak menyadari ada kamera pengawas yang munkin ada yang sedang memperhatikan dirinya saat inu.


Merasa cukup lelah,akhir nya Indri berhenti lalu meneguk minum dingin yang di bawa nya sebelum ia beraksi dengan lagu ke sukaan nya itu.


"Kamu lapar ya de,ko Mommy jadi lemes gini!"Indri mengusap perut nya sambil menyandar kan punggung nya di sofa besar ruang tengah.


Indri lansung pergi ke arah dapur untuk membawa cemilan untuk di santap nya siang ini.


Sungguh Indri bahkan merasa malu,ia sudah memakan banyak makanan dari bubur,nasi dan juga mie,namun perut nya terus berbunyi dan merasa lapar.


"Vitamin itu membuat ku jadi lapar terus!"Gerutu nya sambil terus mencari makanan ringan untuk di makan nya.


"Udah makan kripik singkong udah ya de,mommy malu dengan Daddy mu."Gumam Indri yang terus berbicara kepada anak di dalam kandungan nya.


Indri kembali ke ruang tengah dengan beberapa cemilan di tangan nya.


Tubuh nya tergempas duduk di atas sofa empuk berhadapan dengan pria-pria tampan yang sedang bernyanyi.


"Aduh suga! kamu ganteng sekali!"Cicit Indri gemas.


Indri terus memperhatikan tujuh pria tampan di hadapan nya,beberapa kali pun Indri ikut bernyanyi dengan mulut yang tak henti nya mengunyak makanan .


Kini perut nya sudah terasa sangat kenyang. setelah menghabis kan beberapa kotak minuman dingin dan dua bungkus keripik singkong.


Mata nya terlihat sangat mengantuk,pandangan nya sudah sayu hingga perlahan terpejam tampa mematikan flashdisk yang masih menempel di tv berukuran besar di hadapan nya.


Beberapa jam pun berlalu,kini pintu apartemen nya terbuka bersamaan dengan muncul nya pria tampan .


Kening nya sedikit berkerut,ketika mendengar alunan musik yang cukup kencang.


Mata nya menatap wanita yang sedang duduk di sofa,ke adaan apartemen yang amat sangat berantakan denga sampah bekas makanan berceceran di mana-mana.


"Dia tertidur di sini! bagai mana kalau pinggang nya sakit?!"Gumam Feri lalu memangku tubuh Indri setelah terlebih dulu meletakan jas dan tas kerja nya di samping Indri dan membawa istrinya masuk kedalam kamar.


"Sayang kamu jahat! bisa-bisa nya kau mengagumi pria lain!"Ucap Feri kepada Indri yang sedang terlelap dalam pangkuan nya.


Tubuh Indri pun perlahan berada di atas kasur empuk,lalu di balut selimut tebal yang di pakai kan Feri,yang juga lansung menyalakan AC di kamar nya.


...TBC🍀🍀🍀...


...JANGAN LUPA FOLLOW,LIKE,KOMEN DAN VOTE....