
...Warning!!...
...21+...
Demi melengkapi alur cerita, dengan sangat berat hati othor harus bikin adegan hot jeletot.
...Yang masih di bawah kolong eh umur maksud nya, silah kan hus-hus dulu yah.🚫...
...-Nyalain Ac/kipas angin!!...
...-Siapin minum....
...-Di usahakan jangan makan yang bulet-bulet, takut kapeleug yah, demi ke amanan bersama....
... Happy reading guys⚠️...
......................
Akhirnya, setelah seharian kedua nya berjalan-jalan mengelilingi kota ke lahiran Asila, kini tepat pukul sebelas malam mereka sampai di kamar hotel yang di tempati kedua nya.
—Plip..
Pintu kamar hotel terbuka tepat setelah Raynan menempel kan akses card nya di handle pintu.
"Ray apa kamu mau..."
"Aku mandi!"Sambar nya ketus.
"KO-PI?"Sambung nya dengan suarah pelan.
Dengan raut wajah kesal nya Raynan segera masuk ke dalam kamar mandi, meninggal kan Asila yang masih mematung karena melihat perubahan sikapa nya.
Asila terdengar menghela nafas, lalu berjalan ke arah sofa dan menunggu giliran nya untuk mandi.
Pikiran nya mengingat saat tadi sore Raynan terus mengajak nya untuk pulang, namun karena dirinya sudah lama tidak pulang, ada banyak tempat yang ingin di kunjungi nya sebelum nanti dirinya ikut pulang bersama Raynan kembali.
Satuhari nikah udah berantem! pikir nya.
Duapuluh menit berlalu, akhir nya pria yang sedari tadi membersih kan diri kini sudah membuka pintu dan hendak berjalan keluar.
Raut wajah nya masih sama, terlihat jutek, dingin dan sedikit masam, bahkan Raynan ssperti tidak ingin menatap dirinya saat ini.
Sungguh baru kali ini Raynan bersikap dingin,biasanya pria itu selalu terlihat humble dan bersikap hangat.
Tampa menunggu lebih lama lagi, Asila lansung bangkit dari duduk nya dan segera berjalan memasuki kamar mandi.
—Ceklek..
Asila menutup pintu kamar mandi namun tidak mengunci nya, entah lupa atau karena sengaja.
Satu-persatu pakaian yang di kenakan nya terletak begitu saja di lantai kamar mandi, dengan tubuh yang sudah polos tampa sehelai benang pun, Asila berjalan ke arah Shower lalu membuka kran air dan ngetur kehangatan air yang sudah jatuh menghujani tubuh nya.
Beberapa menit pun berlalu.
Setelah selesai dengan kegiatan mandi nya, Asila segera mengenakan bathrobe dan melilit rambut basah nya dengan handuk.
—Klek..
Aroma strawbarry dan greentea berpadu menyeruak di dalam kamar hotel, membuat sepasang mata tajam lansung menatap ke arah nya.
Mata Asila terus menatap ke arah lain, setelah Raynan terlihat kesal dan marah prempuan itu memilih menghindar dari pada harus bertengkar lebih lanjut.
Asila berjomgkok, mulai membuka koper milik nya dan membawa pakaian dalam dan baju tidur untuk segera di gunakan.
Angker banget kalo diem-dieman kaya gini! gumam Asila ketika sudut mata nya melihat Raynan yang hanya diam mengabai kan dirinya.
Dengan cepat Asila kembali berdiri dan segera berjalan kembali ke arah kamar mandi.
—Tap..brugh..
Dengan langkah cepat Raynan menahan lengan Asila lalu menarik nya hingga tubuh kedua nya berbenturan.
Handuk yang melilit rambut basah nya terlepas begitu saja.
Pakaian Asila pun kembali berhamburan di atas ubin hotel yang sudah mulai terasa dingin karena AC yang menyala.
Mata Asila dan Raynan saling memandang.
"Ray aku tahu kau kesal! dan maaf kalau aku keterlaluan telah mengajak mu pergi sesuka hatiku."Jelas Asila yang mulai merasa terintimidasi dengan tatapan suaminya itu.
Raynan tidak menjawan, pria itu hanya terus menagap nya tampa ekspresi apapun, hingga membuat Asila bergidik ngeri.
—Cup..
"Aku marah dan kau harus di hukum!"Ucap nya pelan setelah mengecup bibir Asila.
Kedua tangan Raynan meraih telapak tangan Asila, menarik nya perlahan dan meletakan nya di atas bahu, begitupun dengan Raynan yang sudah memeluk erat pinggang kecil Asila.
Bibir kedua nya lansung saling bertemu, awal nya Asila hanya diam, namun setelah beberapa menit ia pun membalas pangutan bibir Raynan.
Suara indah yang di ciptakan kedua nya sudah terdengar di seluruh ruangan.
Tangan Raynan terus mendorong Asila hingga l*matan itu di perdalam pria yang sedang menggerayangi tubuh nya.
Pautan bibir pun terhenti, kedua nya kembali saling menatap mata masing-masing yang sudah di selimuti kabut gairah.
"Aku ingin tubuh mu Asila!"Suara Raynan sudah terdengar parau.
Bibir Asila tersenyum menggoda, wanita itu terlihat menggigit bibir bawah nya kuat, lalu berbisik.
"Aku juga mengingin kan mu Ray!"
Tampa basa-basi Raynan kembali menyambar belahan kenyal milik Asila, mel*mat nya sedikut kasar.
"Nghhh!!"Desahan Asila tertahan.
Tangan Raynan pun menarik tali bathrobe Asila,lalu mulai meremas kuat dua bongkahan yang terasa begitu kenyal dan menggiur kan.
"Owh..aku sudah tidak bisa menahan nya lagi Asila!"Raynan melepas kan bathrobe milik Asila, lalu mengangkat tubuh itu ke arah ranjang.
-Brugh..
Tubuh kecil itu di lempar ke atas ranjang, lalu membuka jubah mandi milik nya dan melempar ke sembarang arah.
Asila menahan nafas nya ketika melihat tubuh suaminya yang sudah telanjang bulat.
"Kenapa sayang? apa kau menyukai tubuh ku heumm??"Suara nya lirih.
"Ya! aku sangat menyukai tubuh mu Raynan."Asila terlihat terus mengoda suaminya itu.
"Kita lakukan sekarang?!"Tanya Raynan sedikit berbisik ketika dirinya menaiki ranjang.
"Yes babe, aku sudah sangat mengingin kan nya."Balas Asila lirih.
Tangan Raynan menarik paha Asila, memposisi kan nya senyaman mungkin, lalu mulau mengarah kan pedang pusaka milik nya ke arah inti tubuh Asila.
"Emmmhh.."Dada Asila membusung, mata nya terpejam dengan bibir yang terus berusaha di tutup rapat ketika milik Raynan mulai memasuki tubuh nya.
"Ahh!! Raynan"Asila merancau.
"Ya Asila! lepas kan saja, tidak akan ada yang mendengar sekalipun kau berteriak!"Jelas Raynan sambil terus mendorong pinggu nya perlahan.
"Stthh...Raynan kenapa terasa sakit?"Rengek Asila.
"Kau sempit sekali Asila."Mata kedua nya terus saling memandang.
Asila meremas kuat sprai di atas kepala nya,ketika milik Raynan kini sudah benar-benar masuk sepenuh nya.
Mata Raynan sudah terlihat sayu, pria itu kembali mencumbu setiap lekuk tubuh istrinya.
"Ahh.."Desahan Asila kembali lolos ketika Raynan mulai memaju mundur kan pinggul nya.
Tangan nakal Raynan pun kembali meremas dua benda kenyal yang selalu terlihat menggoda, menatap wajah Asila yang sudah bersemu merah dengan mata yang sudah terpejam.
Gerakan pinggul nya terhenti, Raynan mendekat ke arah wajah Asila.
"Buka mata mu lihat aku!"Suara bariton itu terdengar jelas di telinga Asila, hingga mampu membuka mata yang sudah di selimuti kabut gairah.
"Aku mencintai mu Asila!"Ucap nya tersenyum.
"Aku juga mencintai mu Raynan."Balas Asila membalas senyuman Raynan.
"Kenapa kau terlihat nakal heumm?"Raynan kembali memecu pergerakan nya.
"Ohh...Raynan...eummhhh!!"
"Sebut nama ku sayang! aku menyukai nya."Ucap Raynan dengan nafas menderu-deru.
"Owhhh..F*ck..this is so good Raynan!!"Asila meremas rambut Raynan dan terus berteriak.
"Aah Sh*it, tubuh mu nikmat sekali!"Rancau Raynan sambil terus memacu dan menghengakan pinggul nya sedikit kasar hingga membuat Asila terus menjerit kenikmatan.
Suara-suara erotis yang di ciptakan kedua nya sudah menggema di dalam ruangan.
Desahan, jeritan dan bahkan suara hentakan pinggul Raynan pun terdengar begitu merdu bagi kedua nya.
"Nggghhh...I'm coming Ray!! faster pleace!!"Rengak Asila, tangan nya sudah meremas kuat tangan berotot yang sedang menghajar nya tampa ampun.
"Emmhhh yes baby! kita tuntas kan kenikmatan ini bersama!!"Raynan lebih mempercapat henkan nya.
"Ooh f*ck! ah..ah"
"Owh ****, AHH!"Desahan Raynan terdengar, ketika permainan nya berhenti dan mulai mencabut milik nya.
"Panas!"Ujar Asila ketika lava itu mengalir keluar setelah milik suaminya terlepas.
—Cup..
"Terimakasih sayang."Raynan mencium kening Asila yang penuh keringat.
Asila tersenyum, lalu menarik leher Raynan mendekat ke arah nya kembali.
—Cup..
"Terimalasih kembali."Asila membalas nya di bibir Raynan.
Netra kedua nya saling menatap, bibir nya tersenyum dengan tangan Asila yang terus mengusap tulang rahang Raynan.
"Aku sudah mengigin kan nya sayang."Kata Raynan sambil mengusap perut Asila.
"Kamu sudah menanam nya bukan? kita tunggu hasil nya nanti."Jawab Asila.
Raynan mengangguk.
"I love you."Ucap Raynan.
"Love you too Suamiku."Asila menyugar rambut Raynan yang sudah terkihat acak-acakan.
...Maaf kalo nggak dapet Feel nya!!...
...Othor nggak jago bikin part beginian🤧...
...TBC🍀🍀...
...JANGAN LUPA!! LIKE, VOTE, KOMEN, FOLLOW DAN SHARE YAH☺☺...